Kalau ini Bandit 150 … blunder bagi Suzuki lagi

Lagi Heboh video yang disinyalir Suzuki Bandit 150, yang digadang-gadangkan sebagai penopang GSX-150S. TB penasaran untuk melihatnya, karena berita bandit 150 memang menjadi hit di jagad blogsphere. TB pun sempat punya minat membeli Suzuki Bandit 400 dulu, namun nggak kesampaian, nah mendengar nama Bandit 150 romantisme tersebut kembali tumbuh.

pic : tmcblog.com

Apalagi santer tesiar bahwa Suzuki Jepang turut andil dalam melahirkan produk ini, tentu harga ini menjadi besar karena dengan turunnya Jepang terbayang romantisme bandit 400. Namun ketika sudah melihat spyshoot video, TB agak sedikit skepis dan kecewa he he he, bukan apa-apa nama besar bandit akan dipertaruhkan jika yang di gambar di atas adalah calon Suzuki Bandit 150.

Jelas kembali Suzuki akan mendapati bahwa mereka belum benar benar follow the trend, akibat nya sederhana, produk ini bisa jadi layu sebelum berkembang, jelas bahwa performa nggak cukup, desain dan terlihat guanteng di mata orang Indonesia akan memberikan daya saing yang tajam. CBR150R contohnya, secara spesifikasi diatas kertas keganasannya masih dibawah GSX-150R namun angka distribusinya…??? Silahkan lihat data.

Mengikut selera konsumen bukan berarti follower dan tidak kreatif, namun kreatif dalam membaca selera konsumen adalah hal yang terpenting untuk menjadi pilihan konsumen. Konsumen memang tidak semua nya bakal terpuaskan dengan apa yang kita lakukan, namun dengan mengikuti selera pasar, paling tidak produk kita akan bisa bersaing dan memberikan keuntungan bagi pabrikan.

Iklan

Spacy stop produksi wajar…!!!

Spacy skutik besutan Honda ini memang memiliki desain yang kurang diterima di Indonesia, jelas kalah bersaing dengan desain Vario ataupun matik Honda lainnya. Walau pun katanya desain tersebut taste Eropah namun kalau nggak bikin selera ya tetap ajah nggak bakalan jadi pilihan di Indonesia.

Spacy biru hijau

lanjut membaca…

Rossi tetap di Yamaha hingga 2020

AKhirnya terjawab sudah teka teki kemana Valentino Rossi di 2019, ternyata VR46 tetap setia dengan Yamaha Movistar sebagai tim pabrikan. Vale memperpanjang kontraknya 2 tahun 2019 – 2020.

Vale menyatakan “Ketika saya menandatangani kontrak terakhir saya dengan Yamaha, pada bulan Maret 2016, saya bertanya-tanya apakah itu akan menjadi kontrak terakhir sebagai pembalap MotoGP. Pada saat itu, saya memutuskan bahwa saya akan mengambil keputusan itu selama dua tahun berikutnya. Dua tahun terakhir saya sampai pada kesimpulan bahwa saya ingin melanjutkan karena balapan, menjadi pembalap MotoGP, tapi terutama mengendarai Yamana M1, adalah hal yang membuat saya merasa nyaman. Memiliki kesempatan untuk bekerja dengan tim saya, dengan Silvano, Matteo dan semua mekanik saya, dan bekerja dengan semua insinyur Jepang, Tsuji-san, dan di atas semua Tsuya-san, adalah sebuah kesenangan – saya bahagia.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Yamaha – Lin Jarvis dan Maio Meregalli pada khususnya – atas kepercayaan mereka pada saya, karena tantangannya sulit: bersikap kompetitif sampai saya berusia 40 tahun! Saya tahu ini akan sulit dan membutuhkan banyak usaha dari pihak saya dan banyak latihan, tapi saya siap, saya tidak kurang motivasi, karena itulah saya tandatangani perpanjangan dua tahun lagi. ”

Baik kita tunggu bagaimana level kompetitif Rossi di usia yang tidak muda untuk pembalap motoGP, akan kah menoreh rekor baru…???

Pasar Dual Purpose 150cc mulai terbagi

Kehadiran Honda CRF150L memang memberikan warna baru bagi pencinta motor dual purpose ini. Semula pasar ini memang dimiliki sepenuhnya oleh Kawasaki KLX, nikmat gurih blue ocean ini akhirnya tidak bisa lagi dipertahankan dengan kehadiran CRF150L. Nama besar CRF jelas memberikan harapan baru bagi penyuka motor dual purpose. Dan memang pada akhirnya CRF150L mulai mendapatkan hati konsumennya.

lanjut membaca…

Ninja 250 mendominasi hingga Februari 2018

Sepanjang tahun 2018 pada kelas 250cc, Kawasaki Ninja 250 menunjukkan eksistensinya di Pasar sport fairing 250cc, dari Januari s.d. Februari 2018 Ninja 250 menunjukkan dominasinya dengan meninggalkan kompetitornya dengan berkali-kali lipat. Jelas ini merupakan suatu bentuk perlawanan Kawasaki atas terganggunya dominasi Ninja 250 di pasar Indonesia.

lanjut membaca…

Aisi Februari 2018 NMAX hampir 40%, Kartu kuning buat Yamaha

Ya menurut TB Yamaha sedang memasuk masa kritis yang lumayan akut, kenapa..??? Karena produk mereka yang memiliki daya saing yang relatif kuat hanyalah NMAX, karena pada awalnya masih menjadi blue ocean strategi Yamaha. Namun suka nggak suka dengan kehadiran PCX lokal, strategi blue ocean tersebut sudah berubah menjadi red ocean, artinya NMAX, akan bersaing dengan Honda PCX, yang memang sebelumnya sudah ada tetapi nggak bisa bersaing akibat pricing stategi yang tidak tepat dari PCX itu sendiri.

lanjut membaca…

Inikah calon penantang XMAX 250

Yupp dengan diluncurkannya Honda Forza 300 di benua Eropa jelas sudah kelihatan arah kelas 250cc matik Honda di Indonesia. Karena jelas produk yang akan hadir nantinya di Indonesia.
Sangat-sangat menarik, bahwa Honda memang tidak kasih kendor gempuran gempuran produknya demi mendominasi pasar Indonesia secara keseluruhan kalau bisa…

2018 Honda Forza 300

lanjut membaca…

Apa ya langkah AHM terhadap Yamaha Aerox …?

Kalau bicara segmen motor matik jelas sekali AHM nggak bakalan lengah, nggak bakalan mau kembali ke era supra X yang hampir hampir saja Honda kehilangan tahtanya karena terbuai dengan kesombongan masa lalu. Nah di era now di mana tingkat kompetisi yang semakin ketat jelas nggak ada celah sedikitpun untuk lengah, lengah atau terbuai kompetitor akan merebut singasana.

lanjut membaca…