Moge dari ATPM

Xi xi xi nih TB cuma berpendapat saja cynnn, karena memang bicara moge yah bicara yang belum kebeli. Soo ikut ngeraamaiin aja nih kebetulan dua ATPM besar tanah air Honda dan Yamaha ada yang sudah masukin moge ke Indonesia dan ada yang baru mau masukin ke Indonesia.

Yamaha udah duluan masukin ke Indonesia, nah Honda via AHM pun sudah berencana juga bawa masuk moge mereka ke Indonesia. Namun ada yang mesti disadari oleh ATPM ketika mereka bermain moge di Indonesia.

Konsumen moge layaknya nasabah Prioritas dalam layanan perbankan, nggak bisa diberi layanan standar atau sama dengan pembeli motor matik 110cc yang mainstream. Pembeli moge kudu dapat perhatian khusus dalam segala hal karena selain memang mereka punya fulus, mereka juga adalah termasuk high network individual. Akibat nya punya potensi menjadi marketing secara tidak langsung.

Pendekatan personal adalah kunci dari maintenance segmen ini, karena dengan sentuhan personal jelas suasana akan jadi lebih cair. So kalau udah cair yahh mau apapun pabrikan akan dapet.

Melihat strategi AHM di awal perkenalan dunia moge sepertinya mereka menyadari bahwa dari dalam dunia blogger sendiri punya potensi untuk menjadi ambasador mereka tidak langsung, siapa lagi kalau bukan Mbah Dukun Satar yang punya kapabilitas di bidang ini dan TB pun selaku blogger ecek-ecek nggak pernah ngelewatin artikel yang Beliau tulis.

Paling tidak nihhh, apa yang ditulis oleh MD Satar jelas memberikan pencerahan bagi kita semua tentang dunia permogean di tanah air. Bagi AHM juga diuntungkan dengan kekuatan friend nya mbah Dukun untuk menjaring High Network Individu ini, yang jelas punya kemampuan beli plus jika diyakinkan oleh temen akan segera bungkusss produknya.

Nama besar perusahaan dalam dunia pertemanan akan kalah dengan lidah teman bro. Karena apa..?? Teman adalah mitra bisnis soo kalau teman cuan maka gw juga cuan, kalau ATPM yahh masak bodo’ istilah kata nggak lewat ATPM pun gue bisa beli kok… he he he…!!!

Di sini bedanya, sehingga ATPM harus jeli, mau ngundang siapa, terus apa yang mau dibawa masuk ke Indonesia. Uniknya konsumen di segmen ini jelas harus ditanggapi dengan jeli. Kalau misal AHM memperkenalkan matik Forza jelas nggak bakalan senendang ketika memperkenalkan Vultus dsb dsb.

Selain itu juga ketika produk sudah dibeli, tentunya nggak bisa dilepas begitu saja, maintenance harus dilakukan bukan hanya kepada motor tetapi juga dengan pemiliknya. Karena itu ATPM harus bisa menggali sisi emosional setiap pemilik moge, nahh disinilah ATPM kudu bangun data base konsumen moge mereka dengan baik, hobby, ultah, makanan kesukaan dsb dsb harus menjadi base data yang harus dimiliki oleh ATPM.
Karena ini merupakan perkara emosional maka ATPM harus punya person yang dapat menyatu dengan komunitas moge yang dimiliki mereka, dan juga berelasi baik dengan komunitas moge lainnya. Karena konsumen segmen ini bisa pindah kapan pun, kepergian konsumen kudu segera diganti dengan konsumen baru sehingga dengan mengenal baik semua komunitas akan memudahkan proses akuisisi.

Selain itu juga board of director jangan pernah segan segan untuk turun kelapangan dalam memaintenance segmen ini, bisa jadi presdir sekali-sekali hadir dan nunggang moge ATPM untuk memaintenance konsumen moge nya.

Artinya ketika sudah berani main ke Moge, maka pabrikan harus all out di semua lini…!!!

Iklan

One comment on “Moge dari ATPM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s