EOS M mirrorless yang cukup asyik

Kalau bicara kamera Miroless jelas EOS M memang bukan pilihan yang menarik, generasi pertama Mirorless Canon ini kalau buat foto pengalaman penulis memang bikin keki dengan autofocusnya. Namun memang kondisinya seperti itu namun bukan berarti kamera ini bikin jutek he he nggak sama sekali. Ukuran nya yang enak dibawa traveling membuat kamera ini menjadi sahabat penulis setiap kali melakukan perjalanan keluar pulau Belitung.

Menurut saya hasil fotonya pun dalam pandangan awam penulis tidak lah mengecewakan. Mounting lensa EOS adalah EF-M, jika sudah memiliki lensa EF tidak perlu khawatir lensa tersebut tetap dapat kita pergunakan dengan menggunakan mount adapter EF-EOS M. Semua fungsi seperti Autofocus tetap dapat berfungsi saat menggunakan mounting ini.

Penulis menggunakan adapter ini saat menggunakan lensa EF. Kapan lensa EF penulis gunakan, biasanya saat memerlukan manual fokus seperti memoto bintang, atau foto foto yang menggunakan shutter speed lambat dan memerlukan manual fokus.

Overall EOS M generasi pertama ini sangat praktis dan mudah untuk digunakan, terutama saat traveling maupun street fotografi agar terlihat tidak intimidatif mau pun mencolok.Kekurangan kecepatan autofokus nya memang harus menjadi catatan canon selaku pembuat kamera ini, berikut foto foto yang penulis ambil dengan canon eos m.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s