Wisata Malam : Ngupi ke Manggar

Manggar sebagai ibukota Belitung Timur adalah kota kecil yang dipenuhi dengan warung kopi. Kebiasaan meminum kopi di warung kopi adalah budaya lokal yang menjadi ciri khas kota yang berjulukan Kota Seribu Warung Kopi tersebut.

Kopi Manggar menjadi ikon pariwisata kota kecil eks penghasil timah di Pulau Belitong ini. Suasana riuh ramai orang berkelakar dengan kolega di warung kopi memberikan ke khasan tersendiri. Obrolan pun berkutak mulai dari politik, ekonomi dan tak lupa lokasi penambangan timah baru yang ‘mampau’.
Tak terlepas TB sebagai warga Belitong, karena kesulitan TB mencari lokasi ngopi yang asyik dan representatif di Tanjungpandan, maka Manggar adalah alternatif buat pergi ngopi. Walaupun jarak yang ditempuh lumayan jauh lebih kurang 90KM namun demi sensasi ngopi yoo wisss tak jalani juga.
Biasanya TB berangkat sekitar jam 22.00, perjalanan ditempuh sekitar 1 jam dari Tanjungpandan. Sampai di Manggar keliling-keliling dahulu melihat spot warung kopi yang hendak dikunjungi.
Setelah menemukan tempatnya, TB bersama rekan memesan kopi yang dikehendaki, ditambah camilan atau indomie :mrgreen: :mrgreen:
Nongkrong dan berkelakar di warung kopi kurang lebih 2 jam. Banyak pembicaraan tapi yahh just mengisi waktu untuk menemani ngopi saja.

Biasa nya tepat 01.00 BBWI TB bersama rekan-rekan bergegas kembali ke Tanjungpandan untuk beristirahat dan memulai aktifitas keesokan harinya. :mrgreen: :mrgreen:

One comment on “Wisata Malam : Ngupi ke Manggar

  1. Ping-balik: Nil Maizar Gemar Menyantap Rendang | gilabola.biz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s