Duo Marquez di HRC Honda

Pensiunnya Jorge Lorenzo dari Honda memang membuat banyak spekulasi, siapa yang bakalan menggantikannya di tahun 2020. Beberapa nama sempat mengemuka dengan sejumlah analisa yang memang masuk akal, namun ternyata agak beda dengan apa yang dilakukan oleh Honda


lanjut membaca…

Kalau gue jadi Alberto Puig

Ha ha ini angan2 yang jauhh dari kesampaian, kelas nya beda jauh hebatan Alberto Puig, cuma saya base on pengamatan dari tayangan motoGP aja he he, namun boleh lah saya perpendapat di blog pribadi gue.

Pic. Respol Honda

Seperti yang saya tulis sebelumnya mengenai pengunduran Jorge Lorenzo di sini salah satu yang menjadi menarik adalah siapa team mate nya MM93 di HRC tahun 2020 nanti.
lanjut membaca…

[Breaking News] Jorge Lorenzo resmi menyatakan pensiun dari MotoGP

Konferensi pers dadakan yang sebelumnya diumumkan oleh Jorge Lorenzo akhirnya membuktikan dugaan banyak pihak bahwa JL99 akan pensiun dari motoGP.
Exceptional Press Converence yang dapat diartikan bebas sebagai konferensi pers luarbiasa untuk mengumumkan sesuatu yang sangat penting dilakukan pada 14 November 2019 di mana hadir juga CEO Dorna Carmelo Ezpeleta diadakan di Sirkuit Ricardo Tormo Valencia Spanyol mengawali race weekend Finale Penutup Musim MotoGP 2019.

Pemilik tiga kali juara dunia MotoGP yang keseluruhannya bersama Yamaha resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari ajang balap motor profesional setelah menderita kombinasi cedera yang silih berganti sehingga membuatnya sulit untuk kompetitif di ajang motoGP.

So siapakah yang akan menggantikan Jorge Lorenzo di Tim HRC, ini akan menjadi sangat menarik dan spekulatif. Ada Johan Zarco, Carl Crutchlow, dan bahkan Alex Marquez. Atau HRC berhasil membajak Fabio Quartararo.

Kita tunggu saja…!!!

MotoGP 2019 Austria, Battle 2017 terulang, Dovizioso menang…!!!

MotoGP Seri Red Bull Ring Austria ini setiap tahunnya menyajikan pertarungan yang epic antar Honda dan Ducati. mungkin tepatnya Marquez vs Ducati. Begitu juga pada Minggu 11 Agustus 2019. Walaupun pada awalnya sempat tercecer sampai posisi ke 5, namun Marquez dapat segera mengejarnya saat 8 putaran berjalan.


lanjut membaca…

HRC kembali bermasalah dengan RC213V 2017

Sepanjang minggu ini pemberitaan mengenai winter test Sepang Sirkuit memenuhi jagad blogger papan atas, terlihat dalam test ini tim tim yang sebelumnya belum berbicara banyak seperti Suzuki, mulai menampakkan geliatnya. Bahkan pabrikan sekelas Honda dengan pembalap Juara Dunia 2016 Marc Marquez tidak mampu menembus 5 besar pada test hari pertama dan hari kedua.

pirro_0-gallery_full_top_fullscreen

Menarik sih menurut TB, karena sepertinya HRC lemah sekali jika kondisi seperti ini, seolah Honda gagal development ecu standar magneti manarelli, menarik bukan…?? Pabrikan sekelas Honda kesulitan karena icu ini he he, sesuatu bangett sehingga pabrikan lain dengan mudah unggul di sesi test ini.

lanjut membaca…

Dua pembalap Honda non pabrikan bikin kejutan musim motoGP 2016

Yahhh bro semua udah lihat aksi Jack Miller dan Carl Cruthlow pada musim 2016 motoGP, berhasil mempercundang pembalap pabrikan. Sejarah telah mencatat. Bahwa dua pembalap ini merupakan pembalap tim satelit yang berhasil mencapai podium tertinggi dalam seri motoGP 2016.
Ini adalah kejutan, karena selama ini yang selalu dijagokan adalah tim satelit Yamaha, namun faktanya yang memberikan bukti adalah tim satelit Honda.

Namun harus disadari bahwa untuk membuat pembalap satelit menjadi kompetitif perlu keadaan cuaca yang berbeda, duo Honda tersebut unggul saat cuaca hujan tidak menentu, soo walau pun perlu kondisi ekstreem agar bisa naik podium, namun setidaknya hal ini memberikan tontonan yang menarik dan membuat motoGP menjadi kembali atraktif he he he…

Ditunggu pembalap satelit lainnya untuk menjadi juara seri. Yang pasti konsistensi Marc Marquez membuat perolehan pointnya semakin membaik.

Bakar bakaran ala HRC

SepangClash ternyata menyisakan cerita cukup panjang. Setelah sebelumnya HRC yang menaungi Marc Marquez lewat bosnya Shukei Nakamoto untuk membuka data telemetri Marc Marquez saat race Sepang Malaysia setelah test pra musim Valencia. Namun ternyata hal tersebut mendapat sambutan yang berbeda dari FIM dan DORNA.

lanjut membaca…