Adakah Value yang tersembunyi pada Xeon FI ??

Kemunculan Yamaha Xeon FI sudah tidak diragukan lagi, spy shoot sudah beredar di blog roda dua terkemuka Indonesia. Banyak pertanyaan yang muncul di benak TB apalagi melihat angka penjualan Xeon karbu yang semakin nyungsep mencapai titik terendahnya

lanjut…

Iklan

Opini : Honda Zoomer sekarang waktunya.

Paska peluncuran Honda Zoomer di Thailand beberapa waktu yang lalu dengan harga 51.000 bath atau sekitar 15,6jt dan konsumsi bbm 53km/liter menurut info tmcblog, TB melihat ada kans Zoomer juga di Indonesia.

lanjut…

Opini : Paradigma bermotor Indonesia bergeser ke skutik dan sport saja ?

Melihat pergerakan pasar roda dua Indonesia yang unik dan sering berseberangan dengan mindset umum pasar roda dua umumnya, rasanya banyak hal yang dapat dijadikan pelajaran bagi seluruh komponen yang terlibat didalamnya, mulai dari ATPM, Konsumen, maupun regulator.
Terutama ATPM jika ingin bertahan pada pasar Indonesia, hanya kreatifitas tiada hentilah yang membuat masing-masing ATPM dapat meluncurkan produk-produk yang penuh inovasi.
Jika kita balik ke era tahun 80an s.d. 90 an banyak hal yang telah berubah, mulai dari hilangnya momentum 2 stroke, sampai pada akhirnya munculnya spesies roda dua di Indonesia yang pada akhirnya menjadi pilihan utama konsumen roda dua Indonesia apalagi kalau bukan motor matik. Era Cub a.k.a bebek menunjukkan titik nadir kejayaannya dan mulai surut peminatnya.
Kenapa surut karena kepraktisan bebek telah digantikan dengan kemudahkan matik. Pada awal kemunculan Matik presepsi konsumen bahwa matik motor lemot dan tidak tangguh hanya untuk dalam kota saja,seiring dengan datangnya waktu semua berubah. Sebut saya skutik dengan kubikasi 125cc yang mampu bejaban dengan bebek yang ada. Akibat menjadikan matik semakin digemari dan akhirnya penguasaan pasar matik itu sendiri menjadi lebih superior dan market share cub.
Selanjutnya kenapa TB berani mengatakan arahan juga lebih ke motor sport ? :mrgreen: :mrgreen: Bagi TB hal ini amatlah sederhana karena kata kuncinya adalah praktis dan bertenaga. Ketika konsumen sudah memiliih kata praktis maka produk yang memenuhi adalah matik apapun ceritanya, selanjutnya ketika konsumen perlu yang bertenaga bla bla bla yang memenuhi kriteria tentu akan langsung meloncat ke segmen sport karena dalam paradigma ini segmen bebek menjadi naggung, bahkan dengan kondisi bebek hyper sekalipun, karena tetap saja nantinya bebek dengan kubikasi besar akan mengalami culunisasi :mrgreen: :mrgreen:
Segmen sport kecil akan menjadi jembatan menu kelas moge murni, tentunya hal ini akan terjadi seiring dengan perbaikan kondisi ekonomi bangsa ini.
Apakah opini TB akan menjadi kenyataan, sama-sama kita lihat perkembangan pada 3 s.d. 4 tahun kedepan. 😀

Opini : Suzuki Siapkan Retro, apa nggak takut nyungsep dan berdarah-darah

Segmen matik retro memang terlihat menarik, terutama ketika Honda dengan Scoopy menjadi first mover dan menikmati blue ocean strategy mereka. Pun Yamaha harus mencabut omongan salah satu petingginya yang menyatakan retro skutik nggak cocok buat Indonesia, tetapi karena melihat gurihhhnya segmen ini meluncurlah Mio Fino sebagai saingannya Scoopy.

lanjut…

Opini : ACG starter fitur wajib all next Honda matik

Sukses Honda Vario 125, bukan ujuk-ujuk datang dan tanpa perjuangan panjang. Mengerti konsumen Indonesia tidaklah mudah. Teknologi kudu sisipi oleh sense of human :mrgreen: :mrgreen: tidak sekedar canggih maupun fungsional sajaa, bedaaa dengan karakter konsumen Eropa yang mengedepankan fungsional.
Starter motor pun bisa menjadi masalah dalam merengkuh pasar jika dia kemudian berbeda atawa diluar kebiasaan yang ada.

lanjut…

Opini : Vario 125 Idling Stop System meluncur menunggu Xeon Injeksi

Persaingan roda dua pada segmen matik memasuki babak baru, di mana Honda telah mencapai level pengendalian pasar, alias Honda dapat dengan mudah melibas produk baru kompetitor dengan penyematan fitur skutik premium dengan skala masal sehingga menjadi murah dan terjangkau.
Jika tahun 2011 Honda hanya menguasai market share maka tahun 2012 ini Honda terlihat sangat berambisi juga ingin menguasai mind share.

lanjut…

“Yang lain End” asli ngotorin TVC Suzuki NEX

Jujur sekarang udah gak jaman, medeskreditkan produk lain, sedikit TB cermati dari beberapa produk yang dipromosikan lewat TVC, entah Yamaha Xeon, Mio Fino, Scoopy maupun Beat lebih menampilkan value produk maupun fitur-fitur yang memang dimiliki oleh produk tersebut. Tujuan sederhana saja agar konsumen tercerahkan walau membeli produk segmen massal sekalipun.

lanjut…