Nggak wothed lagi bikin motor sport dibawah 150cc di Indonesia

Beda Eropa beda Asia, apalagi Indonesia, pasarnya sangat unik, matik aja unik apalagi kalau udah masuk ke segmen sport alias batangan. Bisa dibayangkan pada segmen ini produk dengan harga 22-23jutaan lebih moncerr dari pada yang harga 16jtan :mrgreen: :mrgreen:
20130219-yamahaSZ-R-2
Artinya ada keunikan tersendiri pada pasar sport mid end Indonesia, tidak hanya harga yang menjadi incaran, namun fitur dan kebanggaan juga menjadi acuan. Kalau di Eropa mungkin kelas ini learning bike, dan yang menjadi simbol sosialita pada segmen moge namun di Indonesia, moge just moge not daily bike seperti segmen ini. So… kudu cerdik melihatnya.
Keberhasilan dan kemudian kehancuran Thunder 125 merupakan lonceng peringatan kepada ATPM untuk melihat pergeseran selera konsumen, konsumen mulai bisa melihat pergerakan harga produk yang pada awalnya masuk kategori terjangkau kemudian menjadi over price dibanding apa yang dibawanya.
Untuk itu produsen kudu bisa melihat kalau membuat pergeseran harga akan menjadikan produk tetap punya nilai ekonomis yang masuk akal sehingga kesan overprice jadi hilang.
Caranya ??? Gampang saja, Injeksi, 150cc, desain masuk ke selera secara menyeluruh tidak hanya ke segmen anak muda, terus ya kasih harga yang bikin ngiler, ntar kalau udah rame baru dah geser harga. Pergeseran harga jika produk sama kubikasi dengan produk yang dibanderol 22-23 jt sudah dapat dipastikan nggak bakalan memberikan imej buruk bagi produk, mungkin ini salah satu dasar pemikiran tak diungkapkan AHM untuk mengeluarkan Verza.
Soo bagaimana menurut Mas Broo…

2 comments on “Nggak wothed lagi bikin motor sport dibawah 150cc di Indonesia

  1. verza design OK (subjektif),fitur lengkap,dual shock (lebih mumpuni buat jalan jelek/bagus,tau sendiri lah gmana kondisi jln d republik ini),harga murah (untuk ukuran motor sport),harus nya sih dari hitung hitungan org awam kaya ane,lebih laris dari cb150r/nvl/byson/NMP 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s