Aerox 155 lumayan terlihat di Belitung

Belitung memang surga lah bagi Yamaha, bagaimana tidak apapun produk Yamaha, walau pun ditempat lain nggak terlalu dikenal dan menjadi pilihan di Belitung lain cerita, Yamaha dengan mudah mendistribusikan produk yang mereka keluarkan, walaupun saat ini dengan gencarnya juga Honda membuat gerak Yamaha cukup tertahan.

Kilas balik sebentar, saat NMAX meluncur di Belitung NMAX laris bak kacang goreng, coba cek deh di setiap lampu pengatur lalu lintas di persimpangan jalan, selalu saja ada NMAX yang dikendarai. Suka nggak suka memang Honda nggak bisa melawan. Ya wajar nggak ada yang sepadan. Namun Vario masih bisa jualan.
lanjut membaca…

April 2017, Honda tertekannn…???

Data AISI April 2017 telahh keluar, data distribusi yang mengemuka menunjukkan bahwa Honda mendapatkan tekanan yang cukup signifikan dalam distribusi produk mereka. Honda Vario 150 mengalami penurunan distribusi yang cukup signifikan.

Ini tentu tidak bisa dianggap remeh, karena penurunan Honda dibarengi dengan kenaikan kompetitor terdekat mereka Yamaha, memang total general Honda masih jauhhh diatas Yamaha, namun ada insight bagaimana Yamaha menyerang Honda untuk mendapatkan sedikit pertumbuhan market share, entah Honda menyadari atau tidak.

lanjut membaca…

Aerox 155 akan bertarung dengan…???

Aerox 155 sudah siap siap bisa diinden di situs Yamahamotoronline.com artinya juga Aerox 155 VVA akan menjadi bagian armada Yamaha dalam kancah pertarungan matik 150ccan di Indonesia. Menarik untuk diperhatikan, bahwa mesin Aerox 155 sepertinya identik dengn NMAX 155. Ya memang common part sangat baik untuk menekan cost produksi sehingga ketika didelivery ke konsumen akan mendapatkan harga yang relatif terjangkau.

screenshot-from-2017-01-02-230454

Pertanyaannya adalah kehadiran Aerox 155 membuka pasar baru atau membungkam produk kompetitor, pertama adalah membuka pasar baru, bisa saja dan mungkin saja, namun yang mesti dipahami Yamaha, produk produk gaya maskulin dan racing memang akan menarik pada first sight namun perlu dicermati oleh Yamaha, bahwa menarik minat wanita terhadap matik jauh lebih krusial, jelas dengan desain Aerox saat ini pangsa pasar yang hendak dicapai adalah kaum urban maskulin. Artinya desain yang ditawarkan oleh Yamaha sudah jenuh, sepintas dengan MX150 pun mirip. Selain itu juga dek tidak rata akan membuat matik ini kehilangan fungsionalnya, jika diperuntukkan untuk kerja berat penggunaan sehari hari, kalau sekedar gaya-gayaan boleh lah.
Yang TB takutkan justru Aerox 155 akan memakan pasar NMAX 155 karena kesamaan DNA yang mereka miliki. Yang pingin big matik namun bosan dengan NMAX memilih alternatif Aerox 155, ini artinya nggak terbentuk pasar baru yang ada teman makan teman.

lanjut membaca…

Aerox yang semakin keok

Sebenarnya TB agak bingung dan aneh dengan cara pikir dan tindakan pabrikan garpu tala dan usaha mereka bertahan dan fightback pada segmen matik di Indonesia. Bahwa konsumen Indonesia belum siap untuk memilih produk yang mereka kagumi walaupun mereka mampu secara finansial untuk membelinya kerapkali diabaikan oleh Yamaha.

aerox

lanjut membaca…