6 September 2011, R-15 diluncurkan

Terjawab sudah kerinduan dan rasa penasaran penyuka kuda besi Yamaha R-15 setelah adanya konfirmasi resmi dari Yamaha India bahwa Yamaha R-15 akan diluncurkan pada 6 September 2011 di Le Meridien New Delhi

Baca Selanjutnya

Akankahhh nasib Ninja 150 menjadi seperti Yamaha RX-King

Pencipta kecepatan tentu sangat kenal dengan dua motor besutan Yamaha dan Kawasaki ini, RX-King adalah legenda abadi speed lover 2 tak dari Yamaha.

RX-King adalah salah satu andalan Yamaha pada era dua langkah. Ketika era 4 tak dimulai RX-King pun memberi kontribusi yang cukup baik pada awal era 4 tak dan berlanjut sampai kira-kira tahun 2009.

Baca Selanjutnya…

(IMHO) Telatt jika YMKI tambah kapasitas produksi Byson di Tahun 2012

Rencana YMKI menambah kapasitas produk Byson pada tahun 2012 seperti yang diberitakan otomotifnet menjadi 10 ribu unit dari 4.000 unit perbulannya pastilah disambut gembira oleh peminat Yamaha Byson karena waktu indent akan menjadi berkurang dan Motor idaman semakin cepat sampai di tangan…!!!

Sebuah kemajuan dibuat YMKI dalam meningkatkan volume penjualan Byson untuk menaikan market share Byson itu sendiri, tetapi okelah lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.

Namun YMKI harusnya bisa menangkap moment indent Byson ini, dan secepatnya memenuhi kebutuhan pelanggan mereka. Karena penaikan kapasitas produksi Byson di tahun depan bisa membuat konsumen berpindah ke produk kompetitor, karena disinyalir Honda masih memiliki peluru motorsport yang benar-benar freshhh, yang akan bersama-sama new megapro meluluh lantakkan dominasi Yamaha di segmen motorsport.

Apalagi produk motorsport AHM disinyalir akan diluncurkan juga pada tahun 2011, bisa jadi dengan produk baru AHM selain NMP membuat konsumen yang rela indent Byson menjadi berpindah ke produk baru AHM ini, di sinilah YMKI mestinya cepat tanggap dan segera merealisasikan kapasitas produksi Byson, udah jelas-jelas kok quota 4.000 unit perbulan tidak pernah cukup…!!! JADI mau tunggu apalagi…!!! Mau start dicuri AHM dengan meluncurkan produk anyar mereka di segmen sport ini ???

Just My Simple Opinion

R-15 Nggak dimasukkan, memang itu Kehendak AHM (IMHO)

Setelah membaca tulisan Eyang Edo mengenai Yamaha R-15 , maka saya merasakan bahwa (IMHO) Yamaha memang benar-benar kehilangan arahhhh dalam pasar Roda Dua Indonesia, setelah sebelumnya sempat beredar kabar rencana R-15 akan dimasukkan paling cepat 2012 kabar tersebut pun layu dengan munculnya tulisan Eyang Edo tersebut diatas..!!!

Artinya adalah AHM berhasil memainkan strateginya untuk menjebak Yamaha agar tidak mempunyai produk flagship di mindset konsumen roda dua Indonesia, karena sebagaimana kita mahfum bahwa, produk flagship akan memberikan peranan besar dalam menanamkan mindset produk yang lain dari pabrikan walaupun produk lainnya lebih inferior dari produk flagship. Tetapi karena mindset sudah terbentuk tentunya akan memberikan efek psikologis terhadap konsumen dan calon konsumen Roda dua.

Di segmen motor Sport kubikasi sampai dengan 1000 cc, nama Honda hampir sebagian besar indentik dengan sang Legenda mereka yaitu CBR, tentunya dengan didatangkan CBR 150R maka konsumen R2 Indonesia tidak hanya mendengarr tapi juga melihat langsung maupun memilikinya langsung dengan dukungan ATPM penuh..!!! Ini sangat berbeda ketika CBR hanya didatangkan via IU, konsumen di daerah akan sangat ragu untuk membelanjakan uang untuk produk tersebut…!!!

Apakah produk flagship harus moncerrrr saat jualan ???? Yang namanya jualan yahhh pasti pinginnya moncerr tapi kalau tidak mocerr yahhh yang nama nya flagship sah-sah saja, lihat kasus CS1 disegmen bebek sport .. nggak mocer tetep dijaga, karena akan menjaga mindset konsumen bahwa Honda memiliki bebek kelas Premiumm..!!

Lanjut ke segmen sport kubikasi 150 cc, dengan dirilis New CBR 150R di Indonesia maka AHM melengkapi flagship mereka di kelas 150cc  sebagai tanda bahwa mereka akan dengan serius menggarap segmen ini, kenapa??? Berkaca dari beberapa pengalaman sebelumnya lihat saja di segmen matic, ketika mereka munculkan PCX sebagai genderang perang di segmen matic, dan tidak menunggu beberapa lama matic pun secara beregu mereka kuasai…!!!

Disegmen sport 150 cc ini dapat dipastikan AHM juga akan main beregu, untuk meluluh lantakkan dominasi Yamaha, dengan memuncul tandem New Megapro nantinya sebagai bagian strategy sandwich AHM menggencet kompetitor..!!!

Dengan tidak masuknya R-15, maka makin mudah untuk bermain di mindset konsumen bagi AHM, kenapa, karena nggak masuk jelas R-15 kabuurrrr, dan akan mudah mempelesetkan mindset konsumen dengan stigma bahwa R-15 tidak lebihh dari Vixion dengan fairing, sehingga tidak ada Superiorrrnya, semakin ini tertanam dengan cepat ke benak konsumen maka akan perlu waktu cukup lama bagi Yamaha untuk membangun mindset superior R-15 nantinya. Karena jika suatu waktu di masa yang akan datang Yamaha memasukkan R-15 kepasar Indonesia dan mindset konsumen sudah dipenuhi stigma bahwa R-15 = Vixion Fairing, maka beratt dan beraaat langkah Yamaha jualan..!!!!

Just My Simple Opinion..!!!

Honda Sekarang beda dengan dulu ..!!!

AHM pada era 2009 keatas sangat berbeda dengan AHM ketika masih di era 2006 – 2007an, kenapa Beda ??? Dulu AHM pongah dengan kemenangan yang mereka miliki sehingga sangat sulit mendengarkan suara konsumen, wajar jika di era itu mereka hampir-hampir saja tenggelam oleh kompetitor, sekarang !!!! Jangan coba-coba, walaupun mereka Raja namun penuh kewaspadaan, jago membaca strategi lawan, lihai memancing lawan keluar dari sarang dan paling senang adu kambing.

Beda laggghhh AHM sekarang, mesti cerdik menghadapinya, kalau dulu AHM akan ragu dengan strategi benturan a.k.a adu kambing, tapi coba lihat sekarang, AHM jelas-jelas berani menantang untuk Adu kambing, CBR250R dengan Ninja 250, Spacy yang dibentukan desainnya dengan Mio Sporty, kemungkinan bebek pendamping Blade yang akan dibenturkan dengan Jupiter Z, nah semua ini dilakukan oleh AHM karena mereka sudah siap untuk perang berdarah-darah dengan kompetitor manapun, semua efek sudah diperhitungkan, dan dukungan dana yang ajibbb membuat AHM mengaummm dengan garang.

Strategi tutup mulut yang rapat terhadap suatu produk dan sulitnya mendapatkan spyshoot produk baru AHM merupakan bagian strategi marketing yang sangat piawai dan mengandung lebih banyak positifnya dibandingkan sisi negatifnya. Karena semakin sering spyshoot terlihat maka lawan akan dengan mudah membaca langkah dan gerakan sehingga serangan balik pun dapat dengan mudah dilakukan.

Lihatlah kasus pesawat tempur yang sangat canggih selalu menggunakan modul siluman sehingga kehadirannya tidak terdeteksi dan tahu-tahu sudah di depan mata untuk siap menghancurkan musuh.

Liat saja santerrr nya isu munculnya CBR150R di Indonesia, sulit sekali mendapatkan clue bocoran kapan muncul nih jagoan AHM, walau kita udah lihat gambar sang adipati namun, adipati masihhh saja ngumpettt….!!! Mungkin sebagai strategi untuk mengecohkan lawan atau juga seperti pesawat tempur siluman sekali muncul langsung byarrrr…!!!!!

(IMHO) AHM terlihat sengaja bermain dengan strategi kontra marketing dengan membiarkan isu meluas dan mengguncang jagad blantika motor batangan kelas pekgo ini, bagaikan sedang menunggu dan membaca arah gerakan marketing kompetitor apakah akan lebih dahulu meluncurkan atau hanya wait and see, … Yang diinginkan dari AHM (IMHO) adalah kompetitor muncul karena kekalutan dengan R-15 nya, nah jika ini terjadi weelleeeeehhh ikan besar kata AHM, sekali tepuk dua hal langsung keok, karena de facto, pabrikan tersiap untuk bertempur head to head hanya Honda, baik dari sisi produksi maupun kemampuan finansial, katakanlah CBR150R masih CBU kompetitor pun juga so pasti akan CBU, nah AHM paling siap untuk CKD, tinggal memang jika kompetitor juga meluncurkan R-15 maka udah dapat dipastikan AHM akan segera push line produksinya untuk melakukan CKD dan bukan tidak mungkin produksi lokal… weleeehhhh paling asyik konsumen nih…

Just My Simple Opinion

Produk Masal dan Gelas berisi Air

Pabrikan motor Roda 2 tentu sangat bergantung dengan produk masal yang menjadi jagoan mereka, karena produk ini lah yang biasa memberikan kontribusi yang menyokong jalan roda perusahaan. Istilah sederhananya produk ini lah yang memberikan laba bagi ATPM. Beda dengan produk segmented yang berfungsi memberikan kesan/imej di masyarakat terhadap merek atau brand dari ATPM

Kalau ditanya mana yang lebih penting ??? Jawabannya sederhana saja, keduanya sama penting, tinggal penggunaan dan dosisnya berbeda.

Produk masal dan produk yang segmented tentu akan berbeda terapinya, diproduk masal perlakuannya seperti kita mengisi air dalam gelas, siapa yang duluan mengisi air sampai penuh maka dia lah pemenangnya sehingga tak heran jika pada produk masal, first mover sangat sulit dikalahkan, lihat kasus Matik Mio Sporty walau secara beregu Honda sudah menang tapi fakta breakdown data Mio Sporty tetap unggul, nah ini tidak lain “gelas” mindset Konsumen telah diisi lebih dulu oleh Yamaha, dan “Gelas” demand juga pertama dipenuhi oleh Yamaha.

Begitu juga Honda dengan Scoopy nya, Semakin cepat Honda mengisi pasar retro dalam artian tidak ada atau minimalisir indent Scoopy makan makin kuat dominasi Honda di matik retro dan kedepannya semakin sulit untuk digugat, karena pasar yang terbatas tentunya jika telah diisi terlebih dahulu, maka pendatang baru jika tidak benar-benar siap akan menjadi collector item atau bahkan tidak memberikan kontribusi sama sekali.

Disinilah inovasi dan kecepatan sangat berperan penting, jangan pernah terbuai dengan kemenangan sementara, kalau tidak mau kelelep sesudahnya.

Just My Simple Opinion