Nyetrit sambil ngopi di Manggar kota seribu warung kopi

Manggar adalah ibu kota Kabupaten Belitung Timur, dari dulu terkenal dengan kebiasaan unik masyarakatnya sehingga membuat warung kopi tumbuh subur seperti jamur di musim hujan. Kebiasaan ngopi ke warung kopi walau pun di rumah bisa membuat sendiri, bahkan saat menjamu tamu yang sudah akrab saat berkunjung kerumah.


lanjut membaca…

Blind shoot

Ini sebenarnya istilah saya pribadi saja, kenapa muncul istilah ini, yaaa karena keadaaan yang membuat saya melakukan pemotretan dengan istilah blind shoot. Apa sih maksud blind shoot itu sendiri, istilah ini saya pakai saya memotret tanpa menggunakan view finder baik eletronik maupun optikal, ataupun juga melihat lcd untuk menentukan komposisi maupun objek foto. Soo saya hanya mengandalkan moncong depan lensa untuk mengira-ngira objek maupun komposisi.


lanjut membaca…

Agar file system exFat terdeteksi di Ubuntu

Saya agak terkejut ketika memasukkan SDHC Card dari Kamera Sony A7III ke mesin Ubuntu, ternyata tidak terdeteksi dengan mengeluarkan pesan berikut.

Ou ternyata file systemnya adalah exFAT, bukan FAT32 seperti yang dipergunakan oleh Lumix GX85 saya. Apa itu exFAT bisa di cek di sini.
Ya sudah googling ternyata solusinya gampang tinggal install dukungan linux terhadap file system tersebut kalau di Ubuntu perintah instalasinya :

sudo apt install exfat-fuse exfat-utils

Selesai instal, cabut memory dan masukkan ulang, maka Ubuntu akan otomatis membuka memori

Note : Saya menggunakan ubuntu 19.04

Darktable Styles

Seperti halnya program pengolahan RAW foto lainnya, darktable pun memiliki preset, seperti lightr**m preset biasa disebut dtstyle. Fungsinya sama. Dan kitapun bisa membuat sendiri dstyle kita masing-masing sesuai dengan selera yang kita inginkan.

Jika ingin mendapatkan yang sudah jadi dtstyle dapat diunduh di website repository nya di dtstyle.net. Bagaimana cara mengintegrasikan ke dalam Darktable ? Mudah kok.

lanjut membaca…

Jangan nunggu cetar

Foto sunrise atau sunset memang pengennya dapet yang cetar badai, biar keren kali ya he he, akibatnya kalau nggak cetar nggak jadi moto..? Kalau saya sih cetar nggak cetar tetap aja berangkat moto, kenapa, foto itu nggak ada yang salah, mau cetar atau nggak cetak nggak salah, yang pertama kita harus suka dengan foto yang kita buat.

Bagi saya cetar adalah bonus saja, memoto tetap bisa dilakukan kapan pun, yang perlu kita latih adalah rasa dan intuisi kita, sehingga foto yang kita hasilkan saat itu, apapun kondisinya punya makna dan kita sukai, syukur-syukur bisa bermanfaat buat orang lain.

lanjut membaca…

Fotografi dan software open source

Mungkin beberapa tahun yang lalu masih sangat sulit menemukan software yang betul-betul dapat mendukung fotografer ketika hendak menggunakan produk open source dalam kegiatan post processing mereka, namun saat ini terutama bagi TB software open source sudah sangat baik dalam mendukung kegiatan post processing foto.

lanjut membaca…