R15 sang komplementer

V-Ixion sebagai raja penjualan motor sport memang belum tergoyahkan tetapi market share Yamaha 2014 sudah tercederai secara total. Memang V-ixion masih tetap sang raja, tetapi apa guna raja kalau sebagian kerajaan telah direbut oleh musuh.

Disinilah yang harus segera Yamaha sadari. Raja tanpa patih dan prajurit yang tangguh is nothing. Vixion perlu pendamping, nah pendamping Vixion kudu lengkap dari atas maupun bawah. Sehingga pertarungan akan seimbang paling tidak dominasi Yamaha masih dominan di segmen sport.

Yamaha tidak hanya harusnya mempersiapkan R15 tetapi juga menyiapkan pendamping dari bawah, sport dengan harga yang bejaban dengan Verza. TB menuliskan bahwa Verza adalah senjata AHM yang melenggang sendiri.

Selain itu Yamaha kudu sadar, walaupun mereka gadang-gadangkan R15 dan R25 ditunggu oleh konsumen tapi coba lihat nanti dan tentu dapat diprediksi berapa angka yang akan didapat dari penjualan kedua produk tersebut. Karena diyakini kedua produk tersebut memiliki banderol harga lumayan tinggi.

Nah kalau udah sadar bahwa R15 adalah komplementer, YIMM kudu launching new produk untuk segmen bawah yang sekarang hanya diisi oleh Verza. Karena jika YIMM tetap kekeuh dengan gaya mereka saat ini wajar kalau market share akan terus tergerus dan NVL kembali terjual dengan angka rata-rata ketika V-Ixion terjual.

Kita lihat saja nanti Bro, waktu yang menyampaikan ..!!!

One comment on “R15 sang komplementer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s