Bebek Matik – Salah konsep atau belum waktunya ???

Seolah ingin selalu mengerti hasrat konsumen Roda dua di Indonesia, dua pabrikan asal Jepang, Honda dengan wakil AHM dan Yamaha diwakili YMKI sama-sama meluncurkan dua varian yang baru, tampang Bebek tetapi pengoperasian seperti motor matik


Pertama-tama AHM lah yang meluncurkan Honda Revo AT dengan target penjualan 3.000 unit perbulan, kemudian seolah tidak mau kecolongan dengan langkah kompetitor maka YMKI pun ikut-ikutan menelorkan Yamaha Lexam dan mematok target penjualan 2.000 unit perbulan.

Sejak merangsek dipasar Indonesia sejak Juli 2010 Revo AT belum pernah sekalipun dapat memenuhi target yang ditentukan oleh pabrikan, begitu juga dengan Yamaha Lexan, sepanjang 2011 saja Revo AT hanya mampu rata-rata perbulannya terdistribusi sebanyak 647 unit dan Yamaha Lexam hanya 822, sehingga secara otomatis penguasaan pasar pun masih dibawah 1 %, bahkan pada Juli 2011 adalah titik terendah sepanjang tahun 2011.

Berkaca dari hasil yang dicapai selama semester pertama 2011, apakah yang sebenarnya terjadi ??? Apakah memang produk belum siap diterima di konsumen R2 Indonesia, ataukah memang ini hanya upaya pabrikan mengisi celah kosong, kalau-kalau memang celah ini ternyata gemuk seperti kasus Skutik Retro Scoopy.

Sebagai penyuka Roda Dua, IMHO, keputusan AHM ketika memasukkan REvo AT merupakan usaha korporat untuk segera menancapkan di benak konsumen bahwa mereka adalah first mover bebek matik di Indonesia, tidak mau lagi kecolongan seperti kasus skutik yang menyebabkan mereka berdarah-darah untuk merebut singasana pasar, tes pasar ini dilakukan sebagai usaha juga melakukan decoy kekompetitor mereka Yamaha agar tidak menjadi follower pada pasar skutik retro yang ternyata itu berhasil, karena sampai saat ini AHM bermain sendirian di Skutik retro tanpa ada produk kompetitor yang mengganggunya..!!! CERDIK …!!!! :mrgreen: mrgreen:

Bagi YMKI sendiri mereka tidak mau kecolongan lagi sama ketika Scoopy keluar, namun ternyata langkah tersebut salah, YMKI membuang sumber daya yang mereka miliki padahal sudah sangat terbatas untuk produk yang tidak laku di pasaran Indonesia.

Sejatinya kedua produk ini tidak mungkin mengisi pangsa pasar entry level yang sangat price sensitive, lihat saja dari banderol harga RevoAT sebesar Rp.15,8 Jt dan Lexam Rp.16,46 jt. Banderol harga sejumlah itu lebih mengarah ke konsumen middle dimana pada kelas itu banyak matik dengan disain ciamik dan familiar di mata konsumen Indonesia.

AHM seakan tahu bahwa pasar ini belum mature maka usaha promosi pun dilakukan seperlunya saja, boleh diamati pada TVC di media televisi tanah air yang jarang sekali terlihat ada iklan RevoAT.

Lho bang .. Pada saat peluncurannya kan hebohhh banget…!!! Sampai test drive ke Bali sono…!!! Ya… Betul sekali, AHM ingin menunjukkan superioritas mereka dengan melakukan peluncuran heboh dengan mengundang blogger untuk test drive tidak lain dan tidak bukan adalah usaha mereka untuk memenangkan mindset konsumen bahwa RevoAT adalah first mover bebek matik, Kamilah yang PERTAMA begitu maksud AHM.

Hal ini dijawab oleh YMKI dengan meluncurkan Yamaha Lexam dengan memanfaatkan ikon andalan mereka Jorge Lorenzo, seolah menjawab, Kami yang JUARA, karena dengan strategi penggunaan ikon tentunya akan membuat produk identik dengan ikon yang dipakai (kebayang nggak kalau Lexam diluncurkan oleh VR46 :mrgreen: )

Akhirnya, pasar berbicara berbeda, setelah pada awal cukup meyakinkan Lexam akhirnya melempem di bawah revoAT,  walaupun keduanya belum berhasil mengambil manisnya kue roda dua Indonesia.

Boleh dikatakan sampai saat inipun saya belum melihat usaha edukasi oleh kedua pabrikan, baik Honda maupun Yamaha, apakah saling tunggu..??? Karena memang usaha edukasi memerlukan usaha yang tidak sedikit..!!!

Jadi… Bebek matik apakah Prematur, atau memang salah konsep..!!!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s