Hujan… Jangan buru-buru pulang kalau ngelandscape..!!!

Bulan yang berujungan Ber tahun 2017 mulai dijalani, nah seperti biasa bulan bulan ini dari September s.d Desember tentunya cuaca cenderung berawan dan hujan. Nah biasa nya temen2 kalau lihat di barat udah putih udah malas buat berburu sunset. Memang ada benarnya sihh, cuma kalau udah di jalan mau balik badan pulang rasanya sayang.
Nah ini maksudnya, memang paling penting cek prakiraan cuaca daerah tujuan kita hendak memoto, ini penting karena walau sepanjang perjalanan kita kehujanan, tapi kalau tujuan nggak hujan buat apa balik badan he he he.

Nah, memang moment saat hujan deket2 sunset dan hujan sedikit berhenti akan bikin cetar, namun yang perlu diingat biasanya, berdasarkan pengalaman saya, moment saat cuaca tidak menentu akan sangat cepat terjadi, boleh dikatakan kita berpacu dengan waktu, artinya setingan kamera harus sudah siap, terutama kalau shoot in jpeg nggak pakai RAW he he.. Kalau saya biasa shoot in jpeg dan RAW juga. JPEG buat latihan kemampuan untuk seting kamera, RAW buat utak atik di komputer nantinya he he.
Intinya, kondisi gimanapun jangan jadikan alasan untuk tidak berkarya. Jadikan kekurangan yang ada menjadi kelebihan kita. Selamat berkarya…!!!

Iklan

Benarkah kamera full frame hanya lebih di sensor saja..???

Jujur saja sebagai orang yang awam pada awalnya dengan kamera DSLR, saya pertama selalu mencari referensi dari Internet dan tulisan-tulisan fotografer kawakan mengenai kamera, lensa, komposisi dan sebagainya.
Salah satu kalimat yang terngiang-ngiang sampai saat ini adalah pernyataan mengenai sensor kamera DSLR fullframe dan APS-C yang hanya dibedakan dengan bahasa sederhana dan lugas yaitu cuma seperti beda nonton TV ukuran 40″ dan 32″, just simple like that…!!!

lanjut membaca…

Photopills aplikasi buat Landscaper yang yahud…!!!

Bagi yang hobby ngelandscape, pergi ke suatu tempat untuk hunting foto memerlukan usaha yang lumayan, belum lagi saat sampai ke lokasi cuaca dan kondisi yang diinginkan nggak sesuai atau posisi sunset sunrise nggak pas.
Fitur plannernya juga oke punya buat night fotografi, kenapa kita bisa lihat posisi milkyway di tempat kita berada di siang hari, tentunya akan sangat memudahkan bagi kita untuk menentukan komposisi dan lokasi milkyway sehingga saat malam kembali ke lokasi langsung bisa ke tempatnya, tanpa pelu cari lokasi dan komposisi udah pas, tinggal shoot ajahh.

lanjut membaca…

Melinux kan Windows

Dunia opensource memang mengasikkan, itulah yang menyebabkan penulis begitu mencintai Ubuntu linux, yahh betul betul bikin nyaman lah, nggak terlintas untuk pindah ke lain hati he he he… Kemudahan kemudahan yang ditawarkan Linux terutama untuk operasi sederhana sehari hari, misal saja resize file foto, buka di terminal dengan klik kanan dsb dsb.
Kemudahan kemudahan sepele yang ditawarkan oleh Linux ini membuat saya bertahan sebagai pengguna linux dar tahun 2002, namun karena kebutuhan pengolahan berkas RAW yang semua begitu ditangani dengan baik oleh aplikasi Linux Darktable pada akhirnya terdapat masalah yang unsolved di aplikasi tersebut, mulai dari warna yang kehijauan, plus warna yang ngeblok hitam saat saya menggunakan konfigurasi RAW bawaan Kamera Canon 5DS yang saya miliki.

lanjut membaca…

IMHO : Lightroom akhirnya menggantikan darktable…

Sebenarnya saya termasuk sudah sangat puas dengan performa darktable, aplikasi pengolahan raw yang cukup mumpuni, memang luar biasa sih, gratis namun sangat powerfull. Namun setelah saya mengupgrade kamera saya,maka masalah kemudian menjadi muncul. Entah kenapa tiba tiba file RAW dari kamera baru saya berubah jadi aneh, ngeblok hitam padahal detil di kamera ketangkep, histogram ETTR.

Bikin frustasi juga nih, iseng iseng coba akses raw file dengan program RawTherapee eng ing eng ternyata berkas raw nya normal normal sajahh yahhh

Ya udah akhirnya putusin ninggalin darktable dan berpindah ke lightroom, first impresion sih agak kagok ehh setelah nyari nyari di youtube tutorialnya, ternyata lightroom lebih simple sih dari darktable he he he… Ya sudah lanjut landscape dengan dukungan lightroom.

Tamron memperkenalkan lensa ultra zoom 18-400mm F/3.5-6.3 DI II VC HLD

Baru baru ini perusahaan yang memproduksi lensa kamera dan cukup dikenal di Indonesia,mengumumkan produk baru mereka yang sangat dramatis dan mungkin bisa menjadi lensa sapu jagad untuk kamera DSLR yang banyak dipergunakan oleh fotografer saat ini.

YA betul Tamron 18-400 F/3.5-6.3 DI II VC HLD(model B028), dahsyattt banget range focal yang dicakupnya 18mm s.d 400mm pertama di Dunia.Setelah sebelumnya Tamron memiliki lensa Zoom dengan focal range 28-200mm, kehadiran model terbaru ini jelas menunjukkan lompatan yang signifikan dilakukan oleh Tamron. Selain itu juga desain yang kompak jelas menjadi unggulan lensa ini sehingga bagi yang hobby traveling lensa ini merupakan pilihan wajib untuk menemani aktifitas traveling.

lanjut membaca…

Impresi menggunakan lensa EF-M 22mm

Pada tanggal 29 April 2017 TB membeli lensa canon EF-M 22mm di salah satu toko kamera didaerah tanah abang Jakarta, lho kenapa..??? Bukankah lensa standarnya 18-55mm punya focal lenght 22mm ..??? Baiklah beberapa pertimbangan TB lakukan pertama adalah, lensa EF-M 22mm relatif tipis saat dipasang di kamera, hanya setebal 1cm lebih, sehingga kalau dibawa bawa kesannya tidak mengintimidasi yang melihat alias low profile jauh dari kesan seriusss… sehingga bagi TB ini menguntungkan saat pengambilan foto, subyek akan merasa tidak di foto akibatnya ekspresi dari objek yang difoto akan terlihat natural.

Asikk sihh, seperti apa hasil fotonya …??? Berikut foto-foto yang TB foto dengan lensa EF-M 22mm dan EOS-M

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Menurut TB lensa ini worth to buy lah terutama kalau yang suka traveling sambil mengambil foto, EF-M kompatibel dengan semua kamera EOS-M Canon dari mulai generasi EOS M pertama sampai ke EOS M6.

Foto olahraga

Susah gampang gampang, dari Rabu kemaren TB berada di Jakarta untuk mengikuti foto marathon di bidang olah raga, peralatan TB ya seadanya, inti nya capture momen sesuai tema yang diberikan oleh panitia lomba. Walaupun nggak menang tapi TB mendapat banyak pelajaran berharga… 😀

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.