Manajemen foto di Ubuntu ala @terasbelitong

Kalau yang hobby foto tentu seiring dengan waktu jumlah foto akan membengkak dan banyak, suka tidak suka hal itu pasti terjadi, nah bagaimana kita mengelola foto tersebut agar mudah diketemukan di kemudian hari…? Terasbelitong akan berbagi informasinya atau tepatnya best practices yang telah Terasbelitong lakukan sehari-hari.

lanjut membaca…

Iklan

Aplikasi pengolahan Video yang saya suka di Ubuntu

Ubuntu untuk videography saat ini bukan lah hal yang mustahil, karena sudah banyak aplikasi yang sifatnya opensource ataupun free yang dapat dijadikan aplikasi pengolahan Video di linux Ubuntu. Nah TB sendiri punya aplikasi favorit yang dipergunakan untuk mengolah video secara sederhana, namun memang ada aplikasi yang kompleks atau profesional video editor yang banyak dipergunakan oleh para videographer kelas dunia.

lanjut membaca…

Memasang VGA Asus Geforce 210 di Ubuntu 18.04

Untuk memaksimalkan VGA Asus Geforce 210 yang TB pergunakan, tentu perlu diinstal driver yang sesuai dengan VGA Card tersebut, caranya relatif gampang sih, karena tinggal diikutin saja step by step petunjuk yang beredar di internet. Namun biar mudah TB akan tulis ulang supaya yang punya VGA yang sama dan menggunakan ubuntu bisa mencoba langkah TB.

Persiapan :
1. Download drivernya dulu di nVIDIA

LANJUT MEMBACA…

Ternyata google pun bisa salah identifikasi

Hal yang aneh ketika TB rasakan saat melakukan verifikasi email client evolution sebagai mail client di ubuntu linux. Proses verifikasi berjalan normal dan berhasil, namun hal yang menggelikan adalah ketika google mengatakan bahwa saya login menggunakan safari on linux, helllooowww google, di linux ora ono masss browser Safari wkwk wkwk wkwk

Xi xi intermezo ajahh, memang nggak adalah pengaruhnya sihh, artinya memang selama komputer yang digunakan untuk login adalah komputer pribadi bukan publik pc yang banyak bertebaran. Nah bagaimana menurut pembaca teras belitong…????

Pakai speaker USB di Ubuntu Bissaaa…!!!

Akhirnya saya nggak tahan juga pakai Windows, biasa blibet menurut TB, banyak hal yang mesti dikustom saat pengen mendapatkan kemudahan ala linux. Yahh banyak sihh, belum lagi mesti install Antivirus hmmm, akhirnya dari pada pusying pusying install ulang dengan dengan Ubuntu 17.04 done..!!!
Namun setelah install semua software untuk pekerjaan selesai lupa satu hal bahwa speaker eksternal yang dipergunakan adalah tipe usb. Nggak lewat jack audio. Soo kepikiran bisa nggak ya..??? Ya udah dicoba dulu.

Ternyata gampang saja dengan cukup memindahkan sound setting ke digital output atau ke analog output, speaker usb langsung berbunyi normal. Joss gandosss lah nggak usah takut pakai Linux tho he he he

PDFSam di Ubuntu 16.04

PDFSam atau PDF Split and Merge merupakan aplikasi yang cukup bermanfaat untuk mengelola berkas PDF yang hendak diuraikan maupun digabungkan. Nah saya pun merasakan manfaatnya ketika menggunakan program ini, sehingga nggak heran ketika upgrade ke ubuntu 16.04, PDFSam menjadi salah satu aplikasi yang saya tetap instal.

awal

lanjut membaca…

Alhamdulillah bisa ngeblog lagi

Udah lebih seminggu ini blog sempat vakum mas bro, bukan apa-apa laptop TB tiba-tiba mati dan nggak mau hidup lagi, soo akibatnya berbagai aktifitas mulai blogging, fotografi juga terhalang, weewww mau apa lagi udah jadi nasib he he he.

Alhamdulillah, ada rejeki untuk mengganti leptop tersebut, dan setelah mikir-mikir dan mencari informasi pilihan pun jatuh kepada Asus 550ZE dengan spesifikasi :

Detail Produk
Procesor : AMD Quad Core A10 7400P 2.5Ghzzup to 3.4Ghz (4MB Cache)
Memori : RAM 4 GB DDR3
Kapasitas penyimpanan : HDD 1000 GB
Graphic : Dual Graphic Radeon R6 + R5 M230 2GB DDR3
Layar : 15.6 inch HD 1366 x 768

Perburuan pun dimulai dan akhirnya dapet harga 7Jt, ya udah bayar dan bawa pulang, diinstal Ubuntu 14.04 64bit dan online lagi he he he.

gmc_asus-x550ze-xx033d-silver-notebook-dos-amd-quad-core-a10-7400p-ram-4gb-15-6-inch_full01

Back to Ubuntu againnn…!!!

Karena kebutuhan istri menggunakan windows beberapa bulan yang lalu TB sempat menggunakan Windows 7 untuk kebutuhan sehari hari di rumah, tetapi karena istri telah memiliki pc sendiri akhirnya TB balik lagi ke Ubuntu, bukan apa-apa kerasa banget sulit nya kalau pakai windows, he he, kalau udah biasa pakai nautilus buat beberapa pekerjaan misal saja resize picture jelas menyita waktu bangettt, kalau nautilus klik kan resize, selesai.
Belum lagi yang lain, hobby TB foto juga sangat terhalang saat menggunakan Windows, tidak ada software yang biasa TB pergunakan yaitu Rapid Photo Downloader dan darktable.

GNU-Wildebeest_by_Riley-Brandt_CC-BY-SA-3.0

He he yooo wesss, nanti tak ceritaan asyikknya pakai Ubuntu untuk bermain-main dengan RAW file ya he he he ciayoooo…..!!!