Cerita lama terulang kembali…???

Begitu baca di blog papan atas tmcblog, TB melihat adanya usaha yang nyeleneh dari oknum katakanlah berkenaan dengan peluncuran XMAX250. XMAX250 memang banyak ditunggu konsumen Indonesia, karena harga yang kompetitif. Namun dibalik kesuksesan memukau konsumen Indonesia kembali muncul permainan baru yang dilakukan segelintir oknum untuk mengeruk keuntungan berlebih CMIIW

Motor tidak bisa dibeli tunai alias cash, harus dengan cara kredit OMG. Kondisi ini terjadi saat Vixion lagi laris-larisnya. Kalau kondisi ini terulang kembali sangat diyakini bahwa Yamaha kembali akan terpuruk ke dua kalinya, ditengah usaha terus mengejar ketertinggalan dari kompetitor terdekat mereka Honda.
Memang April 2017 Yamaha berhasil bertumbuh lumayan baik, namun perlu diingat market share Yamaha pernah menyentuh hampir 50%, artinya masih jauhh dari masa masa kejayaannya.

Soo Yamaha kudu segera bertindak dengan kondisi seperti ini, kalau nggak siap siap aja…

Plugins Google NIK pada GIMP

TerasBelitung.com – Well suka nggak suka akhirnya TB harus kembali menggunakan sistem operasi Windows, yahh ndak apalah walau pun banyak kelebihan linux ubuntu yang hilang karena belum menemukan yang sepadan ketika di Linux, perlahanlah coba untuk mencari yang dapat dimaksimalkan. Namun beberapa aplikasi sudah bisa ditemukan dengan mudah, salah satunya GIMP, Gnu Image Manipulation Program, program yang populer di kalangan linuxer ini juga bisa diinstall di Windows.

Nah salah satu yang menarik bahwa GIMP bisa menjadi Google NIK sebagai plugin, sehingga saat kita menggunakan GIMP dapat langsung mengeksekusi Google NIK tanpa harus menjalankan secara terpisah. Asyikkk kan…!!! Tapi bagaimana caranya…???
lanjut membaca…

Dapat mainan baru Feiyu Tech Summon Plus 4K Handheld Gimbal Camera

Ada rizki berupa unit kamera di lengkapi dengan gimbal dari produsen gimbal ternama Feiyu Tech, generasi berikutnya dari Summon yaitu summon+. Kesaan pertama waktu buka box alias unboxing, kotak profesional, manual book ada, ada slave buat nyimpan Summon+, dilengkapi dengan batere 22650 3000mA.

Yang pertama TB cari adalah dimana beli batere he he , walaupun kemampuan batere bawaan cukup mumpuni namun nggak salah nyiapin batere cadangan, sayangnya setelah browsing batere 22650 masih langka sepertinya di Indonesia, mungkin saat ini kedepan kemungkinan besar akan cepat tersedia.

Kesan pertama melihat build quality produk memang tidak diragukan, memang wajar kalau Feiyu tech merupakan salah satu pilihan gimbal elektronik yang banyak dipakai saat ini.
Lanjut baca manual selanjutnya pasang batere 22650 dan coba switch on Summon+, setelah switch on TB coba lakukan tilt maupun pan menggunakan joystick Summon+, semua berjalan mulus, manual book sangat membantu walaupun dalam bahasa Inggris. Fungsi perekaman berjalan lancar by default resolusi 1080 dan 60 fps, walaupun sudah support 4K namun TB lebih prefer pakai 1080.

Akses ke menu kamera juga mudah dilakukan dan dimengerti. Udah tak sabar nih mau coba buat video dengan Summon+, ditunggu yahh broo…

250cc single silinder fairing..akankah bangkit..???

Kalau bicara single silinder 250cc tentunya pasar Indonesia nggak bakalan ngelupain kehadiran CBR250R. Datang sebagai penantang Ninja 250R, CBR250R keok saat bersaing dengan motor dua silinder yang lebih dahulu hadir di pasar Indonesia. Bukan apa-apa untuk kelas 250cc fairing Kawasaki telah hadir terlebih dahulu dan berhasil membentuk imej di masyarakat pada waktu itu.Akibatnya kehadiran CBR250R single silinder menjadi tidak maksimal, walaupun sudah dibuktikan dengan menjuarai seri IRS kala itu. Pada akhirnya pun Honda merilis motor CBR250RR dengan dua silinder.

Fakta bahwa pasar Indonesia punya selera tersendiri berhubungan dengan sepeda motor 250cc jelas membuat pabrikan tidak bisa mendikte pasar dengan keinginan mereka, kalau mencoba menentang hukum ini siap-siap saja produk tidak laku.
lanjut membaca…

Trail Honda…??? Seriusannn…???

Yah biasalah bro, kalau melihat gelagat Honda yang terus merangsek ke pasar roda dua tanpa kenal lelah dan peduli akan halangan yang ada di depan mata. Info mengenai trail Honda sebenarnya sudah banyak muncul di blog besar, namun memang kondisi pasar yang sedikit lesu seolah menenggelamkan info tersebut, namun berdasarkan info yang TB terima progress terhadap produk tersebut terus dilakukan.

Nah terlihat kalau Honda nggak bakalan main main dengan segmen trail ini, jelas rencana ini adalah ancaman bagi Kawasaki tentunya. Karena memang segmen ini memang baru dikuasai oleh Kawasaki. Walaupun ada produk lokal yang bermain namun tidak lah signifikan.
Artinya di sini kehadiran Honda K84A yang disinyalir CRF150 jelas memang on track, setelah lebih dahulu harus Africa Twin, dan CRF250L tentu kehadiran CRF150 merupakan sesuatu yang ditunggu. Kehadiran CFR150 merupakan usaha AHM untuk tidak memberikan ruang gerak bagi kompetitor, maupun lengah terhadap usaha kompetitor menciptakan pasar baru. Begitu ceruk pasar mulai berkembang dan menunjukkan trend bagus Honda akan masuk untuk mendominasi.

Kapan yaahhh akan meluncur CRF150..??? Prakiraan banyak pihak bahwa kemungkinan semester 2 tahun 2017 CRF150 akan menampakan wujudnya dipasaran. Artinya nggak lama lagi tohhh, artinya juga usaha Honda untuk betul betul mendominasi pasar Indonesia nggak main main, yahh kita tunggu aja, semakin bagus value produk konsumen akan mendapatkan yang terbaik.

Pasar second CBR250RR

TerasBelitong.com – Setelah CBR250RR diluncurkan kemudian bisa memberikan penjualan yang bagus bagi Honda, ada hal yang menarik yang selalu pengen TB awasi, apalagi kalau bukan bagaimana harga seken motor ini, terjadi penurunan drastis nggak atau penurunan harga yang relatif wajar sehingga worthed untuk menjadi produk pilihan bagi yang suka tukar tukar tunggangan.

Dari surfing kesalah satu online shop ternama di Indonesia, mencari CBR250RR relatif agak susah, namun tetap ada yang mau jual sihh, tetapi harga yang ditawarkan relatif masih tinggi. Artinya memang CBR250RR mengena di hati konsumen Indonesia. Sehingga tidak muncul kekecewaan saat sudah memilikinya artinya kans untuk segera menjual karena merasa salah beli ternyata cukup minim jika melihat barometer pasar seken roda dua online di Indonesia.

Nah bagaimana kedepannya…??? Tentu data bisa berubah dengan beberapa sebab, bisa saja kompetitor menawarkan produk yang lebih kompetitif. Namun dengan barometer ini menunjukkan Honda harus bisa membuat produk lain yang masterpiece seperti CBR250RR, terutama di segmen matik. Walaupun kuat di matik Honda belum punya masterpiece matik yang terjangkau untuk pasar Indonesia.

Dominasi Spaniard di Jerez, Lorenzo podium

Seri Jerez Spanyol 2017 baru saja usai, keseruan dan kejutan terjadi kali ini, pembalap Yamaha Factory , Valentino Rosi dan Maverick Vinales harus mengakui keunggulan pembalap satelit Yamaha Johan Zarco. Menarik sekali, Yamaha M1 yang memang sebenarnya digadangkan berpeluang besar di tahun 2017 untuk menjadi juara dunia terlihat kesulitan menghadapi Honda bahkan Ducati sekalipun.

Dani Pedrosa yang dari sesi latihan mendominasi, pada seri ini mendapatkan pol posisi, pol posisi pertama sejak terakhir diperolehnya di Sepang 2015.
lanjut membaca…

Kenapa Kawasaki nggak mau main di Sport 150cc..???

Pertanyaan besar bagi TB dan juga pastinya penyuka motor lainnya. Bagaimana tidak, siapa penyuka motor sport 150cc yang gak kenal dengan kehebatan Kawasaki Ninja 150cc, motor dua tak ini menjadi legenda dan sampai saat ini masih memiliki value yang tinggi di kalangan anak muda. Namun sayang ketika pasar 2 tak semakin terkikis Kawasaki tidak mentransformasikan Ninja 2 Tak 150cc menjadi Ninja 4 tak 150cc. Kenapa…???

Sekarang semua bisa punya Ninja #semuabisapunyaninja

A post shared by Kawasaki Motor Indonesia (@kawasaki_indonesia) on

Tentu yang lebih tahu adalah pihak Kawasaki sendiri, namun dalam pengamatan TB kenapa Kawasaki nggak mau bermain di kelas 150cc 4 tak, jelas lebih kepada hitung-hitungan bisnis saja, karena mereka (Kawasaki) akan bertarung pada segmen dimana raksasa bercokol, jelas ini perlu effort yang kuat, mulai dari dana sampai promosi, pada segmen ini karena pasarnya lumayan baik, jelas pertarungan sangat sengit, Honda, Yamaha sudah memiliki basis produk yang memang sudah terbukti disegmen ini, sehingga Kawasaki masuk harus dengan effort besar dan untung kecil,bagaimana tidak karena penghuni segmen ini telah memiliki produk yang mature.
Kawasaki butuh riset untuk mendapatkan produk yang memenuhi, jargon ninja mereka, bisa dibayangkan kalau produk dengan jargon ninja mudah keok dibuat oleh kompetitor, jelas akan mempengaruhi imej produk yang berperforma tinggi pada brand Kawasaki.
Nah tentu keputusan ini bukan perkara mudah, sehingga perlu dibuatkan exit strategi bagi pencinta Kawasaki, apa, logika sederhana dilakukan jika dengan harga lebih sedikit dari ninja 2 Tak 150cc bisa memperoleh produk 250cc yang performanya juga mirip namun secara branding lebih kuat kenapa nggak main di 250cc saja, dan akhirnya keluarnya Ninja 250SL, sayangnya ekspektasi konsumen bedahhh cuyyy, harga bikin produk ini jadi melempem.

Nahhh karena nggak laku bisa saja terjadi stop produksi atas produk tersebut, akibatnya untuk menghabiskan produk yang menumpuk perlu stimulus, yaaa dengan jargon #semuabisapunyaninja tentu akan terjadi penawaran yang menarik untuk produk Kawasaki yang slow moving.

Nah kesalahan strategi ini harus dibayar mahal oleh Kawasaki tentunya, suka nggak suka, selera pasar adalah sumber informasi yang tepat untuk bisa masuk ke pasar yang ada, sooo jangan coba melawan jika nggak mau tekorrr…!!!

Impresi menggunakan lensa EF-M 22mm

Pada tanggal 29 April 2017 TB membeli lensa canon EF-M 22mm di salah satu toko kamera didaerah tanah abang Jakarta, lho kenapa..??? Bukankah lensa standarnya 18-55mm punya focal lenght 22mm ..??? Baiklah beberapa pertimbangan TB lakukan pertama adalah, lensa EF-M 22mm relatif tipis saat dipasang di kamera, hanya setebal 1cm lebih, sehingga kalau dibawa bawa kesannya tidak mengintimidasi yang melihat alias low profile jauh dari kesan seriusss… sehingga bagi TB ini menguntungkan saat pengambilan foto, subyek akan merasa tidak di foto akibatnya ekspresi dari objek yang difoto akan terlihat natural.

Asikk sihh, seperti apa hasil fotonya …??? Berikut foto-foto yang TB foto dengan lensa EF-M 22mm dan EOS-M

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Menurut TB lensa ini worth to buy lah terutama kalau yang suka traveling sambil mengambil foto, EF-M kompatibel dengan semua kamera EOS-M Canon dari mulai generasi EOS M pertama sampai ke EOS M6.