Ketika pasar helm dalam negeri diserbu brand Internasional

Sadar nggak sadar suka nggak suka pasar Indonesia empukkk banget untuk segala brand entah helm entah motor, cuma kali ini TB membahas serbuan brand helm luar terhadap pasar Indonesia. Seberapa dashsyatt sihhh.

arai-logo100125040141

Ahhh nggak ngaruhhh lahh, he he sepertinya tidak berpengaruhh tetapi faktanya apakah seperti itu. Bisa iya bisa tidak.. Dengan berkembangnya segmen sport terutama 250cc maka segmen helm pun mulai mendapat perhatian.

Namun apakah helm-helm lokal kompetitif, kalau disegmen low end sihh yaa..!!! Kekuatan brand sepeerti KYT, INK, MDS, dan lain lain, mendominasi. Tetapi bagaimana kalau udah naik ke premium, pengendara moge, atau minimal 250cc pasti mulai beda mindset mereka.

Keinginan memiliki helm brand interasional seperti Arai, Nolan, Suomy, HJC is a dream, dan bisa diwujudkan, banyak cara memilikinya,

mulai dari cicilan kartu kredit, sampai membeli secara kontan. Nah disegmen ini jelas brand lokal nggak berkutik, nggak percaya coba aja tanya konsumen lokal mau nggak keluarin duit buat beli helm lokal seharga brand Arai misalkan.

Nah yang kemudian pertanyaan jika brand Internasional menyerbu pasar midle low…??? Bahaya kan bagi brand lokal. Caranya macam-macam, pertama masuk lewat brand lokal, kemudian bisa saja co branding dengan brand lokal sehingga menghasilkan helm dengan kekuatan imej brand internasional dan memiliki harga relatif terjangkau…!!!

Nah disinilah penting antisipasi brand lokal, nggak hanya menggandeng pembalap terkenal untuk membangun imej, tetapi membuat helm dengan kualitas setara brand internasional, bagi kekuatan maupun kenyamanan mesti menjadi prioritas, jangan hanya paintingnya saja pakai gaya replika, tetapi kualitas yang dirasakan konsumen ketika membelinya akan sekaliber dengan kualitas yang dipakai oleh pembalap yang ditunjuk sebagai brand ambassador.

Pentingg ini, karena jujur saja, kalau cuma painting yang sama, cat dan tampilan yang sama, artinya konsumen nggak dapat kualitas dan kenyamanan setara helm yang dipakai pembalap, artinya yahh tipu-tipu dan artinya lagi siap-siap ditinggalkan konsumen.

Yokkk iii harga harusnya sangat kompetitif lha wong lokal produk kok…!!!

Semoga lahir brand lokal yang mendunia, bukan sekedar beli brand Internasional trus diberi stiker brand lokal seolah-olah brand lokal yang mendunia..!!!

Iklan

One comment on “Ketika pasar helm dalam negeri diserbu brand Internasional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s