Target seribu unit perbulan, Kawasaki P200NS masuk pasar dengan hati-hati

Membaca beberapa tulisan di Blog ternama mengenai target yang ditetapkan oleh Kawasaki Motor Indonesia (KMI) dalam menjual Kawasaki Bajaj P200NS merupakan kehati-hatian Kawasaki dalam mencoba bermain di segmen produk masal motor sport di Indonesia.

13br200a_304yeldrs00d_c1

Wajar saja jika Kawasaki berhati-hati dalam memasang target karena mereka pemain baru untuk sport mid end empat tak. Selama ini mereka pada kelas 150cc hanya bermain di engine 2 tak saja. So pasti moncer lah karena nggak ada saingan 😀 😀

Walau terlihat superior di pandangan konsumen dari sisi harga, maupun desain serta mesin, namun P200NS membawa sejumlah PR yang sempat mencederai mindset konsumen Indonesia, pertama masalah sparepart yang sempat hebohh dan pada teknologi mesin P200NS yang tidak lazim diterapkan di Indonesia yaitu penggunaan 3 busi.

Bisa dibayangkan mindset konsumen bahwa ini motor perlu 3 busi untuk bisa terlihat powerfull dibandingkan dengan kompetitornya namun apa jadinya jika konsumen yang telah membeli produk kompetitor melakukan modifikasi mesin dan dapat sepowerfull P200NS.

Selain itu juga penggunaan 3 busi memberikan mindset produk yang tidak efisien di mana motor yang hanya satu silinder harus menggunakan 3 busi demi mengejar power dan efisiensi, sedangkan produk yang beredar dipasaran cukup menggunakan satu busi saja sudah bisa dipergunakan dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan gampang.

Selain itu juga P200NS masuk ditengah era injeksi sedang gencar-gencarnya di Indonesia. Soo ini merupakan barier lagi P200NS. Kompetitor yang telah menggunakan injeksi, mindset masyarakat yang sudah terbentuk bahwa injeksi memberikan kesan produk yang canggih tentunya akan membuat P200NS memanen sangkaan konsumen sebagai produk yang jadul, yang tidak mengikuti perkembangan jaman.
Tentu ada yang mengatakan dengan karbu produk menjadi gampang dioprek, jawabannya sederhana, semakin berkembang teknologi injeksi maka tools untuk melakukan oprek semakin banyak dan yang pasti oprekan dengan menggunakan tools berbasis komputerisasi akan memberikan hasil yang presisi dan efisien ketimbang hanya mengandalkan feeling sang mekanik, karena dengan komputerisasi semua dapat diubah-ubah dengan relatif mudah.

Soo dengan kondisi ini Kawasaki memang punya PR besar untuk segera membenahi P200NS untuk tidak menjadi lain sendiri di pasar Roda Dua Indonesia.

One comment on “Target seribu unit perbulan, Kawasaki P200NS masuk pasar dengan hati-hati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s