Gak mainstream bukan berarti nggak bagus

Kebanyakan kita kalau ditanya mau beli motor merek apa pasti mengacu pada brand-brand Jepang yang sudah lama eksis di Indonesia, ketika kita mengubah keinginan atau bertentangan dengan mainstream mulai cerita negatif muncul ke permukaan.

2013-vespa-946

Memang faktanya ada saja merk baru yang bukan mainstream ataupun merk lama, yang keberadaannya tidak mainstream di Indonesia, membuat masalah dengan konsumennya sehingga membuat konsumen memiliki pengalaman buruk dengan produk tersebut. Pada awal memang brand yang ke gencet tetapi akhirnya seluruh brand yang tidak mainstream akan terkena getahnya.

Kalau TB sih nggak masalah dengan yang tidak mainstream baik brand maupun jenis, contoh saja ketika TB memutuskan CBR250R yang satu silinder ketimbang Ninja 250 yang dua silinder. Secara brand memang sudah mainstream tetapi secara produk yahh tidak mainstream di Indonesia. Sampai hari ini pun 250cc harus identik dengan 2 silinder 😀 .
Nah karena pemilihan itu adalah keinginan tiap Individu maka akibat yang terjadi pun menjadi tanggungjawab masing-masing kita, namun untuk menghidari kecewa dikemudian hari perlu pengetahuan yang cukup sebelum membelanjakan produk yang tidak mainstream (kecuali kalau duitnya kabehh 😀 )

Jangan lupa memilih produk tidak mainstream boleh jadi juga kudu memperhatikan asal produk, sebut saja produk-produk eropa yang tidak mainstream, akan lebih mudah untuk dijual kembali karena kekuatan asal negara produk berada.

Untuk itulah pilih produk nggak mainstream nggak masalah, namun perlu pertimbangan agar tidak menjadi masalah di kemudian hari…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s