Perempuannya mau melahirkan…!!!

Alkisah di negeri Antah berantah, kondisi ekonomi menuju keterpurukan, walaupun negara tersebut kaya, karunia Tuhan kepada tanahnya yang subur serta mengandung berbagai macam material yang beharga tidak lah membuat penduduk negara tersebut bisa merdeka dalam artian yang sesungguhnya, kemiskinan merajalela.

ambulance

Hukum bukanlah panglima di sana, rasa kepatutan seperti tak ada. Pelintiran aturan adalah hal yang biasa sehingga banyak cara untuk melakukan huru-hara menipu rakyatnya.

Belumlah selesai cerita sepeda mahal yang berjalan diiring pengawal dan dengan seenak melewati bangjo, ada saja jawaban atas aturan yang ada, seolah rakjat buta dengan semuanya. Lanjut lagi ketika sepasang mempelai yang melenggak lenggok dengan kawalan pasukan sirine yang memekakkan telinga.
Bangjo cuma hiasan bagi mereka tak ubah seperti lampu kelap kelip di malam yang gelap, entahlah kenapa jaman telah berubah. Apa karena negeri tersebut telah penuh dengan penguasa zalim atau seperti itulah Yang Maha Kuasa memberi takdir. Tak dapat ku sembunyikan raut kecewa para jelata. Walauu telah dihibur oleh Tetua dengan syair-syair pembenaran berdasarkan aturan yang Ada. Ahhh kecewa tak boleh membuat duka, haruslah kita selalu berbaik sangka. Jangan-jangan betul kata tetua bahwa di dalam kereta mewah ada wanita bukaan tiga tidak bisa ditunda karena dia bisa celaka.

Wahai jelata, tidak usah kau kecewa, karena percaya pada Sang Pencipta, semua ada masanya. Cepat atau lambat air ketuban akan pecah dan lahirlah generasi baru yang jauh dari durjana, semua bagai malaikat dari surga… Semoga…!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s