Syarat Ninja 250R Killer

Dominasi Sport 250cc di Indonesia tak tergoyahkan dari tangan Kawasaki Ninja 250, kedatangan Yamaha dengan R25 hanya memberikan presure diawal peluncuran saja, selanjutnya Ninja 250R kembali unggul dijualan tanpa tandingan.

Lewat Japan motorshow 2015 pabrikan Honda yg sebelumnya gagal di Indonesia dengan CBR 250 single silindernya menyodorkan konsep CBR 250RR dengan dua silinder seperti layaknya Ninja 250R maupun Yamaha R25.

00-web

Belajar dari keberhasilan Ninja 250R bahwa sesungguhnya 250cc bukanlah kelas dimana konsumen hendak naik ke kubikasi yang lebih tinggi di mata konsumen Indonesia, tetapi lebih kepada bahwa segmen ini adalah top level dari mass market Roda dua di Indonesia. Sebagai Top level maka syarat utamanya adalah memberikan pride bagi sang pemiliknya sebagai motor flagship dikelasnya.
Akibat terbesarnya adalah sebagai flagship unsur pride yang utama ketimbang fungsionalitas sebagai learning bike untuk segmen moge. Kawasaki Ninja 250R berhasil membaca itu dan memberikan produk tersebut kepada konsumen Indonesia. Desain produk yang memang moge like, mulai dari bentuk hingga dimensinya membuat konsumen lebih memilih Ninja 250R ketimbang produk dari kompetitornya, walaupun produk yang ditawarkan kompetitor jauh lebih baru, dan easy to use.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk melawan Ninja 250R maka produk kompetitor harus lebih baik secara desain maupun pride dibanding Ninja 250R, mulai dari desain, aksesories dan performa. Sederhananya adalah bagaimana menciptakan produk yang membuat Ninja 250R terlihat culun kalau dijejerin.

Jangan lupa juga jika ada pabrikan yang berhasil, bukan tidak mungkin Kawasaki akan merilis H2 versi 250 cc, artinya desain Ninja 250cc akan punya garis keturunan dari Kawasaki H2…!!!
Segala mungkin saja, untuk itu pabrikan yang masuk ke segmen 250cc harus dapat mengakomodasi semua ini, untuk bersaing dengan produk yang lebih dulu eksisting. Bagaimana membuat next generation memilih produk mereka bukan Ninja 250R.

Selain itu juga komunitas Ninja 250R yang telah kuat menjadi faktor eksternal yang kudu diperhitungkan, nggak salah jika pabrikan melakukan riset terhadap komunitas ini, apa yang mereka inginkan next jika ada produk baru seperti Ninja yang mereka miliki.
Suara ini biasanya jarang salah, untuk itu hal ini menjadi sangat krusial bagi pabrikan yang hendak menguasai segmen tertinggi di kasta mass market roda dua Indonesia.

Perlakukan mereka disegmen 250cc, layaknya konsumen yang membeli produk flagship,sehingga dampak dari word by mounth akan mejadi viral yang membantu pabrikan dalam memasarkan produk yang mereka miliki.

Last but not least, perlu keseriusan untuk menggarap segmen ini, nggak cukup hanya menang di balapan tingkat nasional ataupun asia sekali pun, karena pada segmen ini membawa pride ke konsumen jauh lebih utama ketimbang membawa produk yang menurut pabrikan baik namun selera pasar menampik hal itu.

Contoh sudah banyak, silahkan pilih yang mana 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s