Perjalanan panjang performa sang penakluk

Wiiww aja baca hasil komparasi Head to head antara All New CB150R vs NVL di sini kalau boleh dikatakan Honda mungkin mengatakan “inilah saatnya..!!!”

wpid-new-cb150r-disandingkan-nva

Kalau Bro mau baca hasil komparasinya TB nggak bakalan bahas di sini, udah ada link yang TB sertakan di atas cukup Bro bro klik aja, silahkan dibaca di situ. Namun yang menarik bagi TB adalah bagaimana AHM berhasil meracik motornya sehingga bisa mengungguli kompetitor dalam waktu singkat dan dalam segala faktor…teknisnya..!!!

Hal ini sebenarnya nggak bakalan terjadi kalau Yamaha melakukan antisipasi dari awal, bahkan jauhhh hari TB sudah ingatkan bahwa Yamaha kudu punya engine DOHC 150cc. Sepele kelihatannya kala itu namun sekarang sudah jadi bubur, mau apalagi tambah bawang goreng dan suir daging ikan aja karena ayam lagi mahal 😀 .

Terlepas dari semua itu sebenarnya pancingan AHM dengan old CB150R secara produk telah berhasil, ketika CB150R dirilis Honda terlihat tidak mematok target penjualan apapun, mereka jelas-jelas melihat arah mana Yamaha akan menjawabnya, dan kala itu NVL dengan Hi Bro, meluncur… NVL diatas angin dan Yamaha terlena disinilah kerja keras Honda dimulai.

NVL dipelajari segala aspek, baik teknis maupun non teknis, mulai dari torsi sampai power, seperti diketahui kalau engine SOHC selalu memiliki point kuat pada torsi dan keiritan konsumsi bahan bakar, akibatnya Honda melakukan pengembangan dan menghasilkan engine DOHC yang hampir square yang kemudian berhasil membunuh keiritan dan torsi yang ditawarkan oleh engine SOHC.

Lanjut setelah produk siyapp, tim marketing SWAT mereka pun bertindak dan bergerak, misi utamanya adalah bagaimana membawa semua keunggulan mesin DOHC mereka ke mindset konsumen, nggak gampang..!!! Banyak duit saja nggak cukup makanya mereka bikin SWAT.

Nah geger gegeran hasil komparasi ini merupakan runtutan yang terstruktur dari upaya semakin membenamkan performa sang penakluk ke mindset konsumen. Karena keterlambatan kompetitor dalam mengantisipasi, makan Honda setidaknya punya waktu yang cukup sampai akhir tahun untuk membawa imej performa sang penakluk ke mindset konsumen. Nggak langsung menguasai pasar, namun keberhasilan edukasi oleh SWAT tim mereka akan sangat membantu Honda dalam melakukan penetrasi ke pasar sport roda dua Indonesia.

Kapan pasar akan dikuasai, dan bagaimana seharusnya Yamaha merespon, ntar Ya bro udah pukul 23:53 nih bobo dulu ahhhh 😀 ;-D

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s