#Level7

Yupss hampir kelewatan sama jam tayang motoGP Motegi Jepang,langsung tune in di Fox Sport, Alhamdulillah bisa ngikutin race dari awal, yang menarik bagi saya selama lomba tentunya pertarungan antara Dovi dan Marc. Dalam pikiran TB sepertinya Marc bakalan gagal mengunci gelar juara motoGP 2018 di Jepang.

lanjut membaca…

Iklan

Marquez kembali raih point penuh…!!!

Yuppss kawan mungkin udah agak telah yahh saya tulis tapi pengen nulis jadi tulis deh he he he, agak nggak nyadar gelaran motoGP di Thailand sirkuit Buriram digelar sekitar jam 3 sorean, baru ingat kawan Indonesia dan Bangkok pada posisi satu zona waktu jadi nggak ada beda. Nah saat balapan berlangsung posisi lagi di Badara Soekarno Hatta, yuppss Alhamdulillah bisa streaming via XL

lanjut membaca…

Konsesi Suzuki hilang, persaingan semakin juosss…!!!

Performa rider rider Suzuki Ecstar pada gelaran motor GP2018 ini boleh dikatakan sudah sekelas pabrikan lainnya, bisa dikatakan sudah di tiga besar setelah Ducati dan Honda, bahkan Yamaha pun harus dibuat kagum dengan performa Suzuki saat ini. Walaupun masih dengan status konsesi, namun dengan performa ciamik ini tentunya Dorna akan melepas konsesi yang telah diberikan ini.

lanjut membaca…

Rossi tetap di Yamaha hingga 2020

AKhirnya terjawab sudah teka teki kemana Valentino Rossi di 2019, ternyata VR46 tetap setia dengan Yamaha Movistar sebagai tim pabrikan. Vale memperpanjang kontraknya 2 tahun 2019 – 2020.

Vale menyatakan “Ketika saya menandatangani kontrak terakhir saya dengan Yamaha, pada bulan Maret 2016, saya bertanya-tanya apakah itu akan menjadi kontrak terakhir sebagai pembalap MotoGP. Pada saat itu, saya memutuskan bahwa saya akan mengambil keputusan itu selama dua tahun berikutnya. Dua tahun terakhir saya sampai pada kesimpulan bahwa saya ingin melanjutkan karena balapan, menjadi pembalap MotoGP, tapi terutama mengendarai Yamana M1, adalah hal yang membuat saya merasa nyaman. Memiliki kesempatan untuk bekerja dengan tim saya, dengan Silvano, Matteo dan semua mekanik saya, dan bekerja dengan semua insinyur Jepang, Tsuji-san, dan di atas semua Tsuya-san, adalah sebuah kesenangan – saya bahagia.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Yamaha – Lin Jarvis dan Maio Meregalli pada khususnya – atas kepercayaan mereka pada saya, karena tantangannya sulit: bersikap kompetitif sampai saya berusia 40 tahun! Saya tahu ini akan sulit dan membutuhkan banyak usaha dari pihak saya dan banyak latihan, tapi saya siap, saya tidak kurang motivasi, karena itulah saya tandatangani perpanjangan dua tahun lagi. ”

Baik kita tunggu bagaimana level kompetitif Rossi di usia yang tidak muda untuk pembalap motoGP, akan kah menoreh rekor baru…???

Dominasi Spaniard di Jerez, Lorenzo podium

Seri Jerez Spanyol 2017 baru saja usai, keseruan dan kejutan terjadi kali ini, pembalap Yamaha Factory , Valentino Rosi dan Maverick Vinales harus mengakui keunggulan pembalap satelit Yamaha Johan Zarco. Menarik sekali, Yamaha M1 yang memang sebenarnya digadangkan berpeluang besar di tahun 2017 untuk menjadi juara dunia terlihat kesulitan menghadapi Honda bahkan Ducati sekalipun.

Dani Pedrosa yang dari sesi latihan mendominasi, pada seri ini mendapatkan pol posisi, pol posisi pertama sejak terakhir diperolehnya di Sepang 2015.
lanjut membaca…

MotoGP 2017 : Rossi semakin kehilangan dominasi…???

Kalau melihat dari dua test pra musim terakhir yaitu Sepang Malaysia dan Philip Island Australia terlihat Rossi seperti tidak bisa berbicara banyak. Justru rekan se tim Vale, Maverick Vinales yang menjadi bintang berita di media yang meliput gelaran test pramusim tersebut.

marc-vs-vinales

Di Australia Vinales kembali memberikan hal yang menjanjikan bagi tim pabrikan mereka Yamaha Factory Racing bahkan petinggi YIMM Indonesia udah nggak sabar nunggu balapan Qatar untuk menyaksikan Vinales berjaya.

screenshot_2017-02-18-12-01-01

Namun bagaimana sebenarnya dengan sang Legend Valentino Rossi, apakah sudah tidak kompetitif lagi..? Atau …
lanjut membaca…

HRC kembali bermasalah dengan RC213V 2017

Sepanjang minggu ini pemberitaan mengenai winter test Sepang Sirkuit memenuhi jagad blogger papan atas, terlihat dalam test ini tim tim yang sebelumnya belum berbicara banyak seperti Suzuki, mulai menampakkan geliatnya. Bahkan pabrikan sekelas Honda dengan pembalap Juara Dunia 2016 Marc Marquez tidak mampu menembus 5 besar pada test hari pertama dan hari kedua.

pirro_0-gallery_full_top_fullscreen

Menarik sih menurut TB, karena sepertinya HRC lemah sekali jika kondisi seperti ini, seolah Honda gagal development ecu standar magneti manarelli, menarik bukan…?? Pabrikan sekelas Honda kesulitan karena icu ini he he, sesuatu bangett sehingga pabrikan lain dengan mudah unggul di sesi test ini.

lanjut membaca…