Rencana Pengalihan Arus Lalu Lintas Dalam Rangka Pelantikan Presiden & Wakil Presiden Republik Indonesia Senin 20 Okt 2014

Just info buat rekan-rekan yang di Jakarta TB Copy Paste dari link di sini.

Pengalihan arus lalu lintas dalam rangka pelantikan dan pengambilan sumpah Presiden RI Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Gedung DPR-MPR RI Jl. Gatot Subroto bersifat situasional. Kepolisian akan memberlakukan buka tutup disejumlah ruas jalan.
1. Alih Arus Tl Harmoni:
– Penutupan Jl.Majapahit
– Kendaraan dr arah utara dialihkan ke Jl.Juanda atau ke JL.Suryo Pranot0
2. Alih Arus TL. Oteva
– Penutupan Jl.Medan Merdeka barat arah Selatan
– Kendaraan diarahkan menuju Jl.Majapahit – Harmoni.
3. Bunderan Air Mancur
– Penitupan Jl.MH Thamrin arah Selatan dan penutupan di JL.Merdeka Barat .
– Kendaraan diarahkan menuju Jl Merdeka Selatan & JL. Budi kemuliaan.
4. TL. Kebon Sirih
– Penutupan Jl.MH.Thamrin arah Utara dan Selatan
– Kendaraan diarahkan menuju ke Jl.Sabang ke kanan Kebon Sirih – Tugu Tani.
5. TL.Sarinah
– Penutupan di Jl.MH Thamrin arah Utara & Selatan.
– Kendaraan diarahkan menuju Jl Sabang – kekanan Jl.Wahid Hasyim /diluruskan ke Kb Sirih / kanan Tugu Tani.
6. Bunderan HI
– Kendaraan diarahkan menuju ke Jl.Imam Binjol – Tl Cokro – dst
– Kendaraan diarahkan menjuju Tl.Jl.Tanjung Karang – Jl.Kendal – dst
7. Dukuh Atas
– Penutuoan Dukuh Atas arah Utara .
– Kendaraan diarahkan menuju ke Jl.Dukuh Bawah.
8. Dharmala
– Penutupan di Jl.Jend.Sudirman arah Utara
– Kendaraan diarahkan menuju Jl.Mas Mansyur – TL. Karet Bivak- dst.
9. Semanggi
– Penutuppan Jl.Jend,Sudirman arah Utara/HI
– Kendaraan diarahkan menuju Jl.Gatot Subroto arah Timur ( arh Cawang)
– Kendaraan diarahkan kearah Selatan ( Blok M)
10. Bunderan Senayan
– Penutupan Jl Jend.Sidirman arah Utara/Semanggi
– Kendaraan diarahkan ke Jl.Hang Tuah
– Kendaraan diarahkan ke Jl.Sidsingamangaraja.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Restu Mulya Budianto mengatakan pengalihan arus lalu laintas akan bersifat situasional. “Pada hari H, Polri pasti melihat kondisi perkembangan lalu lintas,” .

Dimbau agar masyarakat yang ingin ikut merayakan pelantikan Presiden dapat merayakannya di lokasi perumahan saja. “Masyarakat sebenarnya tahu Jakarta bakal lalin padat, maka lebih baik merayakannya dengan menonton pelantikan di rumah,” ujar Kombes Pol Restu.( tmc)

Iklan

Mentaati aturan tidak diukur dari kejadian

Aturan tetap aturan ada event alias kejadian atau tidak, banyak kalangan ketika tidak terjadi kejadian, menganggap break the rule itu hal yang biasa, bahkan terkesan membolehkan, ada diskresi lah he he, but kalau seperti itu kapan Hukum jadi panglima, kapan aturan jadi tolak ukur.???

Banyak hal sepele yang membuat kita sulit mematuhi aturan tetapi menurut TB itu hanyalah masalah pembiasaan, pembiasaan terhadap hal sederhana inilah yang nantinya membuat aturan jadi panglima, jadi tolak ukur, jadi acuan.

Untuk menjadi bangsa yang beradab tentulah perlu usaha untuk konsisten dalam melaksanakan aturan yang ada, kalau sudah menjadi aturan harusnya dilaksanakan tanpa pandang bulu. Kalau udah bicara ini cakupan jadi luas sih.. nggak selesai selesai dibahas.

Tapi sederhananya kita mulai dari diri sendiri saja, sederhana kalau naik motor ke masjid ya pakai helm, kalau jemput anak ya pakai helm, kalau ke warung ya pakai helm, biar pun dekat, biar pun kelihatan dari rumah, naik motor ya pakai helm. Kalau nggak mau pakai helm yahh tinggal jalan kaki saja… pisss…!!!