Merebut pasar dan menjaga konsumen

Hal yang selalu diinginkan setiap pabrikan roda dua ya sebagai market leader sehingga dappat untung yang banyak, namun saat belum menjadi juara pasar maka tentu segala daya upaya dilakukan agar bisa menjadi market leader. Nggak sedikit dana dihabiskan, nggak sedikit usaha dilakukan. Semua dilakukan agar bisa menjadi market leader, jumlah menang nggak penting yang penting diatas kompetitor betul nggak he he he, menang satu motor aja nggak apa-apa yang penting menang.. Betul nggak ???

cv95sji_mcm

Untuk jangka pendek alias short term langkah tersebut oke oke saja, namun sebenarnya hal tersebut perlu dihindari untuk menghindari pekerjaan tambal sulam, karena konsep asal menang akan membuat strategi penjualan adalah strategi tambal sulam dan instan akibatnya sangat rentan akan pukulan balik kompetitor.

Soo bagaimana yang harus dilakukan…? Pertama posisi Anda dimana..? Market leader atau mencoba menjadi market leader. Jika mencoba menjadi market leader, maka kita akan berhadapan banyak hal, namun musuh terbesar ada mindset konsumen, kalau cuma produk kompetitor semua bisa di amati, tiru , modifikasi yang lebih baik sehingga produk bertambah valuenya. Nah kalau bicara mindset konsumen Anda bertemu dengan hambatan yang unik.

Pertama Anda harus pastikan penyebab mindset konsumen terhadap produk kompetitor sehingga begitu kuat, apakah karena kurang informasi dan pengetahuan akan produk Anda, atau kompetitor melakukan penjagaan yang ketat terhadap konsumen dengan kegiatan – kegiatan yang memanjakan konsumen. Atau karena konsumen mengalami bad experience terhadap produk Anda. Semua ini harus Anda peta kan agar dapat mengambil langkah berikutnya.
Penting banget mengetahui penyebabkan agar Anda dapat melakukan threatment terhadap permasalah dengan tepat. Sering kali tim di lapangan menerapkan pola yang sama dengan tempat lain, ini sebenarnya bisa saja ketika memang permasalahannya sama, namun menjadi tidak efektif saat permasalah yang terjadi berbeda. Soo be creative jangan hanya asal comot cara orang lain.

KeduaJika akar permasalahan telah ditemukan, dan langkah-langkah perbaikan sudah dipastikan, jangan lupa bahwa Anda telah memiliki konsumen yang harus dirawat untuk tidak kaburr ke kompetitor, tentunya ini juga penting, jangan seperti kebanyakan permainan sepak bola, karena ketinggalan maka sibuk menyerang dan pertahanannya menjadi lengah sehingga bukannya menambah skor tetapi justru semakin banyak kebobolan. Artinya boleh saja kita sibuk melakukan program mengakuisisi konsumen kompetitor tetapi tetap tidak boleh lengah menjaga konsumen sendiri, karena harus disadari biaya akuisisi konsumen jauh lebih besar dari biasa maintenance konsumen.

Dua langkah sederhana diatas harus dilaksanakan dan ditinjau secara konsisten, karena percuma tools super canggih jika tidak konsisten dan tidak sesuai lokasi dan kondisi di wilayah masing-masing. Konsistensi dan kreatifitas akan membawa ke muara kemenangan dengan cara yang sulit untuk diserang balik oleh kompetitor. Mau coba..? Silahkan, nggak mau ya tidak kenapa kenapa…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s