Kawasaki harus berani head to head

Kalau melihat gerakan Kawasaki di Indonesia, cenderung Kawasaki bermain di niche market, ceruk pasar yang sempit dan sedikit, akibatnya jelas, ada pabrikan lain masuk tentu persaingan jadi keras dan komposisi pasar semakin sedikit.

20120801-bodiNINJA-1

Contoh nyata, ketika Yamaha masuk dengan R25 dua silinder 250cc, isu beredar adalah Kawasaki mempersiapkan 4 silinder 250cc, anehh kalau kata TB, beda dulu beda sekarang, dulu mungkin pabrikan besar macam Honda dan Yamaha tidak mau bermain, tetapi kalau saat ini ketika ceruk pasar ada yahhh cuan bakal didapat kenapa nggak masuk juga, tohh sebagai pabrikan besar punya finansial besar alias siapa takut…!!!

Sooo kemanapun berlari menghindar tetap akan terkejar, dari pada menghindar mendingan membuat diferensiasi pada sesuatu yang sudah ada, melakukan hal-hal diluar teknis untuk mengelola bisnis.

Apa saja, pertama dari sisi produk, R&D Kawasaki harus segera memperbaiki Ninja 250R agar lebih mudah dikendarai dan kompetitif pada setiap kejuaraan. Kemudahan dalam dikendarai harus menjadi fokus Kawasaki agar produk 2 silinder mereka menjadi kompetitif walaupun banyak kompetitor yang masuk kedalam wilayah tersebut.

Kedua, berikan jaminan pada produk maupun asistensi pada konsumen, semisal, ketika kasus fairing meleleh tentunya Kawasaki nggak usah berpanjang lebar segera ganti, karena penggantian akan menyebabkan konsumen menjadi semakin setia, yang perlu Kawasaki sadari bahwa konsumen pun tidak ingin fairing meleleh, sepenuhnya yahh bukan salah konsumen dong, namanya kendaraan harus mampu dan siap berjalan dalam segala kondisi, sehingga kalau karena panas mesin fairing meleleh tentu pabrikan punya beban moral untuk mengatasi hal tersebut.
Dua 250cc adalah kelas dimana konsumen berada untuk melakukan lompatan besar ke kelas berikutnya tentu dengan menjaga mood konsumen maka punya potensi dipilih oleh konsumen ketika meloncat ke segmen yang lebih tinggi.

Ketiga, Jaga dan manjakan komunitas, Kawasaki Ninja 250cc merupakan produk yang telah mempunyai basis masa yang besar, artinya kalau dikelola dengan baik, mereka bisa menjadi duta Kawasaki secara tidak langsung. Klub Ninja kudu Kawasaki rangkul, karena memang jumlahnya tidak akan sebanyak klub motor kecil lainnya, tentu akan menjadi mudah bagi Kawasaki untuk menggandeng mereka dalam beraktifitas.
Gandeng setiap klub maupun perorang dalam setiap event yang Kawasaki gelar, tidak hanya lokal tetapi juga nasional. Selain itu juga Kawasaki hendaknya banyak melakukan kegiatan untuk anggota klub, entah safety riding, teknik balap, trik memilih aksesories, atau panduan upgrade performa ninja 250cc ala Kawasaki :mrgreen: :mrgreen: Menjaga komunitas ini merupakan hal yang mempunyai efek multifier, karena mereka akan menjadi Fan Sejati Kawasaki, dan sudah pasti akan membantu Kawasaki memberikan imej positif pada konsumen.

Masih banyak lagi yang lain, contoh cukup tiga saja 😀 he he, nanti nggak kreatif bagian Marketingnya Kawasaki. :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

Iklan

One comment on “Kawasaki harus berani head to head

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s