Dominasi Spaniard di Jerez, Lorenzo podium

Seri Jerez Spanyol 2017 baru saja usai, keseruan dan kejutan terjadi kali ini, pembalap Yamaha Factory , Valentino Rosi dan Maverick Vinales harus mengakui keunggulan pembalap satelit Yamaha Johan Zarco. Menarik sekali, Yamaha M1 yang memang sebenarnya digadangkan berpeluang besar di tahun 2017 untuk menjadi juara dunia terlihat kesulitan menghadapi Honda bahkan Ducati sekalipun.

Dani Pedrosa yang dari sesi latihan mendominasi, pada seri ini mendapatkan pol posisi, pol posisi pertama sejak terakhir diperolehnya di Sepang 2015.

Dani diikuti oleh Marc Marquez dan Jorge Lorenzo pada posisi ke 3 start balapan Jerez. yang menarik adalah bagaimana RC213V Honda bisa melibas M1 tanpa perlawanan yang berarti dan bagaimana Jorge bisa membawa kemenang Ducati untuk pertama kali di musim 2017. Menilik ketiga peraih podium adalah pembalap lokal Spanyol, artinya sedikit banyak mereka sudah sangat paham dengan kondisi sirkuit Jerez. Keuntungan ini sebenarnya tidak terlalu signifikan, namun sangat membantu jika mampu dimaksimalkan.

Melihat sepak terjang Honda, terlihat mereka berusaha sekeras tenaga agar RC213V menjadi kompetitif, namun sebagai mengemukakan bahwa peruntungan Jerez ini tidak terlepas dari kondisi grip ban Michelin yang berbeda dengan ban Bridgestone yang digunakan tahun 2016 yang lalu. Daya cengkram Ban Bridgestone Battlax yang ciamik membuat exit acceleration Yamaha bisa dimaksimalkan.
Grip yang bagus diperlukan pada sirkuit seperti Jerez yang secara teknis tidak memiliki aspal yang mencengkram ban dengan baik, sehingga ban dengan kompon yang pas yang mampu memberikan daya cengkam ke aspal dengan baik. Akibat masalah ini jelas exit accelerator Yamaha M1 yang terkenal ganas menjadi tidak berguna, yahh biji mana lagi bannya nggak ngegrip. Akhirnya pabrikan lain mendapat keuntungan disini, dimana pabrikan lain memang tidak memiliki exit accelerator seganas M1, akibatnya torehan waktu akan relatif sama bahkan lebih baik dari M1.

Nah terlepas dari semua diatas, faktor keberuntungan dan persiapan yang matang serta mampu mengantisipasi setiap kendala yang dihadapi membuat pabrikan Honda dan Ducati selalu fokus untuk mengatasi setiap kemungkinan potensi masalah yang bakal terjadi. Nggak tahu apakah Yamaha karena merasa diatas angin sehingga mereka terkesan lambat mengantisipasi perubahan yang ada.

Se you on Le Mans France…!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s