Apa yang salah dengan Betik ???

Ketika awal hendak diluncurkan terlihat aroma yang membakar semangat di mana betik digadang-gadangkan sebagai penopang skutik dan jembatan antara Beli (Bebek aseli :mrgreen: ) dan Skutik.


Ternyata dalam perjalanannya jembatan tersebut tidak berfungsi sebagai mana mestinya, harusnya terjadi pertumbuhan yang cukup baik diangka 1500 s.d. 3.000 unit perbulan tapi fakta di lapangan berbicara lain


Tak satupun dari dua produk yang berbeda pabrikan memenuhi target yang ditetapkan oleh masing-masing. Nggak Lexam nggak juga RevoAT, semua nyungsep penjualannya 50% dari target saja susah..!!!
Beberapa hal yang menurut saya kurang pas di Betik sehingga sulit untuk mengejar target adalah:
1. Produk tanggung, Yang suka performa akan pilih Beli (bebek aseli) yang suka praktis pilih Skutik, nahhh kalau yang suka performa tapi praktiss (nggak nukar-nukar gigi)???? Betik tidak menjawabnya, karena Betik dibuat bukan untuk itu, tetapi kepada yang pingin praktis tapi nggak mau tampilan matik, ya jadi rancu, karena mindsetnya belum terbentuk, konsumen Indonesia masih menganggap matik dengan tapilan bebek itu anehhh, dan itu terbukti dengan realisasi penjualan dilapangan. Coba kalau memang dibuat betik itu praktis tetapi performa mantabb seperti bebek super Satria FU misalkan konsepnya, tentu akan memberikan aroma yang berbeda, mangkanya kalau produk untuk Indonesia kudu didesain dan direset di Indonesia, pakai standar konsumen sini jangan dari luar dibawa masuk, ya sulit lagghhhh.. !!! Nggak percaya, coba lihat kasus New Honda Blade..!1! Mesin reset jepang (CMIIW) desain selera Indonesia bangett, targetttt kecilll lagghhhh….!!!
2. Produk yang bener-bener baru tapi minim promosi
Ya, ini yang membuat saya bener-bener heran, seolah-olah ATPM tahu ni produk nggak bakalan laris, so promosi minim banget diawal-awal doang itu pun gak gencarrr !!! Beda ketika Spacy Scoopy dan New Honda Blade meluncurrr, iklan nggak berhenti, acara test ride, sampai program diskon harga untuk 1000 pembeli pertama New Honda Blade, belum lagi acara-acara lain yang dibuat meriahhh.
Sedangkan untuk Revo AT maupun Lexam, minimmm banget, bahkan di Belitong sini saya cuma menemui seekor Lexam saja yang ngaspall :mrgeen:
Apakah ini hanya decoyyy ??? Wallahua’alam.

Dua Hal tersebut jika dibenahi cukuplah kiranya untuk membenahi perjualan kedua produk tersebut, pertama jadikan betik sebagai matik kencang, kedua, lakukan promosi mesti sering dilakukan untuk merubah mindset konsumen biar mereka juga aware dengan kehadiran betik.
Selanjutnya Wallahu’alam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s