Belitung siap diterima kehadiran Go-jek dan Go-car…???

Sebuah selebaran hadir ke meja redaksi TerasBelitong.com, ternyata Belitung yang sedang giat giat nya mengembangkan pariwisata juga diminati oleh layanan transportasi online yang sekarang ini sedang booming di tanah air.

Salah satu layanan transportasi online tersebut adalah Gojek, dari flyer yang TerasBelitong.com dapatkan ternyata layanan Gojek pun akan beroperasi di Belitung juga wooww… Kok Wooww, yahhh betul karena Belitung adalah kota kabupaten jelas beda dengan kota-kota besar yang memang sudah ramai.
Prediksi TerasBelitong.com bahwa kehadiran transportasi online ini adalah bagian dari support terhadap peluang potensi pariwisata. Tentu ini peluang sekaligus tantangan bagi pelaku pariwisata yang telah ada untuk bisa kompetitif dengan pelaku online transportasi.
Bagi masyarakat Belitung, tentu ini peluang untuk menambah penghasilan sekaligus mendapat harga layanan transportasi yang kompetitif.
Mulai kapannn…???? Menurut info yang redaksi TerasBelitong.com dapatkan mulai pada 1 Agustus 2017.

Iklan

Merebut pasar dan menjaga konsumen

Hal yang selalu diinginkan setiap pabrikan roda dua ya sebagai market leader sehingga dappat untung yang banyak, namun saat belum menjadi juara pasar maka tentu segala daya upaya dilakukan agar bisa menjadi market leader. Nggak sedikit dana dihabiskan, nggak sedikit usaha dilakukan. Semua dilakukan agar bisa menjadi market leader, jumlah menang nggak penting yang penting diatas kompetitor betul nggak he he he, menang satu motor aja nggak apa-apa yang penting menang.. Betul nggak ???

cv95sji_mcm

Untuk jangka pendek alias short term langkah tersebut oke oke saja, namun sebenarnya hal tersebut perlu dihindari untuk menghindari pekerjaan tambal sulam, karena konsep asal menang akan membuat strategi penjualan adalah strategi tambal sulam dan instan akibatnya sangat rentan akan pukulan balik kompetitor.

lanjut membaca…

Nggak kebayang kalau Vixion sudah DOHC

Data Aisi Juli – Agustus 2016 penjualan motor sport Indonesia menunjukkan kalau Yamaha Vixion masih terdistribusi dengan baik, mampu mengalahkan all new produk besutan kompetitor mereka yaitu Honda CB150R. Boleh dikatakan dari berbagai pembahasan yang terus beredar di jagad blogsphere seolah-olah CB150R akan mudah menaklukan Vixion.

motor-white

Namun faktanya CB150R nggak mudahhh untuk bisa mengalahkan Vixion hingga saat ini, masih tersendat sendat dan tentu ini menjadi PR berat bagi Honda untuk bisa menang mutlak. Nah dengan kondisi Yamaha keukehhh untuk menggunakan engine SOHC 150cc, CB masih perlu usaha keras… untuk bisa mengalahkan.

Nah kebayang nggak kalau Yamaha rilis New Vixion dengan DOHC engine. Bagaimana impactnya buat CB150R tentu lebih dahsyat dan sulit dikalahkan tentunya. Yapss Yamaha kudu sadarlah kalau mereka harus segera berbenah dengan melakukan hal yang sama dengan kompetitor. Mengganti engine Vixion dengan DOHC yang tentunya apalagi kalau bukan memenuhi ekspektasi konsumennya.

Walaupun secara teknologi SOHC bisa atau lebih baik performanya, namun ekspektasi konsumen terhadap mesin DOHC pada kelas sport merupakan bahasa marketing yang kudu dipahami dengan bijak nggak sekedar melulu bicara teknis. Nah jika Yamaha sudah mengganti mesinnya dengan DOHC jelas akan sangat membantu mereka untuk bisa berbicara lebih banyak melawan CB15OR. Nah kalau ngotot nggak mau ganti yahhh perlahan tapi pasti Honda CB150R akan terus menekan secara perlahan tapi pasti.
Nah kalau udah kejadian seperti Mio, ya sudah perlu usaha keras untuk mengembalikannya.

Mie Goreng Belitong – Kuliner wajib dicoba di Kedai Mak Jannah Belitong

Hei jumpa lagi dengan episode jalan jalan dan makan bagi travelers yang ke Belitong, kali ini TB mau cerita tempat legendaris di Belitong yang telah hadir dari mulai TB belum lahir sampai saat ini, nama tempat kan Kedai Mak Jannah .

img_20160911_071312

Lokasi nya yahh lokasi awal cuma udah direnovasi oleh Pemerintah Kabupaten Belitung menjadi lebih representatif yahhh nama kawasan KV.Senang, letaknya tepat di down town Kota Tanjungpandan, apalagi kalau bukan di kawasan Bundaran Satam simpang lima Kota Tanjungpandan.

Nah tempat ini biasa dijadikan tempat breakfast alias sarapan bagi berbagai kalangan dari dulu hingga sekarang. Kalau dulu para pekerja PN Timah yang lokasi kantor nya di seberang KV Senang biasa ngopi dan sarapan di sini nah kalau sekarang yang sarapan biasanya warga lokal plus wisatawan yang udah tahu magic nya masakan Mak Jannah.

Penulis sendiri punya menu wajib bin favorit kalau breakfast di sini, apalagi kalau bukan Mie Goreng Belitong.

img_20160911_113042

Mie goreng ini dibuat dari mie yang sama untuk membuat mie rebus khas Belitong yang masaknya di goreng, nahhh kalau pesan mie ini kudu sabar nggak secepat mempersiapkan mie rebus, karena mesti di goreng dulu fressshhh from kuali.

Waktu menunggu akan terbayarkan oleh nikmatnya rasa mie goreng yang kita santap, rasa pedas dari lada yang khas ehhmmmmm membuat mie ini beda dengan mie mie yang ada ditempat lain. Oya mie nya adalah buatan lokal jadi bukan dari mie instan, lokasi pabrik mie ada di belakang kawasan KV Senang.

Sooo Travelers jangan lewatkan menu ini kalau ke Belitong, ada banyak menu lainnya yang menjadi khas Belitong seperti gudo udang, kepiting isi, teri goreng dan sambal goreng teri. Semua nya suppperrr dupppperrrrr Yummmmiiiiii….

Cari ikan segar di Tanjungpandan, Pasar Baro tempatnya..!!!

Kalau bro main main ke Belitong, tepatnya di kota Tanjungpandan, dan pengen masak sendiri, tentu pengen dapet ikan seger, nah tempat yang paling TB rekomended adalah pasar Baro, teletak tepatnya di Jl.KH.Ahmad Dahlan dusun Baro Kelurahan Pangkallang, gampang kok tinggal buka Google Maps, cari deh pasar Baro cusss dapet.

IMG_20160402_164120

Sebagai Tips, pasar ini mulai aktif sore hari, datanglah setelah waktu Ashar sekitar pukul 15.30 WIB karena memang para pemancing harian baru mulai berdatangan, mereka inilah yang datang membawa ikan segar.

Berjalan lah sampai ujung pasar, karena biasanya ikan segar dijual di kios yang ujung dekat ke dermaga Baro.

Kalau beli sayuran dan bumbu-bumbu, di Pasar Baro harganya relatif lebih mahal dibandingkan dengan pasar Induk Tanjungpandan maupun pasar Hatta, namun kalau udah kepepet nggak masalah bro, nah kalau ikan memang lebih mahal namun worthed lahhh karena fresh from the sea he he…