Cerita lama terulang kembali…???

Begitu baca di blog papan atas tmcblog, TB melihat adanya usaha yang nyeleneh dari oknum katakanlah berkenaan dengan peluncuran XMAX250. XMAX250 memang banyak ditunggu konsumen Indonesia, karena harga yang kompetitif. Namun dibalik kesuksesan memukau konsumen Indonesia kembali muncul permainan baru yang dilakukan segelintir oknum untuk mengeruk keuntungan berlebih CMIIW

Motor tidak bisa dibeli tunai alias cash, harus dengan cara kredit OMG. Kondisi ini terjadi saat Vixion lagi laris-larisnya. Kalau kondisi ini terulang kembali sangat diyakini bahwa Yamaha kembali akan terpuruk ke dua kalinya, ditengah usaha terus mengejar ketertinggalan dari kompetitor terdekat mereka Honda.
Memang April 2017 Yamaha berhasil bertumbuh lumayan baik, namun perlu diingat market share Yamaha pernah menyentuh hampir 50%, artinya masih jauhh dari masa masa kejayaannya.

Soo Yamaha kudu segera bertindak dengan kondisi seperti ini, kalau nggak siap siap aja…

Forza 250cc…. ah masih jauhhh…

Perkenalan XMAX 250 memberikan spekulasi baru di kalangan pencinta roda dua bagaimana dengan kompetitor abadi Yamaha, akankah juga merilis matik 250cc sebagai lawan sepadan bagi produk mereka. Namun menurut saya Honda nggak akan segegabah itu dan nggak bakalan gaduh dengan kehadiran XMAX 250cc, justru NMAX 155 yang perlu dan patut dibuatkan lawan sepadannya.

honda-forza-15-02

Matik 250cc pasarnya dalam prediksi saya nggak bakalan terlalu signifikan, apalagi kalau bukan pengaruh harga, TB juga belum melihat antusiasme pada segmen ini dibandingkan dengan sport 250cc untuk itu dengan kenyataan ini, TB meyakini kalau Honda wait and see saja di sini, nggak bakalan jadi pelopor.
lanjut membaca…

Yamaha Tricity 40jt, siap-siap PCX modarrr…!!!

Melihat gerakan Yamaha disegmen matik premium, sepertinya Honda kudu waspada dan tidak boleh menganggap hal ini sederhana saja, karena untuk membungkam setiap gerakan kompetitor Honda harus selalu memberi jawaban dari setiap kebutuhan konsumen baik dari sisi fungsionalitas maupun life style.

lanjut membaca…