Mentaati aturan tidak diukur dari kejadian

Aturan tetap aturan ada event alias kejadian atau tidak, banyak kalangan ketika tidak terjadi kejadian, menganggap break the rule itu hal yang biasa, bahkan terkesan membolehkan, ada diskresi lah he he, but kalau seperti itu kapan Hukum jadi panglima, kapan aturan jadi tolak ukur.???

Banyak hal sepele yang membuat kita sulit mematuhi aturan tetapi menurut TB itu hanyalah masalah pembiasaan, pembiasaan terhadap hal sederhana inilah yang nantinya membuat aturan jadi panglima, jadi tolak ukur, jadi acuan.

Untuk menjadi bangsa yang beradab tentulah perlu usaha untuk konsisten dalam melaksanakan aturan yang ada, kalau sudah menjadi aturan harusnya dilaksanakan tanpa pandang bulu. Kalau udah bicara ini cakupan jadi luas sih.. nggak selesai selesai dibahas.

Tapi sederhananya kita mulai dari diri sendiri saja, sederhana kalau naik motor ke masjid ya pakai helm, kalau jemput anak ya pakai helm, kalau ke warung ya pakai helm, biar pun dekat, biar pun kelihatan dari rumah, naik motor ya pakai helm. Kalau nggak mau pakai helm yahh tinggal jalan kaki saja… pisss…!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s