GSX-R150 jangan nanggung…!

Kelas 150cc sport memang lumayan gurih, selain itu juga penguasaan segmen ini dapat dipastikan menguasai segmen sport secara keseluruhan. Artinya barometer segmen sport ya disegmen ini untuk market share. Segmen ini pun kalau di breakdown akan menjadi dua kategori yaitu fairing dan naked. Secara logika untuk masuk ke segmen fairing jauh lebih mudah untuk berbicara karena memang semua pemain disegmen ini memang baru masuk kepasar Indonesia.

screenshot-from-2016-12-07-232443

Nah disinilah kenapa segmen ini masih relatif dinamis, terbuka peluang bagi pabrikan yang bisa memenuhi selera konsumen untuk menjadi raja di segmen ini.
Kehadiran Suzuki dengan GSX-R150 di kelas fairing jelas memberikan pilihan baru bagi penyuka segmen ini. Yang menurut TB yang mesti menjadi perhatian Suzuki adalah mereka harus benar-benar serius di segmen ini. Serius nya bagaimana, memang pabrikan pasti serius lah, namun yang kudu diseriusin adalah selera konsumen, jangan pakai minset sendiri, pakai mindset konsumen.
lanjut membaca…

Iklan

#Press Release : Suzuki Tingkatkan Kualitas New Satria FU150 Tembus Euro 3

PT. Suzuki Indomobil Sales (PT. SIS) 2W memenuhi komitmennya sebagai APM sepeda motor Suzuki di Indonesia untuk selalu memberikan peningkatan kualitas produk secara periodik demi kepuasan dan pengalaman konsumen dalam berkendara. Pada pertengahan tahun 2015 ini, PT. SIS memberikan sentuhan baru pada varian terpopuler yaitu New Suzuki Satria FU150 yang telah berhasil menembus regulasi emisi EURO 3.

New Picture (3)

lanjut membaca…

Give the manager number isn’t a solution…!!!

Kalau ada masalah hubungi saja managernya..!!! Kadang kalimat ini seperti kalimat sakti, tetapi apakah betul, kalau betul nggak perlu call center dong ???

Nah disinilah point penting, di era marketing 3.0, hubungan one to one person, yang mengedepan rasa bangga, pengakuan akan pentingnya seseorang secara emosi telah bergeser ke arah hubungan yang mengedepan kan konsep spiritual. Kokkk ???

halo bca

lanjut membaca…

Pasar Skutik di bawah 10 jeti, akankah ATPM Jepang bermain ???

Sepanjang yang penulis ketahui sampai dengan April 2011, satu-satunya pabrikan motor yang menjual Skutik dengan harga di bawah 10 Juta adalah viar motor dengan produknya skutik Vior.

Dari awal munculnya di Indonesia, pabrikan motor China, Taiwan, maupun India selalu menerapkan strategi harga untuk melakukan penetrasi ke pasar R2 Indonesia.

Keberanian Viar membanderol skutik dengan harga di bawah batas psikologis pabrikan Jepang, disamping menimbulkan kesempatan tetapi juga menyisakan pertanyaan konsumen mengenai kualitas barang yang dijual.

Walaupun begitu bagi konsumen yang sensitif terhadap harga alias pingin yang murmer makan skutik ini adalah pilihan dan itu terbukti di lapangan kalau permintaan terhadap skutik murmer ternyata cukup tinggi.

Dari penelusuran di Internet mesin 152 QMI yang dipergunakan, merupakan mesin matic dari pabrikan China .

Apa yang dilihat oleh manajemen Viar adalah adanya kekosongan akan pasar di segmen very low entry untuk skutik, yang memang sebelumnya mereka juga bermain untuk kelas bebek. Nah jika saja pasar ini ke depan menjadi sangat cerahhh… apakah pabrikan jepang semisal Honda atau Yamaha akan bermain..????

IMHO, mungkin ya mungkin tidak, tetapi sebenarnya ada peluang yang cukup bagus jika pabrikan Jepang mau bermain di segmen ini, misalkan saja Suzuki, selain berjibaku dengan pabrikan Jepang lainnya dikelas yang sudah ada, tidak ada salahnya jika suzuki menyiapkan produk yang bisa bermain di very low entry (istilah saya) ini, karena akan sangat menguntungkan bagi Suzuki dalam hal mendongkrak penjualan dan penguasaan pasar yang ada.

Kenapa justru Suzuki pabrikan Jepang yang punya peluang ??? (IMHO) Yah tentu cukup dengan data yang ada tidak satupun skutik Suzuki mampu bertanding di 5 besar pasar skutik Indonesia :

Dari data diatas kelihatan bahwa skutik Suzuki belum berdaya menghadapi gempuran skutik Honda dan Yamaha, karena itu IMHO gak ada salah Suzuki ambil jalan muter untuk membuat penjualannya moncerrr.

Pertama adalah Suzuki mesti punya produk yang menyandang nama besar Suzuki dan memiliki harga yang terjangkau, bisa saja dengan spekdown Spin, sehingga akan muncul Spin versi value atau istilah AHM “Fit”. Nah kemudian dengan kebijakan harga yang secara psikologis akan mengguncang pasar skutik tanah air, misal saja Spin Value dijual dengan harga  9 jtaan, yang akan membuat konsumen very low entry berfikir .. dan akhir nya meletakkan pilihan kepada Spin, karena tentu akan lebih banyak keuntungan didapatkan jika memilih Spin Value, seperti jaringan 3 S, nama besar Suzuki dan lain sebagai.

Terakhir ini semua berpulang kepada Suzuki sendiri, mau dan mampukah mereka membanderol murah produknya sehingga menjadi sangat masal yang sudah tentunya mendukung penguasaan pasar Samurai satu ini.

Just My Simple Opinion