Vario 150 karena AHM nggak bisa lokalkan PCX..???

Just analisa saja, mengingat semakin trend nya skutik premium di satu sisi, sebenar menurut TB,AHM sangat paham kalau saat ini skutik mereka PCX sangat diminati, lha bagaimana tidak, di tempat TB aja menurut info yang berlevel A1, indent mencapai 50 unit (ingat lho skutik import) padahal sebulan paling banter datang 5 unit di daerah.

PCX_White_2011

Nah solusinya apa? Nunggu import ya udah pasti terbitisss, nggakbisa cusss gitu wkwkwk, menurut TB Vario 150cc mungkin solusinya, kubikasi sama, teknologi mesin sama, tetapi beda bentuk dan desain, plus harga yang harusnya yang cheappeer lahhh

Namun ini bukan tidak mengandung resiko, walaupun memang itungan resiko relatif kecil, mengingat segmen skutik premium ini, boleh dikatakan entry level premium, wajar, masih dibawah 100 jt.

Nah menurut TB sih justru desain yang harus diperhatikan, karena jika masih mirip-mirip Vario 125 akan menjadi bumerang bagi produk tersebut. Akhirnya justifikasi konsumen menyatakan kalau Vario 150 bukanlah kelas Entry Level Premium, namun lebih kepada Skutik dengan kubikasi besar.

Yang perlu diingat oleh AHM bahwa Premium Skutik bukan pada kubikasi, tapi lebih kepada lifestyle.

So nggak ada opsi lain, bikin sendiri Skutik Premium, Freshhh. Entah Forza kek yang penting kompetitif dengan produk kompetitor.

Iklan

6 comments on “Vario 150 karena AHM nggak bisa lokalkan PCX..???

  1. barang premium ga usahlah dilokalkan.
    kalau dilokalkan harga pasti bisa ditekan dan jangan nuntut kualitas sama plek dengan cbu..
    tar kalau dilokalkan, buat lagi artikel sejenis cbr lokal vs cbr cbu ininya kurang anu itunya kurang ini.

    Suka

    • Konsumen wajar aja bro nuntut kualitas, kalau pabrikan mau nurutin ya bagus, kalau nggak mau yah tinggal cari pabrikan mana yang mau kasih kualitas lebih baik itu yang dipilih, ya terserah bro mau buat artikel apa saja, kalau ente nggak suka jangan dibaca.

      Suka

  2. Ping-balik: PCX 150 Lokal lawan sepadan NMAX 155 | Teras Belitong Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s