Pertempuran Street Fighter dan Retro Cafe Racer siapa yang menang…?

Melihat kelas sport 150cc naked terlihat ada semacam perubahan arah atau lebih tepatnya balik badan Honda untuk kembali menggunakan headlamp bulat ketimbang menggunakan tetap berubah menjadi headlamp street fighter yang cenderung dual head ala sport fairing.

Memang hal ini belum terjadi di Indonesia, mengingat armada sport Honda yang balik ke lampu bulat baru Verza, namun kehadiran CB150R Exmotion di Thailand, dan menarik minat bagi biker Indonesia, merupakan kode keras dari alam he he he, bahwa kemungkinan besar Honda balik ke headlamp bulat, kalaupun tidak seluruhnya akan terjadi dua produk yang pararel di kelas 150cc dengan beda konsep satu street fighter dan satu cafe racer look.

lanjut membaca…

Iklan

Sport 150cc Honda mengalami penurunan ada apa…???

Zaman now, data memang melimpah sehingga banyak pergerakan pabrikan yang boleh dikatakan konservatif dengan mudah untuk terdeteksi oleh penggiat media sosial. Salah satunya yang menarik adalah distribusi dua jagoan sport Honda yang telah berhasil menumbangkan dominasi sport Yamaha selama ini yaitu Honda CB150R dan Honda CBR150R

lanjut membaca…

Nggak kebayang kalau Vixion sudah DOHC

Data Aisi Juli – Agustus 2016 penjualan motor sport Indonesia menunjukkan kalau Yamaha Vixion masih terdistribusi dengan baik, mampu mengalahkan all new produk besutan kompetitor mereka yaitu Honda CB150R. Boleh dikatakan dari berbagai pembahasan yang terus beredar di jagad blogsphere seolah-olah CB150R akan mudah menaklukan Vixion.

motor-white

Namun faktanya CB150R nggak mudahhh untuk bisa mengalahkan Vixion hingga saat ini, masih tersendat sendat dan tentu ini menjadi PR berat bagi Honda untuk bisa menang mutlak. Nah dengan kondisi Yamaha keukehhh untuk menggunakan engine SOHC 150cc, CB masih perlu usaha keras… untuk bisa mengalahkan.

Nah kebayang nggak kalau Yamaha rilis New Vixion dengan DOHC engine. Bagaimana impactnya buat CB150R tentu lebih dahsyat dan sulit dikalahkan tentunya. Yapss Yamaha kudu sadarlah kalau mereka harus segera berbenah dengan melakukan hal yang sama dengan kompetitor. Mengganti engine Vixion dengan DOHC yang tentunya apalagi kalau bukan memenuhi ekspektasi konsumennya.

Walaupun secara teknologi SOHC bisa atau lebih baik performanya, namun ekspektasi konsumen terhadap mesin DOHC pada kelas sport merupakan bahasa marketing yang kudu dipahami dengan bijak nggak sekedar melulu bicara teknis. Nah jika Yamaha sudah mengganti mesinnya dengan DOHC jelas akan sangat membantu mereka untuk bisa berbicara lebih banyak melawan CB15OR. Nah kalau ngotot nggak mau ganti yahhh perlahan tapi pasti Honda CB150R akan terus menekan secara perlahan tapi pasti.
Nah kalau udah kejadian seperti Mio, ya sudah perlu usaha keras untuk mengembalikannya.