BMW 310 GS sudah tersedia di Online Shop Indonesia

Bagi penyuka produk Bavarian yang memang terkenal dengan kekuatan brand imejnya BMW, terdapat versi low budget (nggak low low amat sih buat TB) yang memang sudah lama ditunggu oleh penyuka brand dengan lambang baling baling pesawat ini.
Kekuatan brand ini membuatnya pede merilis dengan kubikasi yang tidak umum, artinya lho suka silahkan beli, nggak suka ya nggak apa apa he he he.

lanjut membaca…

Iklan

Motor Jepang jadi pilihan bukan hanya karena harga broo…!!!

Jujur saja kalau TB beli motor Jepang pertama bukan hanya lihat harga…!!! Kalau beli harga murah ya beli saja motor China kan murah he he, nah motor Jepang itu memadukan antara harga terjangkau, ketersedian part yang baik, serta daya tahan alias durabilitas terhadap kondisi jalan dan lingkungan di Indonesia.

black-dagger

Salah besar kalau menghakimi seolah olah memilih motor Jepang karena harga, namun perpaduan faktor-faktor yang TB sebutkan itulah yang membuat motor Jepang dipilih. Nah yang lucu justru motor Eropa, kenapa baru sekarang mau turunin harga…??? Spek Down…???? Kalau nggak spekdown artinya selama ini jualan untung besar dong…!!!

Kalau TB sih melihat masing masing punya segmen lahhh, kalau motor Eropa saat ini biar dijual murah untuk kubikasi kecil jelas perlu waktu untuk menggurita, pabrikan Jepang ketar ketirrrr…??? Nggak lahh, dari mana rumusannya ketar ketir..??? Silahkan hitung market share, namun dengan masuknya Eropa dengan price value yang mumpuni, jelas akan membuat pabrikan Jepang semakin berinovasi untuk memberikan value lebih agar brand mereka tidak ditinggalkan oleh konsumen.

So sebagai konsumen dengan bermainnya brand Eropa dengan harga yang masuk akal di pasar Indonesia, harus cerdas dalam menganalisa kebutuhan kita dengan motor yang ada, sooo motor Eropa atau Jepang sama aja hujan kehujanan panas kepanasan.. 😀 😀 pilih yang memberikan lebihhh buat konsumen, baik penjualan, suku cadang, perawatan, penggunaan. Sooo cerdas saja jangan dengerin bisikan setan he he he 😀 😀

Salah memilih … nggak laku.

Yahhh, kisah sedihhh motor-motor not main stream yang coba menggandeng nama besar tapi ditampik oleh konsumen, dinistakan hik hik hik…!!! Tetapi kalau mau ditelisik lebih jauhhh penistaan bukanlah salah konsumen tetapi lebih kepada salah produsen itu sendiri, salah dalam menganalisa pasar, akibatnya ketika mencoba fightback dengan menggandeng new brand justru nggak nampolll coyyy udah kadung jelekk tuh di mata konsumen.

Hanya ilustrasi coyyy

Hanya ilustrasi coyyy

lanjut membaca…

Inikahh motor Adventure Honda…!!!

Kalau bicara motor Adventure pasti langsung saja ingatan TB ke BMW R1200GS series, yahh mau gimana lagi, mindset mengenai Adventure motorcycle sangatlah melekat dengan BMW. Rupanya pasar yang maknyuss ini mengundang pabrikan Honda untuk ikut juga nihhh. Sebelumnya sempat diisukan akhirnya pada EICMA 2014 munculll lahh Prototypenya.

Honda-Africa-Twin-True-Adventure-Prototype-EICMA-Rob-Harris-01

lanjut membaca…

Kerjasama Eropa India untuk membendung raksasa Jepang

Sejarah pabrikan roda dua Jepang boleh dikatakan selalu sukses dimanapun mereka berada. Bahkan ditempat asal suatu produk pabrikan Jepang begitu mudah mendominasi pasar. Nah kekuasaan pabrikan Jepang yang boleh dikatakan absolute membuat pabrikan asal negara lain tidak mampu membendungnya.

2180635-japan-text-with-map-on-japan-flag-illustration

lanjut membaca…

India + Eropa v.s Jepang

Pertarungan pasar roda dua masal di Dunia seutuhnya hanya melibatkan sedikit pemain saja, yaitu negara-negara Eropa seperti Italia, Jerman dan negara-negara Asia seperti Jepang dan India.
Amerika bukan nggak dianggap karena memang secara volume kalah jauh dengan negara-negara tersebut dan spesifik produk Amerika berbeda dengan selera dan kemampuan finansial kebanyakan orang.

Motorrad-big-02

lanjut membaca…