Jangan salah membaca strategi ATPM di 250cc

Memandang produk bukan hanya melihat produk, membaca fitur, kemudian membuat berbagai analisa atas produk yang tersebut dibandingkan dengan kompetitor baik dengan jumlah silinder, power dsb dsb dsb…!!! Namun ada yang jauhhh lebih penting…apa itu ???

r25_rossi

Yupp ruhhh dari produk, kok ruhh bro kan benda mati ??? Tul bro, TB coba ulas kebelakang dulu, sebelum produk lahir umumnya ada Focus Discussion Grup yang bekerja berdasarkan riset pasar yang ada untuk membuat suatu produk yang dapat memenuhi ekspektasi konsumen. Konsumen mana, ini tergantung pada di mana produk akan dijual, apakah lokal atau global.

Produk yang dijual untuk pasar global mungkin saja tidak cocok disuatu tempat karena memang pada tempat tersebut paradigma konsumen masih berbeda dengan konsumen global yang disasar akibatnya memang produk terlihat hidup segan mati tak mau, apalagi ketika positioning harga tidak ditentukan dengan baik.

Case CBR250R yang memble di pasar Indonesia, tetapi seolah menemukan momen ketika Ninja 250 SL Mono meluncur, ditambah price repositioning yang ciamik oleh AHM baru-baru ini dan refreshment penampilan yang menganut konsep kakak-kakak nya memberikan nyawa baru bagi produk.

Disinilah sebenarnya yang hendak dilakukan oleh AHM, AHM tidak akan membentukan CBR250R dengan R25 besutan Yamaha, beda segmen beda tujuan, justru yang dilakukan oleh AHM justru untuk antisipasi Ninja 250 SL.

Disinilah visi dari produk yang awalnya ditentukan oleh pabrikan mulai menemui tracknya, Honda justru pingin jadi raja 250 cc single silinder not dual silinder sehingga melihat hal ini sangat mustahil Honda akan mengeluarkan 250cc dual silinder. Kok yakin banget Bro…!!! Sebenarnya strategi Honda adalah strategi yang paling mudah dibaca, karena mereka selalu menggunakan pendekatan konservatif dalam melakukan segala sesuatu. Pelan tapi pasti, seolah tidak bertaji tetapi mendikte.

Gambaran besarnya adalah mesin balap mereka di moto3, singel silinder tohh, ajang pembibitan single silinder tohhh ??? Ini adalah gaya konseervatif Honda yang belum TB lihat dilakukan oleh kompetitor mereka, sehingga kalau kita salah menafsirkan katakanlah CBR250R mereka yang sering dikorelasikan dengan Ninja 250R dulu dan sekarang dengan R25 akan melihat “seolah-olah” Honda kalah perang dengan Kawasaki dan Yamaha di segmen ini. Secara volume oke, tetapi mau ngomong apapun Honda juara penjualan 250cc single silinder sendirian, dan Honda lebih melakukan pendekatan penerimaan global untuk kelas 250cc ketimbang tergopoh-gopoh membuat produk hanya untuk pasar lokal dan satu hal marketnya seupilll…!!! Ini yang perlu dilihat. Dengan positioning Global, nggak laku di Indonesia dengan cukup baik tidak mengapa, tetapi pelan tapi pasti mengisi trend global yang sedang berkembang.

Sooo hati hati, bahwa kemenangan belum tentu terlihat dengan kasat mata, justru kemenangan yang tidak disadari oleh lawan adalah kemenangan hakiki yang akan menjadi snow effect pada kemenangan-kemenangan berikutnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s