Upgrade Darktable dari Github

Setelah berhasil install Darktable dari github saya agak bingung ehh kalau ada upgrade gimana ya..? Bisa nggak ..?? Eh ternyata gampang. Cukup buka terminal dan ikut langkah-langkah berikut ini.

1. Buka terminal, pindah ke direktory dimana darktable awal copy dari github dalam hal ini kalau saya di direktory darktable di home folder.
Jalan kan perintah git pull


lanjut membaca…

Iklan

Darktable 2.7 ternyata banyak fitur baru

Setelah berjuang untuk bisa instalasi Darktable 2.7 dari Github dan berhasil seperti yang saya sampaikan di sini, karena fitur Lut 3D yang saya ingin coba ternyata belum bisa saya klik dan sedang mencari tahu penyebabnya apa. Saya mencoba DT 2.7 ini untuk melakukan editing berkas RAW dari Sony A7III


lanjut membaca…

Fotografi dan software open source

Mungkin beberapa tahun yang lalu masih sangat sulit menemukan software yang betul-betul dapat mendukung fotografer ketika hendak menggunakan produk open source dalam kegiatan post processing mereka, namun saat ini terutama bagi TB software open source sudah sangat baik dalam mendukung kegiatan post processing foto.

lanjut membaca…

Melinux kan Windows

Dunia opensource memang mengasikkan, itulah yang menyebabkan penulis begitu mencintai Ubuntu linux, yahh betul betul bikin nyaman lah, nggak terlintas untuk pindah ke lain hati he he he… Kemudahan kemudahan yang ditawarkan Linux terutama untuk operasi sederhana sehari hari, misal saja resize file foto, buka di terminal dengan klik kanan dsb dsb.
Kemudahan kemudahan sepele yang ditawarkan oleh Linux ini membuat saya bertahan sebagai pengguna linux dar tahun 2002, namun karena kebutuhan pengolahan berkas RAW yang semua begitu ditangani dengan baik oleh aplikasi Linux Darktable pada akhirnya terdapat masalah yang unsolved di aplikasi tersebut, mulai dari warna yang kehijauan, plus warna yang ngeblok hitam saat saya menggunakan konfigurasi RAW bawaan Kamera Canon 5DS yang saya miliki.

lanjut membaca…

Ternyata google pun bisa salah identifikasi

Hal yang aneh ketika TB rasakan saat melakukan verifikasi email client evolution sebagai mail client di ubuntu linux. Proses verifikasi berjalan normal dan berhasil, namun hal yang menggelikan adalah ketika google mengatakan bahwa saya login menggunakan safari on linux, helllooowww google, di linux ora ono masss browser Safari wkwk wkwk wkwk

Xi xi intermezo ajahh, memang nggak adalah pengaruhnya sihh, artinya memang selama komputer yang digunakan untuk login adalah komputer pribadi bukan publik pc yang banyak bertebaran. Nah bagaimana menurut pembaca teras belitong…????

Pakai speaker USB di Ubuntu Bissaaa…!!!

Akhirnya saya nggak tahan juga pakai Windows, biasa blibet menurut TB, banyak hal yang mesti dikustom saat pengen mendapatkan kemudahan ala linux. Yahh banyak sihh, belum lagi mesti install Antivirus hmmm, akhirnya dari pada pusying pusying install ulang dengan dengan Ubuntu 17.04 done..!!!
Namun setelah install semua software untuk pekerjaan selesai lupa satu hal bahwa speaker eksternal yang dipergunakan adalah tipe usb. Nggak lewat jack audio. Soo kepikiran bisa nggak ya..??? Ya udah dicoba dulu.

Ternyata gampang saja dengan cukup memindahkan sound setting ke digital output atau ke analog output, speaker usb langsung berbunyi normal. Joss gandosss lah nggak usah takut pakai Linux tho he he he

PDFSam di Ubuntu 16.04

PDFSam atau PDF Split and Merge merupakan aplikasi yang cukup bermanfaat untuk mengelola berkas PDF yang hendak diuraikan maupun digabungkan. Nah saya pun merasakan manfaatnya ketika menggunakan program ini, sehingga nggak heran ketika upgrade ke ubuntu 16.04, PDFSam menjadi salah satu aplikasi yang saya tetap instal.

awal

lanjut membaca…

Back to Ubuntu againnn…!!!

Karena kebutuhan istri menggunakan windows beberapa bulan yang lalu TB sempat menggunakan Windows 7 untuk kebutuhan sehari hari di rumah, tetapi karena istri telah memiliki pc sendiri akhirnya TB balik lagi ke Ubuntu, bukan apa-apa kerasa banget sulit nya kalau pakai windows, he he, kalau udah biasa pakai nautilus buat beberapa pekerjaan misal saja resize picture jelas menyita waktu bangettt, kalau nautilus klik kan resize, selesai.
Belum lagi yang lain, hobby TB foto juga sangat terhalang saat menggunakan Windows, tidak ada software yang biasa TB pergunakan yaitu Rapid Photo Downloader dan darktable.

GNU-Wildebeest_by_Riley-Brandt_CC-BY-SA-3.0

He he yooo wesss, nanti tak ceritaan asyikknya pakai Ubuntu untuk bermain-main dengan RAW file ya he he he ciayoooo…..!!!