Opini : Durability vs performance

Konsumen roda dua Indonesia sangat lah unik, kadang saking unik nya pabrikan dibuat bingung sendiri dengan habit yang ada. Bagaimana tidak semua kemampuan dan desain motor kudu perfect / sempurna, tetapi sisi ekonominya justru harus terjangkau :mrgreen: :mrgreen:
Dusss akhirnya untuk menyikapi hal ini jadilah produk-produk yang seolah sempurna tetapi sesungguhnya ada yang yang memang diminimalisasi untuk mengejar harga dan mempertajam margin keuntungan.
20121122-MVagustaRIVALE-1
Konsumen pingin produk yang memiliki performa tinggi sekaligus awettt, bisa nggak ya bisa saja tapi akan jadi high maintenance. Lho kok bisa, iya lahh, performa tinggi berbanding lurus dengan biaya perawatan, semakin tinggi performa yahh perawatan kudu semakin sering biar nggak ambrooll mesinnya.
Terus kalau hanya durability gimana ??? Nah sebenarnya kalau menurut TB produk yang dipergunakan harian awal desainnya haruslah mengutamakan durability, kenapa ??? Yups sifat penggunaan harian adalah fungsional yang lebih mengutamakan ketahanan kendaraan ketimbang performa, kenapa begitu ?? Yo balik lagi sekarang ‘mau ngebut di mana Bro’ artinya konsep durability jauh lebih utama ketimbang performa. Trus apakah lantas performa diabaikan, ya tentu tidak tetapi harus ada titik kompromi antara performa yang tidak akan merusak durability. Hal ini akan membuat produk aweett, low cost maintenance dan akhirnya yoo naik motor yo naik motor nggak sibuk ngurusin tangki bocor, plek somplak, shockbreaker amblass dsb dsb :mrgreen: :mrgreen:
p1

Iklan

5 comments on “Opini : Durability vs performance

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s