Kasus Spacy dan New Blade – (IMHO) AHM banyak belajar Mindset Konsumen R2 Indonesia

Pertarungan pasar R2 antara Honda yang diwakili oleh AHM dan Yamaha yang diwakili oleh YMKI (IMHO) memasuki tahap semifinal. Bayang-bayang sang juara Sejati mulai terlihat samar-samar jelas..!!! :mrgreen: ada yang menarik untuk disimak dari pertarungan ini apakah itu … ???

Awalnya Honda menganggap remeh Konsumen, Yamaha cerdas..!!!

Semenjak isu lingkungan dan aturan regulasi, standar gas buang maka pasar Motor dengan sistem pembakaran 4 langkah menjadi lirikan konsumen, dan Honda yang sedari awal bermain disegmen ini diuntungkan dan memperoleh durian runtuh dengan semakin moncernya pejualannya.

Yamaha pun mau tidak mau harus bermain di 4 tak juga, tetapi Yamaha cukup cerdas, karena melihat Honda telah dulu berada disegmen ini dan bercokol lama, maka harus ada diferensiasi yang membedakan dengan produk Honda, karena sebelumnya Yamaha bermain di  2 tak yang tentunya merupakan kebanggaan speed freak maka Yamaha pun menelorkan bebek dengan cc yang selalu lebih besar dari Honda dan tentunya terus menjadi mindset sebagai motor kencang. Selanjutnya lewat event-event balap bebek Yamaha terus menancapkan dominasinya sebagai motor kencang, dengan melakukan dukungan total terhadap tim balap mereka, membuat racing acadeny dan upaya lain untuk terus menancapkan sebagai motor kencang, dan ini tidak mendapat perlawanan berarti dari Honda karena Honda masih terbuai dengan kasus motor irit dan ramah lingkungan, lambat laun Honda merasakan akibatnya, karena tidak ada perlawanan di ajang Balapan maka mindset pun tertanam dengan kuat akan kedigdayaan motor Yamaha, walau secara total penjualan Yamaha belum nyalip tetapi gap antar dua merek dalam hal penjualan semakin dekat.

Selanjutnya dengan cerdas pula Yamaha membaca langkah konsumen dengan mengeluarkan Yamaha Mio setelah sebelumnya gagal abiss dengan Nouvonya, dengan bentuk bodi yang imut, maka awalnya Yamaha berhasil memikat hati kaum hawa dan selanjutnya Yamahapun memikat semua kalangan dengan Mionya, sehingga tidak peduli batasan umur maupun gender, Mio menjadi pilihan utama, Honda betul-betul tertekan dan Yamaha Mabuk kemenangan..!!!

Honda diam-diam menyusun strategi, Yamaha mabok kemenangan..

Honda memang betul-betul tertekan tetapi ketenangan dan kejernihan tidak membuat Honda kalap, sembari mempelajari arah dan gerakan lawan Honda pun merumuskan berbagai macam strategi baik di berbagai sisi baik produksi, distribusi dan pemasaran. Dikelas bebek walaupun terseok-seok karena hantaman Jupiter Z burhan, Honda berusaha bangkit dengan Supra X 125 dengan redesign ulang mulai dari edisi F1, edisi CBR, di low end Honda mulai mengeluarkan Revo untuk menandingi Vega R yang memporak porandakan Supra fit. Yamaha mengira mereka sudah diatas angin dengan serta merta menghantam Revo dengan Vega ZR, dan itu terjadi maka AHM pun mengeluarkan truffnya berupa Absolute Revo yang kontak membuat Yamaha kebingungan mau melakukan pukulan balasan dengan apa???

Honda Belajar dari Kesalahan dan Kompetitor

Kepanikan Honda terlihat ketika pangsa pasar mereka yang dominan pada awalnya mulai tergerogoti, mereka mereka mencoba melakukan pukulan balasan, dengan produk-produk baru yang memiliki desain futuristik alias lebih maju dari pada desain kompetitor, melakukan counter pada setiap produk kompetitornya, dan ada kejeniusan yang rupanya dari setiap apa yang Honda lakukan, seperti yang ditulis oleh MineGenesis mengenai garis besar strategi AHM dalam bertarung di pasar roda dua Indonesia.

Ternyata desain yang futuristik yang ditelorkan oleh AHM memiliki daya tolak dimata Konsumen, terutama pada kelas entry level, sebut saya Honda Beat dan Honda Blade yang memang secara desain tidak menyalahi tetapi bagi konsumen belum dapat diterima secara luas..!!! Akibatnya Beat belum lah bisa dengan cepat menumbangkan Mio Sporty…!!! Begitu juga dengan Blade yang hanya bisa menguntit saja…!!!

Tetapi mental juara memang dimiliki oleh Honda, melihat kondisi seperti itu, AHM dengan Strategi yang tersusun apik dengan menempatkan skala prioritas yang berguna bagi bisnis perusahaan mulai menjalankan strategi bisnis mereka, dengan terlebih dahulu mulai mengejar ketinggalannya di segmen skutik.

Untuk membuat konsumen NGEHHH dengan Honda di segmen skutik mulai lah AHM melakukan peluncuran produk flagship dengan meluncurkan skutik premium Honda PCX yang tentu membuat mata konsumen semakin terbelalak bahwa yang jago membuat skutik canggih adalah Honda.

Tidak cukup dengan itu, blue ocean pun dilakukan untuk membuat mindset konsumen mengenai skutik semakin tajam ke Honda dengan merilis Honda Scoopy yang merupakan first mover skutik retro di Indonesia. Apa yang terjadi telah kita lihat bersama.. bahwa konsumen semakin yakin dengan Honda adalah juga jagoan Skutik.

Evaluasi terus dilakukan oleh AHM, terlihat bahwa Honda Beat masih terseok-seok, dalam mengkudeta Mio Sporty, dan dari Evaluasi dan arah baru Honda untuk menyamaratakan produk secara global, maka dirilis lah Honda Spacy helm-in sebagai jawaban dari AHM terhadap mindset Konsumen Indonesia, yang unik, di mana di satu sisi pingin punya produk fresh tetapi pada lain sisi, tidak mau terlalu kontroversial dari sisi desain..!!!

Honda semakin menjadi-jadi karena tidak ada konter dari Kompetitor dengan produk sejenis, sehingga Segmen skutik yang selama ini menjadi milik Mio Sporty secara produk per produk harus rela dilepas singasana nya ke Honda Beat pada bulan Juni 2011, karena adanya gempuran bersama Beat dan Spacy pada segmen ini.

Berikutnya adalah bagaimana dengan segmen mid end bebek yang masih di dominasi oleh Yamaha lewat Jupiter Z nya, usaha Honda dengan jagoannya Honda Blade masih terkendala dengan penerimaan produk yang dalam kacamata konsumen Indonesia belum disukai secara umum..!!! Walau secara teknologi mesin Blade sangat mumpuni dikelasnya..!!!  Nah belajar dari study Jupiter Z maka sangat lah wajar jika Akhirnya AHM mengeluarkan New Blade 2011, dengan desain sangat mirip, tetapi dengan pemberian fitur tambahan seperti Rear Disk Brake, Bagai cukup lega, 3D Windshield dan lainnya, kemudian ditunjang dengan strategi harga dibawah Jupiter Z walau versi Repsol sekalipun, menambah sinyalemen kalau New Blade ini ada killing pounch AHM di Mind end bebek.

Secara produk suka tidak suka New Blade sudah unggul dari kompetitor terdekat, perpaduan Tiga Negara dalam mendesain produk ini yaitu Jepang, Thailand dan Indonesia menunjukkan keseriusan yang luar biasa dari Honda dalam upaya merengkuh secara Mutlak pasar Indonesia..!!!!

Honda Mencoba berada di hati masyarakat Indonesia

Tag One Heart yang didengung-dengungkan Honda bukan lah semangat kosong, jika kita cermati terutama dari 2010 dan 2011 ini, Honda tidak lagi seperti AHM yang dulu yang tuliiii dengan kata konsumen, bagaimana Honda meluncurkan Spacy dan New Blade ini adalah suatu capaian dan usaha untuk bisa klik dengan hati Konsumen Indonesia.

Satu lagi upaya Honda adalah dengan Meluncurkan produk perdana di Indonesia, hal ini bukan tanpa alasan, karena memang AHM sangat menyadari kesalahan masa lalu dengan potensi pasar yang dimiliki Indonesia. Tercatat Spacy dan New Blade, telah diluncurkan secara perdana di Indonesia, dan kedepan Honda harus lebih konsen pada pasar Indonesia, dengan turut serta secara aktif mengembangkan potensi-potensi yang ada seperti dunia balapan, yang semestinya Honda menjadi benchmarking bukan hanya duduk manis menonton saja. Memang sangat disadari arahan ke semua itu telah ada, tinggal bagaimana akselerasinya sehingga upaya tersebut tidak hanya berhenti pada level regional atau asia saja, seperti yang dilakukan oleh kompetitor saat ini, Honda lewat AHM harusnya bisa mendobrak ke pentas Dunia, dan mengharumkan nama Indonesia di ajang Balap kelas dunia misalnya, bukan sekedar Tag line satu hati saja yang terlihat di layar kaca tetapi juga bendera Indonesia berkibat di podium balapan kelas Dunia.

Indonesia…. Indonesia…. Indonesia …

Just My Simple Opinion..!!!

2 comments on “Kasus Spacy dan New Blade – (IMHO) AHM banyak belajar Mindset Konsumen R2 Indonesia

  1. yamaha memang terlena ditambah petingginya asal ngomong, tentang retro, ditambah modal yamaha ga sebesar honda. “mungkin” 2012 design yang ditelorin yamaha ga banyak.

    tapi jangan lupa, honda iklannya jor-joran, biaya iklan ga murah.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s