Menjaga pelanggan jauh lebih mudah dari Pada mencari Pelanggan Baru

Pengalaman ketika saya membeli makanan di suatu tempat distibusi makanan ringan, first sight nih tempat oke punya karena item luar biasa banyak, tempat yang mumpuni dan jenis barang yang begitu banyak sehingga orang akan mudah datang dan melaukan transaksi di situ. Layanan antar ke rumah dan pesanan mudah via telepon makin menambah nilai positif tempat tersebut.

Sayangnya seiring waktu terlihat kebobrokan yang mereka miliki, mulai dari janji tidak tepat waktu, kemasan barang yang diterima amburadul dan tidak nyaman dipandang mata, tentunya membuat nilai yang mereka miliki berkurang. Sampai yang paling parahhhh dalam satu dus makanan ada dua tanggal expired, itu menandakan dus tersebut sudah pernah dibuka dan dicampur antara barang baru dan barang lama.

Paling tidak nyaman, ketika kita klaim barang untuk diganti ditolak dengan alasan sudah lama… Hemmm Ya sudah lahhhhhhh…… Selamat menuju Kehancuran.

Saya putusin nggak lagi berbelanca ditempat tersebut.

Pelajaran yang dapat diambil adalah :

Ketika pelanggan kita sudah tidak percaya dengan layanan kita, dan memang kita punya layanan bobrok maka dengan sendirinya word by mouth adalah senjata pemusnah masal yang canggih. seperti halnya dengan kasus saya saya akan berikan NOT RECOMMENDED SELLER.

Sangat tidak baik sekali bagi kita karena pelanggan yang pada awalnya adalah sesuatu yang membantu kita dalam membangun usaha ternyata akan menjadi musuh kita yang menghambat usaha kita.

Think about it’s, Just My Simple Opinion…

Pilih-pilih Modem GSM, mana yang paling Oke

Pilihan modem GSM (3G/HSDPA) banyak sekali saat ini, sering sekali saya menemui orang yang begitu FANATIK dengan suatu brand / merek, padahal dia sendiri tidak paham ESENSI dari modem itu sendiri he he he…

Betul … pernah saya ditanya … Bang Ada modem O2 nggak??? he he, Memang sejak kapan O2 buat modem sendiri, yah itu lah konsumen Indonesia unikkk banget, nggak tahu kalau O2 yang mereka beli itu pakai merk huaw** yang dipaket oleh operator O2, nah lo.. atau O2 yang pakai modem buatan ZT* yang juga dipaket bersama oleh layanan Operator O2.

Kedua merk yang saya sebutkan di atas adalah buatan China, he he jadi pakai modem China dong….:-) yupsss, but kita harus tahu bahwa tentunya nggak semua barang produk China nggak berkualitas, contoh saja kedua merek tersebut, O2 memaket kedua merk modem tersebut dengan layanan mereka.

JAdi… Kudu cerdasss memilih, acuannya apa????? Apakah yang harga mahal, apakah merek terkenal atau kah pengalaman dari pengguna dan sebagainya… Yupss berikut saya berbagi tips memilih Modem GSM biar nggak Over Price alias barang yang murah dibayar dengan harga mUaaaahalll ..

1. Ingat Prinsip, BARANG BAGUS UDAH PASTI MAHAL, barang MAHAL belum tentu BAGUS…!!! bingung…. gini kawan.. intinya jangan liat barang dari harganya tapi dari kualitasnya… Bagaimana dong caranya? Kan saya awammm… Yahhhh … Ketika kita mau berbelanja nggak salah dong kalau kita BERTANYA pada penjual mengenai barang kita beli…(kalau gini sih pasti penjualnya akan bilang baguussss… 😛 ) Tentunya penjual akan bilang bagus tetapi jika penjualnya jujur dan paham dia akan mengupas tuntas spesifikasi dan plus minus dari suatu produk, kenapa??? Gak ada produk yang nilai plusss semua pasti ada minusnya cuma tinggal pilah pilih… Apakah nilai plus tersebut memang kita butuhkan dan nilai minus yang dijelaskan akan merugikan kita… Kongkritnya….

2. Kongritnya, karena nie berhubungan dengan Modem GSM kita langsung saja ambil contoh :

Kecepatan maksimum yang ditawarkan modem. Dipasaran saat ini per 12/11/2010 dikenal istilah HSDPA, HSUPA, HSPA+ pilih yang mana?

HSDPA ada yang 1,8 Mbps, 3,6 Mbps, 7.2 Mbps…. di sini kita perlu sedikit realistis dengan kenyataan yang ada di lapangan, kita sering mengagung-agungkan  modem kita punya kecepatan 7,2 Mbps, tapi pernahkah kita BERTANYA… apakah kecepatan tersebut memang ada???? Pernahkah kita menjelajah internet dan merasakan kecepatan tersebut??? Pengalaman kami dilapangan dengan modem yang memiliki Downstream 3.6Mbps sudah lebih dari cukup … kenapa ? Karena sampai hari ini kami belum pernah mendapatkan kecepatan tersebut.. Soo JANGAN BAYAR MAHAL untuk sesuatu YANG TIDAK PERNAH KITA RASAKAN. Karena nilai ini akan membuat perbedaan harga modem yang cukup signifikan.

3. HSDPA, HSUPA, HSPA+

Berbicara teknis seperti ini, yang perlu kita pahami adalah layanan Internet yang kita pergunakan apakah harga langganan yang kita bayar benar-benar akan mendapatkan spesifikasi teknis di atas. Karena berdasarkan PENGALAMAN lagi … kebanyakan pengguna internet di Indonesia menganut mau layanan MURAH tetapi CEPAT/BAGUS, jadi balik lagi ke hukum awal bahwa SEMAKIN BAGUS layanan yang kita inginkan tentu HARGA yang kita BAYAR semakin MAHALLLLLLL, so jangan berharap cuma dengan membayar CEPEK CENG sebulan mau dapat kecepatan MURNI 1 Mbps.

Jadi kalau kita cuma langganan layanan internet 100rb perbulan makan modem dengan teknologi HSDPA 3.6 Mbps udah sangat cukup nggak mesti HSUPA apalagi HSPA+

4  MEREK APA..????

Ini yang menjadi perdebatan banyak pengguna Modem GSM ada yang menyatakan merk A lah yang terbaik, ada yang menyatakan merk A kurang baik dsb dsb dsb.

Padahal banyak faktor yang menentukan pendapat-pendapat tersebut diatas, misalkan saja, masalah panas pada modem, peletakan modem pada port USB akan sangat mempengaruhi panas yang terjadi, jika modem diletakkan pada sisi port USB yang ada kipas buang udara dari dalam bodi notebook, hal ini tentunya akan membuat modem tersebut akan terasa cepat panas karena sebenarnya ada panas dari udara buang dari dalam notebook, untuk itu perlu penelaahan mendalam jika menyatakan ulasan mengenai merek yang layak digunakan.

5. SO… Jadi Bagaimana ..???

Cara tergampang berdasarkan Pengalaman, adalah memilih Modem yang sudah diUnlock dan dibundel bersama operator ternama semisal O2, T-Mobile, Vodafone, Mobinil, SmartBro dan merek menjadi nggak berguna di sini karena kita mengambilnya dari SOP yang dimiliki oleh operator-operator ternama tersebut.

6. Faktor Lain yang perlu diperhatikan…!!!

Fasilitas untuk kit tambahan semisal Antena, MicroSD menjadi perlu kita perhatikan ketika memang itu kita perlukan, semisal daerah kita sinyal 3G sering merem-melek maka kit Antena eksternal menjadi hal yang wajib agar modem dapat memegang sinyal 3G dengan baik, untuk hal ini perlu kita mempertimbangkan membeli modem yang memiliki fasilitas untuk menyambungkan dengan Antena eksternal.

~~~ Semoga Bermanfaat ~~~

Pengajaran TI di SMA/SMK harusnya berbicara Hasil bukan Tools

Sering saya menemui anak SMK atau SMA membuat tugas mata pelajaran Teknologi Informasi selalu berbangga dengan tools yang mereka gunakan, padahal dari sisi legalitas mereka jelas-jelas salah karena menggunakan perangkat lunak Bajakan.
Kenapa sang murid bisa seperti ini, tidak lain dan tidak bukan bersumber dari sang pemberi tugas dalam hal ini guru mata pelajaran tersebut yang mengharuskan menggunakan perangkat lunak yang nota bene cuma bisa di dapatkan dengan melakukan pembajakan. huhhhhh….
Nggak lucukan kalau murid diberikan instruksi “Kalian harus menggunakan dengan Cor*l 10” dan sebagai-sebagainya, harusnya seorang guru lebih kreatif sehingga menyebabkan anak didiknya menjadi tertular kreatifitasnya.
Misalkan saja dengan lebih berorientasi hasil dari suatu pekerjaan, tool yang digunakan sepenuhnya murid yang tentukan sehingga terjadi “BANYAK JALAN MENUJU ROMA”
Sisi lain guru teknologi informasi juga harus mengerti dengan aturan hukum yang berlaku di wilayah Republik Indonesia sehingga akan lebih memahami dengan apa yang menjadi tugas serta tanggungjawabnya sebagai Guru pelajaran TI.

Ditunggu kreatifitas Anda, Hanya sebuah Opini Saya