TVS NTORQ 125, Fitur High End harga entry level

Lagi seneng bahas TVS, kali ini TB akan bahas TVS NTORQ 125, Skutik yang dipamerkan pada PRJ2018 ini didatangkan secara CBU dari negara asalnya India dan dibanderol OTR Jakarta seharga 15.5 jt. Mahalll…??? Let see..

TVS NTORQ 125 kalau dilihat sepintas tampil tidak seperti motor kebanyakan matic Jepang 125cc yang beredar di Indonesia, penggunaan ban gambot mirip Honda New Scoopy Esp membuat motor kalau pendapat TB terlihat kekar namun lincah.

Namun demikian tampilan seperti NTORQ belum lazim di Indonesia, sehingga produk ini secara tampilan memang kudu disesuaikan jika memang pengen masuk ke Indonesia, paling tidak ada retouching yang membuat NTORQ jadi lebih proporsional di mata konsumen Indonesia.

Yang menarik dari NTORQ 125 sehingga TB berminat membahasnya adalah fitur-fitur yang di sematkan oleh TVS, pertama adalah dashboard yang full digital, mirip tablet kalau istilah TVSnya gaming console inspired speedometer. Yang memuat banyak sekali informasi di dalamnya, bahkan dapat terkoneksi dengan ponsel android pengendara sehingga bisa melihat panggilan masuk dan sebagainya, belum lagi fungsi navigasi yang disematkan tentunya akan sangat membantu sehingga tidak memerlukan tambahan perangkat lain untuk navigasi.

Fungsi riding pun disematkan ada street mode, ada sport mode apakah disematkan teknologi Throotle by wire..??? Nah TB belum paham, mudah-mudahan seiring waktu ada kejelasan. Punya fitur best lap dan last lap pada speedometer. Ada juga fitur menarik yaitu fungsi last park location, artinya bisa tahu nih lokasi motor terakhir parkir, artinya mudah dilacak keberadaan motor he he he asyik nih. 55 fitur banyak banget pokoknya he he nggak tahu deh yang mana bakalan sering dipergunakan oleh user he he he, harusnya ada fungsi di aplikasinya untuk mencatat frequently user function sehingga pengguna dapat kembali mencari fitur yang terasa cocok tanpa harus mengingat ingat.

Namun dari komentar pengguna di Playstore terlihat aplikasi masih perlu disempurnakan karena terdapat sejumlah kekurangan berupa navigasi yang kurang smooth tidak seperti google maps, problem koneksi ke smartphone yang sering terputus secara tiba-tiba. Namun usaha TVS menghadirkan fitur ini untuk produk dengan harga selevel low entry di Indonesia jelas sesuatu yang patut diapresiasi dan dijadikan barometer bagaimana pabrikan India memberikan sesuatu yang lebih ketimbang pabrikan Jepang pada tataran harga tersebut.

Bagasi yang luas sebesar 22 liter jelas menarik, arti helm full face bisa masuk, plus ada shocket USB untuk charger smartphone yang dilengkapi lampu penerangan bagasi.

Untuk pengisian bahan bakar juga nggak perlu buka jok, karena posisi lubang pengisian bahan bakar ada di belakang jok, jadi semakin praktis menurut TB

Beberapa fitur safety yang TB ketahui antara lain, Engine kill switch, parking brake, 220mm front disk brake roto petal, High speed alert, pass by switch. Mungkin ada yang terlewatkan namun sebenarnya hal yang teringat sudah cukup mummpuni.

Di sisi engine TVS mencangkokan engine 4 stroke SOHC 3 Valve 124,79cc dengan Max power 9,5ps @ 7500 rpm dan torsi 10.5nm @ 5500nm.

Nah kalau melihat kubikasi mesin plus power yang dihasilkan terlihat NTORQ lebih inferior dari pabrikan Jepang dengan kubikasi yang sama, Vario 125 dari Honda memiliki power 11.1 ps @ 8.500rpm. Jelas tertinggal lumayan jauh. Namun dibandingkan dengan harga yang ditawarkan TVS plus fitur yang disematkan TVS memberikan diferensiasi lebih terhadap konsumen.

Pada akhirnya sebaik apapun produk sepeda motor, bukan seperti makanan ringan yang mudah untuk diterima dipasaran dengan mengusung harga murah dan enak. Perlu usaha lebih pabrikan untuk mengedukasi masyarakat kelebihan serta bukti keseriusan mereka dalam menyediakan moda transportasi yang memang dalam jangka panjang akan tetap menjadi teman setia pengguna. Hal ini telah lebih dahulu dilakukan oleh pabrikan Jepang sehingga wajar jika saat ini dominasi pabrikan Jepang sulit dipatahkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s