Honda akan ladeni Yamaha di Maxi Scooter

Keperkasaan NMAX dan berikutnya XMAX ternyata mengusik sang raja pasar roda dua Indonesia, Honda. Secara diam-diam seperti khas nya pabrikan sayap tunggal ini mereka menyiapkan produk  yang akan head to head dengan kedua jagoan Yamaha tersebut. Tak banyak yang bisa digali akan seperti apa produk Honda untuk segmen ini, namun melihat kompetitor tentunya nggak bakalan jauh dari produk kompetitor

x-adv_silver_action_2

lanjut membaca…

Motor sport 150cc nggak melulu harus eye catching ..!!!

Motor dengan desain eye catching akan memperoleh respond positif dalam hal penjualan…??? Bisa iya bisa tidak, namun dalam banyak hal desain bukanlah segalanya, namun harus bersinergi dengan banyak hal untuk menghasilkan penjualan yang baik untuk produk dengan katagori produk masal…!!! Kalau lihat pasar India, beda lagi yang menjadi acuan adalah ketangguhan, durabilitas, desain menjadi subjektif, mungkin kebanyakan desain motor di India bakalan dicemoohkan ketika masuk ke Indonesia.

Desain adalah hal pertama yang menjadi penarik minat konsumen, namun desain bukan lah hal yang membuat keputusan konsumen membeli, karena pada motor 150cc jelas konsumennya akan berbeda pengambilan keputusannya dengan motor berkubikasi diatas 500cc, motor 150cc adalah motor all around bukan motor pajangan seperti motor dengan kubikasi diatas 500cc.

lanjut membaca…

Vario 150 apakah betul-betul merana..???

Memang tidak tepat menyaingkan Vario 150 dengan Yamaha NMAX ataupun dengan Aerox 155, namun melihat distribusi Vario 150 pada April 2017 yang sempat jatuh oleh kehadiran NMAX dan Aerox 155 walaupun kembali rebound saat bulan Mei 2017, namun sepertinya akan kembali amblas pada Juni 2017.

Lantas apakah Vario 150 akan habis pasarnya ..??? Atau seperti apa…? Pertama yang mesti disadari oleh pabrikan bahwa siklus hidup produk semakin singkat sehingga tidak mengherankan kalau tiba-tiba produk yang begitu laris mengalami penurunan permintaan yang drastis karena hadirnya produk tetangga. Namun ini bukan sepenuhnya terjadi switching pembelian produk, namun lebih kepada konsumen wait and see apa yang bakalan dilakukan pabrikan saat kompetitor meluncurkan produk kemudian memperoleh respon positif.

lanjut membaca…

PCX lokal harus seperti CBR250RR

Hal yang menurut TB yang perlu dikhawatirkan oleh Honda adalah sepak terjang Yamaha NMAX, kenapa,karena Honda nggak memiliki lawan sepadan dengan produk Yamaha ini. Melawan NMAX dengan Vario 150 adalah pendapat ngawur dan nggak mikir, sesuatu yang sangat berbeda. Body semok kok dilawan dengan body krempeng yahh bukan lawan lah.

Namun akhirnya ada isu bahwa Honda mempersiapkan PCX lokal, nahh kalau ini bener harusnya, nggak perlu main psywar, karena konsumen nggak bakalan bisa dibohongin dengan kalimat-kalimat angin surga he he. Belajar dari CBr250RR yang bikin kompetitor jadi cupu, Honda harusnya bikin PCX 150 rasa Indonesia juga harusnya seperti ini. CBR250RR produk lokal yang memang memberikan angin segar bagi pencinta kelas seperempat liter, harusnya AHM pun bisa membuat PCX lokal jadi pilihan yang masuk akan bagi konsumen. Sematkan segala fitur yang memang bikin PCX makin ganteng he he he.
lanjut membaca…

Ngabuburit ala Honda di Belitung

Bertempat di Pantai Wisata Tanjungpendam, Honda melalui main dealer Bangka Belitung PT.Asia Surya Perkasa, melakukan roadshow Supra GTR150 dan kegiatan berbuka puasa. Kegiatan roadshow GTR ini merupakan acara yang sifatnya nasional dari AHM. Kalau menurut pengamatan TB acara ini memang bukan untuk hard selling namun lebih kepada pembentukan imej dari Supra GTR itu sendiri.

Acara ini TB lihat lebih mendekatkan produk ke konsumen dengan cara test drive. Selain test drive acara juga dilengkapi dengan city touring, dan akhirnya ditutup buka puasa bersama
lanjut membaca…

Ngetes pasar Indonesia pakai produk import, mimpi…

TerasBelitong.com — Ini yang TB heran dari pabrikan besar sekelas Honda, jujur aneh saja, Honda lewat AHM sudah tahu bahwa konsumen Indonesia tidak bisa diukur dengan produk import untuk segmen s.d 250cc, lho kok bisa..??? Yahh fakta sudah menunjukkan hal ini.
Mulai dari CBR250R, CBR150R, PCX150 semua keok dengan produk lokal yang selevel dengan produk import tersebut. Sangat lah naif kalau kedatangan produk tersebut berfungsi untuk tes pasar Indonesia.

lanjut membaca…

April 2017, Honda tertekannn…???

Data AISI April 2017 telahh keluar, data distribusi yang mengemuka menunjukkan bahwa Honda mendapatkan tekanan yang cukup signifikan dalam distribusi produk mereka. Honda Vario 150 mengalami penurunan distribusi yang cukup signifikan.

Ini tentu tidak bisa dianggap remeh, karena penurunan Honda dibarengi dengan kenaikan kompetitor terdekat mereka Yamaha, memang total general Honda masih jauhhh diatas Yamaha, namun ada insight bagaimana Yamaha menyerang Honda untuk mendapatkan sedikit pertumbuhan market share, entah Honda menyadari atau tidak.

lanjut membaca…

Trail Honda…??? Seriusannn…???

Yah biasalah bro, kalau melihat gelagat Honda yang terus merangsek ke pasar roda dua tanpa kenal lelah dan peduli akan halangan yang ada di depan mata. Info mengenai trail Honda sebenarnya sudah banyak muncul di blog besar, namun memang kondisi pasar yang sedikit lesu seolah menenggelamkan info tersebut, namun berdasarkan info yang TB terima progress terhadap produk tersebut terus dilakukan.

Nah terlihat kalau Honda nggak bakalan main main dengan segmen trail ini, jelas rencana ini adalah ancaman bagi Kawasaki tentunya. Karena memang segmen ini memang baru dikuasai oleh Kawasaki. Walaupun ada produk lokal yang bermain namun tidak lah signifikan.
Artinya di sini kehadiran Honda K84A yang disinyalir CRF150 jelas memang on track, setelah lebih dahulu harus Africa Twin, dan CRF250L tentu kehadiran CRF150 merupakan sesuatu yang ditunggu. Kehadiran CFR150 merupakan usaha AHM untuk tidak memberikan ruang gerak bagi kompetitor, maupun lengah terhadap usaha kompetitor menciptakan pasar baru. Begitu ceruk pasar mulai berkembang dan menunjukkan trend bagus Honda akan masuk untuk mendominasi.

Kapan yaahhh akan meluncur CRF150..??? Prakiraan banyak pihak bahwa kemungkinan semester 2 tahun 2017 CRF150 akan menampakan wujudnya dipasaran. Artinya nggak lama lagi tohhh, artinya juga usaha Honda untuk betul betul mendominasi pasar Indonesia nggak main main, yahh kita tunggu aja, semakin bagus value produk konsumen akan mendapatkan yang terbaik.

Pasar second CBR250RR

TerasBelitong.com – Setelah CBR250RR diluncurkan kemudian bisa memberikan penjualan yang bagus bagi Honda, ada hal yang menarik yang selalu pengen TB awasi, apalagi kalau bukan bagaimana harga seken motor ini, terjadi penurunan drastis nggak atau penurunan harga yang relatif wajar sehingga worthed untuk menjadi produk pilihan bagi yang suka tukar tukar tunggangan.

Dari surfing kesalah satu online shop ternama di Indonesia, mencari CBR250RR relatif agak susah, namun tetap ada yang mau jual sihh, tetapi harga yang ditawarkan relatif masih tinggi. Artinya memang CBR250RR mengena di hati konsumen Indonesia. Sehingga tidak muncul kekecewaan saat sudah memilikinya artinya kans untuk segera menjual karena merasa salah beli ternyata cukup minim jika melihat barometer pasar seken roda dua online di Indonesia.

Nah bagaimana kedepannya…??? Tentu data bisa berubah dengan beberapa sebab, bisa saja kompetitor menawarkan produk yang lebih kompetitif. Namun dengan barometer ini menunjukkan Honda harus bisa membuat produk lain yang masterpiece seperti CBR250RR, terutama di segmen matik. Walaupun kuat di matik Honda belum punya masterpiece matik yang terjangkau untuk pasar Indonesia.

AHM Rilis warna baru CBR150R

Seolah tidak perduli dengan hiruk pikuk performa sport fairing kompetitor yang de facto melibas sport fairing besutan Honda, Honda tetap on track pada master plan sport fairing 150cc mereka. Ini dibuktikan dengan dirilisnya striping baru CBR150R yang nota bene nggak ada perubahan performance sedikit pun.

Kepedean Honda ini menarik menurut TB karena duo kompetitor baik Suzuki maupun Yamaha telah merilis produk baru mereka dengan performa diatas CBR, pertanyaannya apakah AHM merasa nyaman dengan kondisi ini ataukah ini hanya kamuflase saja sebelum dirilisnya produk yang lebih advance.

lanjut membaca…