Jualan brand tetangga apa untungnya ???

Pernah kenal istilah Banca Insurance, yupp itu dia produk keuangan yang dikelola oleh perusahaan asuransi yang dikenal istilah unit link, namun unik nya dijual di jaringan perbankan yang ada. Sama-sama institusi keuangan, sama-sama menguntungkan.

pulsar200_2012_1

Ada potensi saling melemahkan ??? Ya tentu saja ada, Bank bisa saja mengakuisisi perusahaan asuransi lain dan kemudian mendepak perusahaan yang menjadi mitra penjualan banca insurancenya. Tapi kenapa nggak dilakukan ??? he he jawab sendiri lagghhh …

Oke balik ke Industri sepeda motor, penjualan P200NS di jaringan Kawasaki di Indonesia, secara prinsip mungkin mirip-mirip banca insurance, di mana perbankan tidak piawai mengelola unit link, sementara asuransi kesulitan untuk mengembangkan jaringan dengan cepat seperti yang dilakukan oleh perbankan.

Kawasaki jujur 4 tak 150cc till today is a dream, soo untuk mengisi kekosongan itu, maka dengan bermitra secara strategis di level atas, maka segmen ini di isi oleh P200NS. Diferensiasinya ya jelas ke 200cc dengan harga yang kompetitif, jaringan purna jual yang relatif mapan dibandingkan jika dikelola Bajaj sendiri.

Kawasaki dapat apa ??? Kawasaki dapet duit dari komisi dari Bajaj selanjutnya Kawasaki akan mendapatkan tambahan fulus dari jasa servis, penjualan sparepart P200NS dan sebagai-sebagainya. Kecil kah nilainya ??? Tentu saja tidak, lihat bagaimana Bank dengan gesit menjual unit link, untungnya gede bos, berlipat-lipat, nggak capek kalau mau kejar target laba 😀

Begitu juga Kawasaki dengan case menjual P200NS mereka saling berbagi fulus dan saling menguatkan imej masing-masing.

Bajaj akan tertolong dengan kuatnya imej sport Kawasaki dan ketersediaan layanan purna jual, Kawasaki akan dapat fulus dari penjualan Bajaj, selanjutnya konsumen merasakan bahwa produk yang dijual Kawasaki tidaklah semahal yang mereka kira.

Bajaj dan Kawasaki membangun mutualisme ditengah pertarungan raksasa roda dua yang ada, saling menguatkan satu sama lain dan tentunya dalam jangka panjang akan menjaga eksistensi kedua merek di pasar.

Brand Kawasaki akan cacat, nggak lahh, kan produk yang didistribusikan oleh Kawasaki sudah ditentukan tertentu saja tidak semua series, soo ini akan menjaga kekuatan brand yang ada, dan Kawasaki pun tau kalau produk yang mereka jual bukan produk yang asal murah, tetapi secara teknis merupakan produk unggulan.

Kerjasama ini bukanlah hal tabu, under estimated terhadap langkah Kawasaki rasanya perlu dihilangkan, dan didalam sendiri Kawasasi kudu berbenah, agar kerjasama yang dibangun di level atas tidak mentah pada saat implementasi di lapangan, perlu diberikan pemahaman di semua lini mereka kalau apa yang dilakukan ini adalah strategis dan memberikan keuntungan bagi semua pihak. Dengan sosialisasi yang baik langkah kerjasama ini dapat menjadi peluang marketing baru didaerah sehingga pihak diler mendapatkan lebih besar keuntungan dari produk yang dititip dengan skema kerjasama tersebut.

Nah bagaimana nanti hasilnya ??? Berpulang kembali pada semua lini Kawasaki di lapangan, kemampuan mereka memaksimalkan penjualan produk titipaan akan memperbesar keuntungan yang diperoleh. Nggak perlu menyiapkan plan tetapi mampu berjualan sepeda motor, bukankah ini merupakan investasi yang murah tetapi mendatangkan keuntungan besar.

Open your mind…!!!

3 comments on “Jualan brand tetangga apa untungnya ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s