Menjelajah air terjun Limsum Kawai – Aik Nangka Membalong

Terakhir mengunjungi Air Terjun ini kurang lebih tahun 2013, saat itu rute relatif ekstrim, karena akses jalan yang hanya roda dua saja, namun pada tanggal 25 Mei 2017 bersama teman teman saya mengunjungi kembali air terjun ini, dan syukurlah akses jalan sudah diperbaiki oleh penduduk setempat dan roda empat sudah bisa masuk jauhhh ke dalam hutan,sebelum ketemu portal masuk tempat wisata yang dikelola warga setempat.
Tarifnya pun relatif terjangkau, untuk mobil parkir Rp.5.000,- dan perorang dikenai biaya Rp.3.000,- bagi saya tarif ini relatif murah, kenapa..??? Karena saya tahu persis susahnya mencapai air terjun ini saat pertama mengunjunginya. Bisa di cek di sini susahnya mendatanginya, nah kalau sekarang, bisa cek video yang saya unggah berikut begitu mudahnya berjalan kaki treking singkat menuju air terjun ini.

Oya bagi yang pengen tahu pakai tools apa ini infonya :
Kamera : Feiyu Tech Summon Plus 4K Handheld Gimbal
Aplikasi : Wondershare Video

Ngopi di Belitong… Jangan lupa Kong Djie…!!!

Kalau ke negeri laskar pelangi alias Belitong yaa pastinya jangan lupa ngopi, kenapa…??? Walaupun Belitong bukan penghasil kopi namun budaya ngopi adalah budaya turun temurun dari generasi ke generasi. Bahkan Kabupaten Belitung Timur dikenal sebagai kota dengan 1001 warung kopi.

Namun sebenarnya sejarah ngopi di Belitong juga sama panjangnya dengan Belitung Timur.

lanjut membaca…

Mie Goreng Belitong – Kuliner wajib dicoba di Kedai Mak Jannah Belitong

Hei jumpa lagi dengan episode jalan jalan dan makan bagi travelers yang ke Belitong, kali ini TB mau cerita tempat legendaris di Belitong yang telah hadir dari mulai TB belum lahir sampai saat ini, nama tempat kan Kedai Mak Jannah .

img_20160911_071312

Lokasi nya yahh lokasi awal cuma udah direnovasi oleh Pemerintah Kabupaten Belitung menjadi lebih representatif yahhh nama kawasan KV.Senang, letaknya tepat di down town Kota Tanjungpandan, apalagi kalau bukan di kawasan Bundaran Satam simpang lima Kota Tanjungpandan.

Nah tempat ini biasa dijadikan tempat breakfast alias sarapan bagi berbagai kalangan dari dulu hingga sekarang. Kalau dulu para pekerja PN Timah yang lokasi kantor nya di seberang KV Senang biasa ngopi dan sarapan di sini nah kalau sekarang yang sarapan biasanya warga lokal plus wisatawan yang udah tahu magic nya masakan Mak Jannah.

Penulis sendiri punya menu wajib bin favorit kalau breakfast di sini, apalagi kalau bukan Mie Goreng Belitong.

img_20160911_113042

Mie goreng ini dibuat dari mie yang sama untuk membuat mie rebus khas Belitong yang masaknya di goreng, nahhh kalau pesan mie ini kudu sabar nggak secepat mempersiapkan mie rebus, karena mesti di goreng dulu fressshhh from kuali.

Waktu menunggu akan terbayarkan oleh nikmatnya rasa mie goreng yang kita santap, rasa pedas dari lada yang khas ehhmmmmm membuat mie ini beda dengan mie mie yang ada ditempat lain. Oya mie nya adalah buatan lokal jadi bukan dari mie instan, lokasi pabrik mie ada di belakang kawasan KV Senang.

Sooo Travelers jangan lewatkan menu ini kalau ke Belitong, ada banyak menu lainnya yang menjadi khas Belitong seperti gudo udang, kepiting isi, teri goreng dan sambal goreng teri. Semua nya suppperrr dupppperrrrr Yummmmiiiiii….

Kuliner Belitung : Gangan … sop ikan legendaris dari masa ke masa

Belitung sebagai satu destinasi pariwisata baru di Indonesia tentu saja sudah tidak asing lagi di jagad pendengaran Bangsa Indonesia, julukan Maldives nya Indonesia kerap terdengar keluar dari mulut travelers yang telah berkunjung. Nah kalau bicara jalan-jalan ke suatu lokasi rasanya belum lah lengkap jika belum merasakan kuliner khas di tiap daerah.

160904_RAW_gangan_0010-ART

Salah satu masakan lokal Belitong yang telah melegenda dari waktu ke waktu dikenal dengan nama Gangan. Gangan merupakan olahan ikan laut yang menggunakan rempah-rempah sehingga terciptalah hidangan yang lezzzzattt dan menggugah selera. Bagi penulis, ada sedikit perbedaan gangan dengan lempa kuning yang berasal dari Pulau Bangka, dimana rasa lempa kuning cenderung asam, sedangkan gangan lebih cenderung pedas manis, tetapi jangan khawatir kita bisa pesan untuk tidak terlalu pedas saat memesan gangan pada pemilik restoran.

Untuk menikmati kuliner Gangan ini, kita juga harus mendapatkan ikan yang juga bagus, ikan yang biasa dipergunakan dalam membuat Gangan ini supaya maknyuss saat disantap antara lain, Kakap Merah (lokal dialog Sentak), Ketarap (hanya bagian Kepala saja, dan pilih yang beratnya lebih dari 1 kilogram karena kalau kurang dari 1 kg biasanya ikan memiliki bau khas), Kurisi.

Nah biasanya restoran atau warung warung yang menjual seafood semuanya menyediakan menu gangan. Soo nggak usah khawatir bagi travelers yang pingin nikmatin hidangan ini. Tersedia di semua warung makan lokal yang menjual hidangan sea food.
Namun tentunya travelers perlu rekomendasi di mana saja sihhh tempat yang menjual hidangan gangan dengan rasa top markotopppp….!!!!
Baik penulis coba kasih rekomendasi dan tempat yang direkomendasikan telah penulis coba ya…

Pertama di kota Tanjungpandan sendiri :
– Warung makan Dapoer RR
Lokasi di Jalan Jl.Pattimura sebelah gg sukun, Tj. Pendam, Tj. Pandan,, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Travelers bisa temukan di google maps.
Hidangan sudah dibuat per porsi dengan ikan kakap sentak sebagai menu utama, rasanya makyusss abisss kalau menurut penulis dan bikin ketagihan he he he …

Di seputaran Tanjungtinggi / Pantai Laskar Pelangi
– Rumah makan D04/Bang Udi
– Rumah Makan Cong Bu
– Kampong Dedaun

Belitung Timur.
– Rumah Makan Fega

Oke travelers itulah sedikit rekomendasi dari penulis mengenai salah satu kuliner khas Belitong, negeri laskar pelangi… Semoga bermanfaat ya.

Ketika akulturasi menjadi sempurna : fanngin thongngin jit jong

Kalau berbicara pembauran yang sempurna atau boleh dikatakan mendekati sempurna, mungkin Pangkalpinang dan pulau Bangka merupakan salah satu tempat yang memang boleh dikatakan layak menjadi role model bagi kebersamaan antara etnis pribumi(fanngin) dan keturunan (thongngin).

IMG_20160717_205447

lanjut membaca…