Bukan tambah busi tapi terapkan injeksi..!!!

Pabrikan India yang menjual produknya di Indonesia belum terlihat gelagatnya untuk menerapkan sistem pengkabutan Injeksi pada kuda besi tunggangan mereka. Entah apa yang menjadi penyebabnya. Tetapi yang pasti bahwa konsumen akan semakin kritis jika sampai titik di mana semua pabrikan Jepang telah lebih dahulu menerapkan pengkabutan injeksi di semua lini produk mereka.

Implementasi Injeksi bukan sekedar kadar racun gas buang maupun efisiensi penggunaan bahan bakar, tetapi lebih kepada low cost maintenance kalau nggak mau disebut almost free maintenance. Sehingga konsumen bisa semakin maksimal menggunakan kendaraan mereka. Selain itu juga semakin akuratnya harusnya penentuan masalah pada problem kendaraan roda dua karena penerapan sistem injeksi yang boleh dikatakan sudah computerized.
Langkah pabrikan Jepang patut diapresiasi dan memang sudah diapresiasi oleh konsumen. Kalau saat pertama injeksi dikenalkan konsumen takut karena memang sosialisasi sistem injeksi tidak maksimal dan juga black campaign terhadap sistem injeksi itu sendiri. Kebalikan dengan saat ini pertanyaan “sudah injeksi belum” menjadi hal wajib ditanyakan oleh konsumen saat memilih dan menentukan pilihan saat meminang kendaraan Roda Dua.
Pabrikan India yang marangsek pasar Indonesia memang boleh dikatakan saat momen tidak tepat atau lebih tepatnya terlambat masuk pasar Indonesia. Dimana saat mereka masuk Imej Motor kecil selain merk Jepang telah jelek karena memang akibat serbuan mocin yang kemudian mencederai rasa percaya konsumen Indonesia. Sehingga kehadiran produk India ini menjadi anti klimaks dari kedigdayaan produk China sebelumnya.
Tetapi kepercayaan diri pabrikan India boleh diacungi jempol mereka tetap masuk dan bahkan salah satu pabrikan India TVS Motor sudah memiliki pabrik di Indonesia dan memang TVS cukup konsisten dalam mengembangkan jaringan 3S dan disertai oleh produk-produk yang inovatif. Nah harusnya juga TVS segera melakukan perombakan produk mereka dengan sistem pengkabutan injeksi ini, kenapa demikian ??? Keberanian pabrikan TVS menerapkan Injeksi akan semakin menepis keraguan konsumen terhadap kemampuan pabrikan India dalam menerapkan teknologi terkini pada kendaraan bermotor.
Jangan sampai pada mindset konsumen pabrikan India hanya bisa menerapkan jumlah busi lebih dari satu pada motor mereka yang justru menjadi black campaign terdapat produk yang ada. Bahasa sederhananya kalau cukup satu kenapa mesti dua atau tiga ??? :mrgreen: :mrgreen:
Mampukah pabrikan India melakukannya, kita sama-sama tunggu aksi mereka.

5 comments on “Bukan tambah busi tapi terapkan injeksi..!!!

  1. Ketakutan masyarakat sini lebih karena opini jika terjadi sesuatu dijalan maka tdk semua bengkel dpt memperbaikinya.. Padahal klo semua dah injeksi bengkel pinggir jalanpun pasti akan menyesuaikannya jg ya mas…

    Suka

  2. Mungkin pabrikan India belum banyak ahli elektronika yang mampu menciptakan sistem injeksi pada motornya. Karena sistem injeksi basisnya adalah tentang pengembangan teknologi elektronika yang dipadukan dengan engine.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s