Honda Supercub C125 layak hadir di Indonesia

Yuhuu siapa yang nggak tahu kalau pasar cub alias bebek seperti terengah engah mengejar dominasi matik. Cerita motor bebek hilang ditelan kepraktisan serta style yang dihadirkan oleh motor matik. Pasar cub aka bebek sekarang cenderung menurun. Namun sebenarnya pasar tersebut bisa dibuat dengan melakukan terobosan baru sehingga tercipta segmen baru yang memberikan pabrikan ranah pencetak fulus baru.

lanjut membaca…

Iklan

Sport 150cc Honda mengalami penurunan ada apa…???

Zaman now, data memang melimpah sehingga banyak pergerakan pabrikan yang boleh dikatakan konservatif dengan mudah untuk terdeteksi oleh penggiat media sosial. Salah satunya yang menarik adalah distribusi dua jagoan sport Honda yang telah berhasil menumbangkan dominasi sport Yamaha selama ini yaitu Honda CB150R dan Honda CBR150R

lanjut membaca…

Inikah calon penantang XMAX 250

Yupp dengan diluncurkannya Honda Forza 300 di benua Eropa jelas sudah kelihatan arah kelas 250cc matik Honda di Indonesia. Karena jelas produk yang akan hadir nantinya di Indonesia.
Sangat-sangat menarik, bahwa Honda memang tidak kasih kendor gempuran gempuran produknya demi mendominasi pasar Indonesia secara keseluruhan kalau bisa…

2018 Honda Forza 300

lanjut membaca…

Apa ya langkah AHM terhadap Yamaha Aerox …?

Kalau bicara segmen motor matik jelas sekali AHM nggak bakalan lengah, nggak bakalan mau kembali ke era supra X yang hampir hampir saja Honda kehilangan tahtanya karena terbuai dengan kesombongan masa lalu. Nah di era now di mana tingkat kompetisi yang semakin ketat jelas nggak ada celah sedikitpun untuk lengah, lengah atau terbuai kompetitor akan merebut singasana.

lanjut membaca…

Megapro akan digantikan Verza …???

Verza 150 baru tinggal nunggu hari saja peluncurannya, Yupps sebagai produk lokal tanpa menganut desain dari luar seperti Megapro dan rapot penjualannya yang juga cukup bagus jelas Verza mendapat sentuhan facelift untuk menyegarkan pilihan konsumen. Walau dikategorikan entry level namun tidak harus asal ada atau asal jadi harus ada sentuhan yang menyentuh hati konsumen Indonesia.

lanjut membaca…

Launching All New PCX 150 di Belitung

Walau pun secara nasional sudah launching, namun untuk di Belitung baru akan di launching tanggal 17 Februari 2018 bertempat di lokasi Pantai Wisata Tanjungpendam, Honda terlihat sangat serius menggarap pasar matik premium ini di Belitung, kalau menurut TB sih itu wajar saja karena di Belitung matik premium seperti NMAX beredar lebih mirip matik low end, sangat mudah ditemui seolah olah bukan matik premium.

Dengan fakta seperti ini menurut TB wajar kalau Honda optimis bisa mendapatkan kue pasar matik premium di Belitung. IMHO kendala PCX CBU Impor adalah harga yang tinggi sehingga membuat konsumen kudu banyak mikir meminangnya, contoh kehadiran NMAX yang reasonable value for moneynya membuat konsumen berbondong untuk memilikinya, plus brand imej Yamaha yang luat di Belitung, komplit sudah kemudahan tersebut, praktis memang dalam pengamatan TB penjualan Yamaha di Belitung didominasi Yamaha NMAX.

Dengan masuknya PCX akan seperti apa..??? Kita tunggu saja..!!!

Baby NMAX, Lexi 125VVA blunder baru dari Yamaha

Pertama melihat Yamaha Lexi 125cc diumum kan TB jujur saja agak terkejut saat mendengarnya, kenapa..??? Nggak biasanya produk Yamaha tidak terdapat spyshootnya, bisa jadi nggak ada test jalanan seperti biasanya karena sudah pede dengan produk atau memang nggak ketangkap sama tukang jepret jalanan karena merubah rute test jalanannya.

sumber foto tmcblog.com

Namun baik lah, terlepas dari semua itu, ketika melihat desain yang ditawarkan Lexi jujur saja TB merasa Yamaha seperti kehilangan arah dan DNA Racing mereka biasanya, yang selalu melekat disetiap produk mereka, desain memang relatif, seperti hal juga cantiknya seorang wanita, namun ketika kita bicara katakanlah Raisa, TB yakin hampir semua bakalan memberikan respon cantik walau memang belum tentu menyukai kecantikannya. Sama dengan desain motor, desain adalah first sight, suka nggak suka atau beli nggak beli urusan nanti, namun apa yang terbersit ketika melihat pertama kali suatu produk itulah sebenarnya ungkapan terjujur dari kita.

Nah sehubungan dengan Lexi 125 ini TB melihat Yamaha memang mempersiapkan dengan matang dan rapat sehingga nggak bocor ke permukaan, namun dari sisi desain TB merasakan dan melihat Yamaha menciptakan blunder tersendiri dengan meberikan desain yang “agak” Japanesse, jadi ingat gaya desain Suzuki yang Japanesse oriented.

Nggak tau deh itu Feel TB aja atau yang lain juga, namun menurut TB dengan desain yang dihadirkan walau dilengkapi sejuta fitur,untuk mengganggu Vario sangat lah sulit (sorry nebak duluan), sisi emosional konsumen Indonesia yang lebih mengedepankan sesuatu yang kasat mata dari pada fitur yang disematkan akan membuat Lexi akan kesulitan menurut TB dipasaran.
Dalam pandangan TB Yamaha akan kesulitan dobel nantinya, pertama menahan gempuran PCX Lokal, plus tidak akan sesuainya rencana Lexi 125VVA dengan kenyataan di lapangan.
Ini pendapat TB bisa benar bisa salah, yang pasti perlu waktu untuk melihat kenyataan daya dobrak lexi 125 dipasar Indonesia. Kita Tunggu saja…!!!

Unit CRF150L sudah ready di garasi Teras Belitong, siap dieksplorasi…!!!

Yuppp rasa penasaran TB atas motor dua purpose besutan Honda yang baru meluncur di tahun 2017 yaitu CRF150L sangat besar, terlebih memang TB sangat sangat jarang tertarik dengan motor motor versi trail, entah kenapa apakah faktor umur sekarang punya kecenderungan ke unit dua purpose maupun klasik.

Nah akhirnya TB coba hubungi pihak Honda dan Alhamdulillah, terimakasih pada Honda yang udah mau meminjamkan unit tes mereka pada TB untuk dicoba ala TB tentunya. Apa aja sih yang pingin TB coba…?

1. Impresi naikin CRF150L ala first dual purpose rider, disini memang TB adalah boleh dikatakan sangat jarang dengan motor jenis ini, jadi pingin merasakan seperti apakah feel saat pertama mencoba motor dual purpose.

2. Bagaimana kalau motor ini dipergunakan untuk komuter sehari-hari apakah cocok, atau memang hanya untuk fun.

3. Bagaimana jika motor diajak jarak jauh, apakah bakal bikin capek, pegel dan sebagainya…???

Yupss tunggu saja ya sob…!!!