Desain R15, mesin GSX-150R… ahhhh…!!!

Kalau melihat distribusi Motor Sport Fairing 150cc bulan Februari 2018 jelas CBR150R menang banyak dari kompetitor terdekat mereka, Yamaha. 7000an lawan 2600an hampir tiga kali lipat. Angka yang mengkhawatirkan, unggul telak. Nah di sisi lain ada GSX-150R yang memiliki performa superior dibandingkan CBR dan R15 tapi distribusinya tetap saja mangkrak dibandingkan R15 apalagi dengan CBR150R.

lanjut membaca…

Iklan

Rossi tetap di Yamaha hingga 2020

AKhirnya terjawab sudah teka teki kemana Valentino Rossi di 2019, ternyata VR46 tetap setia dengan Yamaha Movistar sebagai tim pabrikan. Vale memperpanjang kontraknya 2 tahun 2019 – 2020.

Vale menyatakan “Ketika saya menandatangani kontrak terakhir saya dengan Yamaha, pada bulan Maret 2016, saya bertanya-tanya apakah itu akan menjadi kontrak terakhir sebagai pembalap MotoGP. Pada saat itu, saya memutuskan bahwa saya akan mengambil keputusan itu selama dua tahun berikutnya. Dua tahun terakhir saya sampai pada kesimpulan bahwa saya ingin melanjutkan karena balapan, menjadi pembalap MotoGP, tapi terutama mengendarai Yamana M1, adalah hal yang membuat saya merasa nyaman. Memiliki kesempatan untuk bekerja dengan tim saya, dengan Silvano, Matteo dan semua mekanik saya, dan bekerja dengan semua insinyur Jepang, Tsuji-san, dan di atas semua Tsuya-san, adalah sebuah kesenangan – saya bahagia.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Yamaha – Lin Jarvis dan Maio Meregalli pada khususnya – atas kepercayaan mereka pada saya, karena tantangannya sulit: bersikap kompetitif sampai saya berusia 40 tahun! Saya tahu ini akan sulit dan membutuhkan banyak usaha dari pihak saya dan banyak latihan, tapi saya siap, saya tidak kurang motivasi, karena itulah saya tandatangani perpanjangan dua tahun lagi. ”

Baik kita tunggu bagaimana level kompetitif Rossi di usia yang tidak muda untuk pembalap motoGP, akan kah menoreh rekor baru…???

Aisi Februari 2018 NMAX hampir 40%, Kartu kuning buat Yamaha

Ya menurut TB Yamaha sedang memasuk masa kritis yang lumayan akut, kenapa..??? Karena produk mereka yang memiliki daya saing yang relatif kuat hanyalah NMAX, karena pada awalnya masih menjadi blue ocean strategi Yamaha. Namun suka nggak suka dengan kehadiran PCX lokal, strategi blue ocean tersebut sudah berubah menjadi red ocean, artinya NMAX, akan bersaing dengan Honda PCX, yang memang sebelumnya sudah ada tetapi nggak bisa bersaing akibat pricing stategi yang tidak tepat dari PCX itu sendiri.

lanjut membaca…

Launching All New PCX 150 di Belitung

Walau pun secara nasional sudah launching, namun untuk di Belitung baru akan di launching tanggal 17 Februari 2018 bertempat di lokasi Pantai Wisata Tanjungpendam, Honda terlihat sangat serius menggarap pasar matik premium ini di Belitung, kalau menurut TB sih itu wajar saja karena di Belitung matik premium seperti NMAX beredar lebih mirip matik low end, sangat mudah ditemui seolah olah bukan matik premium.

Dengan fakta seperti ini menurut TB wajar kalau Honda optimis bisa mendapatkan kue pasar matik premium di Belitung. IMHO kendala PCX CBU Impor adalah harga yang tinggi sehingga membuat konsumen kudu banyak mikir meminangnya, contoh kehadiran NMAX yang reasonable value for moneynya membuat konsumen berbondong untuk memilikinya, plus brand imej Yamaha yang luat di Belitung, komplit sudah kemudahan tersebut, praktis memang dalam pengamatan TB penjualan Yamaha di Belitung didominasi Yamaha NMAX.

Dengan masuknya PCX akan seperti apa..??? Kita tunggu saja..!!!

Breaking News – Lexi 125 VVA baby NMAX sang penghantam Vario..???

Lewat akun instagram Abidin San TB melihat Yamaha meluncurkan Lexy 125 VVA, mungkin ini lah yang digadang-gadangkan sebagai baby NMAX. Bentuknya sepintas mirip NMAX, yang pasti kubikasi 125cc dengan teknologi VVA.

Salah satu klu yang muncul adalah harga WOW artinya sih bisa jadi nih harga bakal mepet dibawah Vario 125, informasi lain belum TB dapatkan but pasti akan segera beredar, only breaking news…!!!

Xmax 250cc susah ditemukan di Belitung

Gembar gembor Xmax 250 akan mendulang sukses mirip Nmax 150 ternyata tidak berlaku di Belitung, hipotesa bahwa kelas sport 250cc akan terancam dengan kehadiran XMax 250cc ternyata hanya isapan jempol saja, setidaknya di Belitung. Mulai dari peluncuran sampai hari ini 8 Januari 2018, saya hanya pernah dua kali bertemu Xmax 250.


lanjut membaca…

Adu murah part Sport Fairing 150cc siapa termurah..???

Kelas fairing 150cc dengan engine 150cc 4 tak sudah lengkap penghuni, 3 pabrikan Jepang penghuni pasar Indonesia, Honda, Suzuki dan Yamaha sudah menempatkan masing masing jagoannya, Yamaha R15, Honda CBR150R dan Suzuki GSX-150R. Nah bukan berkeinginan buruk namun tentunya setiap produk ada ausnya ada ajalnya, bisa saja terjadi kerusakan… Nah paling utama tentunya ketersediaan suku cadang terlebih dahulu, setelah itu barulah kita bercerita tentang harga dari suku cadang tersebut.

lanjut membaca…

Tiger dan Scorpio tinggal ganti baju untuk jadi Retro

Yapp duo pabrikan besar di Indonesia ini sebenarnya sudah punya akses untuk membuat motor retro. Engine sudah siap tinggal ubah tampilan sehingga memberikan tampilan retro dengan reborn produk mereka masing-masing. Fakta di lapangan bukan sedikit pemilik Tiger dan Scorpio merubah tampilan motor mereka menjadi retro desain. Soo kalau pabrikan sudah sediakan tentu semakin baik.

lanjut membaca…

Pertarungan tinggal di segmen sport

Pasar roda dua Indonesia sudah dapat dipastikan sudah didominasi oleh Honda, suka nggak suka Honda menyadari betapa pentingnya potensi pasar roda dua Indonesia, sehingga segala upaya terus mereka lakukan, pasar gemuk segmen matik berada dalam cengkraman Honda secara masif, potensi untuk lepas secara langsung akibat kelengahan Honda sulit untuk terjadi.

17YM CRF250 Rally

Pasar yang masih bergejolak apalagi kalau bukan segmen sport, lihat saja usaha masif Honda, merilis CBR250RR, merilis CRF250R, merilis CRF150L dan langkah-langkah selanjutnya berupa update produk yang sudah ada dipasaran. Hal ini jelas menunjukkan secara kasat mata, bahwa Honda merasa belum aman di segmen sport, belum semua lini mereka masuki, dan jelas potensinya masih bisa untuk menambah market share mereka.

Sayangnya pabrikan lain yang sedang diserang oleh Honda dan pabrikan lain yang memiliki potensi, masih asyik dengan rencana masing masing pabrikan. Usaha mendikte pasar masih sering dilakukan pabrikan yang relevansinya udah nggak relevan lagi di zaman NOW…!!! Langkah yang paling gampang melihat potensi adalah seperti yang dilakukan Honda, melihat segmen off on road mateng, masukkkk… lakukan ATM, A mati T iru M odiifikasi, nggak kreatif…??? Ukuran kreatifitas menurut TB bukan begitu, kalau berhasil menarik minat pasar dan laris manis, nahh itu yang dicari, jualan kok, dikatakan kreatif tapi nggak bisa laku ya percuma juga coiii…!!!

Segmen sport relatif sulit ditundukkan dengan strategi pada segmen matik, ya…!!! Sport punya loyalis nggak hanya sisi praktis, mengingat harga produk yang relatif lebih tinggi, dan kumpulan pertemanan melalui komunitas yang kuat brotherhoodnya, jelas membuat segmen sport nggak bisa instan dikuasai di saat ini. Contoh CBR250RR yang memang overall ok namun komunitas kompetitor udah lama, soo nggak bisa cepat lahh … perlu waktu… yang justru harus dikejar ya… new customer yang harus well educated sehingga bisa pilih produk yang memang lebih fresh dan baru.

Sama juga dengan usaha Honda masuk ke segmen off on road dengan CRF150L jelas nggak bisa cepat karena memang segmen ini sudah mateng dikuasai oleh Kawasaki, dengan komunitasnya jelas perlu waktu dan perjalanan yang relatif panjang untuk menguasainya. Yang pasti better support ke komunitas diperlukan oleh pabrikan untuk mengambil hati komunitas.

Seperti apa hasilnya, menarik yahh, TB selalu mengamati dan mencoba menganalisa kemungkinan kemungkinan yang terjadi bro, nantikan tulisan TB di blog ini terus yahhh…!!!