Kalau Suzuki Bandit head to head dengan CB Verza

Ha haiii, bisa apa..??? Bisa saja kalau Suzuki mau, kunci cuma di Pricing saja, kalau pricing Suzuki Bandit bisa bejaban dengan prizing Honda CB Verza jelas menjad pertarungan yang mengasyikkan untuk disimak.

lanjut membaca…

Iklan

Spacy stop produksi wajar…!!!

Spacy skutik besutan Honda ini memang memiliki desain yang kurang diterima di Indonesia, jelas kalah bersaing dengan desain Vario ataupun matik Honda lainnya. Walau pun katanya desain tersebut taste Eropah namun kalau nggak bikin selera ya tetap ajah nggak bakalan jadi pilihan di Indonesia.

Spacy biru hijau

lanjut membaca…

Pasar Dual Purpose 150cc mulai terbagi

Kehadiran Honda CRF150L memang memberikan warna baru bagi pencinta motor dual purpose ini. Semula pasar ini memang dimiliki sepenuhnya oleh Kawasaki KLX, nikmat gurih blue ocean ini akhirnya tidak bisa lagi dipertahankan dengan kehadiran CRF150L. Nama besar CRF jelas memberikan harapan baru bagi penyuka motor dual purpose. Dan memang pada akhirnya CRF150L mulai mendapatkan hati konsumennya.

lanjut membaca…

Aisi Februari 2018 NMAX hampir 40%, Kartu kuning buat Yamaha

Ya menurut TB Yamaha sedang memasuk masa kritis yang lumayan akut, kenapa..??? Karena produk mereka yang memiliki daya saing yang relatif kuat hanyalah NMAX, karena pada awalnya masih menjadi blue ocean strategi Yamaha. Namun suka nggak suka dengan kehadiran PCX lokal, strategi blue ocean tersebut sudah berubah menjadi red ocean, artinya NMAX, akan bersaing dengan Honda PCX, yang memang sebelumnya sudah ada tetapi nggak bisa bersaing akibat pricing stategi yang tidak tepat dari PCX itu sendiri.

lanjut membaca…

New CB Verza 150 ahhh biasa aja, atauuu…???

Jujur aja sih memang CB Verza 150 yang baru dirilis bagi TB nggak begitu banyak yang menarik untuk dibahas, walau memang secara fungsional nggak ada yang salah namun secara bloggerable meminjam istilah instagramable motor ini kurang menarik. Motor pekerja memang cenderung low profile dan kurang menarik jika dilihat dengan motor motor sport dengan kubikasi 150cc lainnya.

Nah yang menjadi pemikiran TB adalah apakah line up Verza akan gini-gini aja, atau AHM akan memberikan opsi Verza versi retro..!!!. Kok Verza versi retro yuppss ini buat mengakomodir keinginan pencinta retro yang punya budget terbatas. Harga Verza yang terbilang relatif murah dibanding sport dengan kubikasi sekelas tentu memberi peluang untuk sukses seperti Scoopy pada masa dulu sampai saat ini.

Nah dengan diferensiasi ini jelas potensi Verza untuk menopang pasar sport Honda jauh lebih tergali, peluang untuk head to head dengan W175 jelas ada, nggak perlu naikin Kubikasi, cukup 150cc, tinggal kasih desain retro khas Honda dengan sentuhan modern, jangan pakai karbu tetap injeksi euro3, main di 20-25jtan udah pas tuh…
Melihat angka distribusi W175 di sini harusnya CB Verza versi retro akan lebih baik dari itu.

Yupps TB nunggu sih Kawan, bagaimana langkah AHM berikutnya.

Megapro akan digantikan Verza …???

Verza 150 baru tinggal nunggu hari saja peluncurannya, Yupps sebagai produk lokal tanpa menganut desain dari luar seperti Megapro dan rapot penjualannya yang juga cukup bagus jelas Verza mendapat sentuhan facelift untuk menyegarkan pilihan konsumen. Walau dikategorikan entry level namun tidak harus asal ada atau asal jadi harus ada sentuhan yang menyentuh hati konsumen Indonesia.

lanjut membaca…

Launching All New PCX 150 di Belitung

Walau pun secara nasional sudah launching, namun untuk di Belitung baru akan di launching tanggal 17 Februari 2018 bertempat di lokasi Pantai Wisata Tanjungpendam, Honda terlihat sangat serius menggarap pasar matik premium ini di Belitung, kalau menurut TB sih itu wajar saja karena di Belitung matik premium seperti NMAX beredar lebih mirip matik low end, sangat mudah ditemui seolah olah bukan matik premium.

Dengan fakta seperti ini menurut TB wajar kalau Honda optimis bisa mendapatkan kue pasar matik premium di Belitung. IMHO kendala PCX CBU Impor adalah harga yang tinggi sehingga membuat konsumen kudu banyak mikir meminangnya, contoh kehadiran NMAX yang reasonable value for moneynya membuat konsumen berbondong untuk memilikinya, plus brand imej Yamaha yang luat di Belitung, komplit sudah kemudahan tersebut, praktis memang dalam pengamatan TB penjualan Yamaha di Belitung didominasi Yamaha NMAX.

Dengan masuknya PCX akan seperti apa..??? Kita tunggu saja..!!!

Baby NMAX, Lexi 125VVA blunder baru dari Yamaha

Pertama melihat Yamaha Lexi 125cc diumum kan TB jujur saja agak terkejut saat mendengarnya, kenapa..??? Nggak biasanya produk Yamaha tidak terdapat spyshootnya, bisa jadi nggak ada test jalanan seperti biasanya karena sudah pede dengan produk atau memang nggak ketangkap sama tukang jepret jalanan karena merubah rute test jalanannya.

sumber foto tmcblog.com

Namun baik lah, terlepas dari semua itu, ketika melihat desain yang ditawarkan Lexi jujur saja TB merasa Yamaha seperti kehilangan arah dan DNA Racing mereka biasanya, yang selalu melekat disetiap produk mereka, desain memang relatif, seperti hal juga cantiknya seorang wanita, namun ketika kita bicara katakanlah Raisa, TB yakin hampir semua bakalan memberikan respon cantik walau memang belum tentu menyukai kecantikannya. Sama dengan desain motor, desain adalah first sight, suka nggak suka atau beli nggak beli urusan nanti, namun apa yang terbersit ketika melihat pertama kali suatu produk itulah sebenarnya ungkapan terjujur dari kita.

Nah sehubungan dengan Lexi 125 ini TB melihat Yamaha memang mempersiapkan dengan matang dan rapat sehingga nggak bocor ke permukaan, namun dari sisi desain TB merasakan dan melihat Yamaha menciptakan blunder tersendiri dengan meberikan desain yang “agak” Japanesse, jadi ingat gaya desain Suzuki yang Japanesse oriented.

Nggak tau deh itu Feel TB aja atau yang lain juga, namun menurut TB dengan desain yang dihadirkan walau dilengkapi sejuta fitur,untuk mengganggu Vario sangat lah sulit (sorry nebak duluan), sisi emosional konsumen Indonesia yang lebih mengedepankan sesuatu yang kasat mata dari pada fitur yang disematkan akan membuat Lexi akan kesulitan menurut TB dipasaran.
Dalam pandangan TB Yamaha akan kesulitan dobel nantinya, pertama menahan gempuran PCX Lokal, plus tidak akan sesuainya rencana Lexi 125VVA dengan kenyataan di lapangan.
Ini pendapat TB bisa benar bisa salah, yang pasti perlu waktu untuk melihat kenyataan daya dobrak lexi 125 dipasar Indonesia. Kita Tunggu saja…!!!