Kenapa Belitong dikuasai Yamaha

Pasar R2 Negeri laskar pelangi relatif unik di bandingkan tempat-tempat lain di Indonesia, jika di tempat lain sebagian besar Honda adalah raja, maka tidak begitu halnya dengan di Belitong, Honda harus puas di posisi runner up.

Dalam itung-itungan sederhana penulis, dengan formulasi Rahasia 😀 Pangsa Yamaha di Belitong di variabel 50% – 60% dan Honda dikisaran 30%.
Mungkin petinggi Honda bertanya mengapa bisa begitu ??? Kenapa Yamaha tetap leading ??? Padahal Honda sudah begitu kencang melakukan serangan dari berbagai arah untuk membuat laskar One Heart bisa meraih tampuk kekuasaan.

Baik lah, saya  coba uraikan satu persatu mungkin akan bersambung dalam beberapa tulisan, anggap saja tulisan ini adalah pembukanya.

1. YAMAHA adalah motor Kencang !!!!

Kata siapa ??? Kata anak muda di Belitong dan itu diamin para orang tua yang punya Uang… Sejarahnya sebenarnya bermula dari zaman Yamaha F1z dahulu, pada masa itu Honda cuma di serdadui oleh Astrea Supercup, Astrea Prima yang otomatis membentuk imej motor orang tua..

Kuatnya imej ini berpengaruh hingga saat ini, karena kecerdasan Yamaha menterjemahkan desai  F1zR ke VegaZR sehingga menyebabkan nostalgia lama masih dapat dijumpai pada produk Yamaha yang hadir saat ini

Imej motor kencang ini masih melekat walau faktanya sudah berbeda, ada hal lain yang mestinya Honda bisa manfaatkan dengan kondisi sosio dan ekonomi Belitong yaitu pemasalahkan distribusi BBM, dengan tag Motor Hemat dan tidak lelet Honda dapat buktikan bahwa motor honda punya kelebihan yang mengerti kantong pengguna karena akan irit dalam pemakaian BBM. Hal ini belum dikomunikasikan secara maksimal oleh AHM di Belitong, pernahkan Honda berfikir untuk menyelenggarakan lomba irit Honda di Belitong, dengan memanfaatkan spot wisata yang ada di Belitong, maka akan membawa pengaruh dan juga akan membentuk imej positif bagi Honda di Belitong.

2. Dukungan Menyeluruh dari ATPM terhadap diler Yamaha

Seakan tahu bahwa Belitong adalah pasar yang empuk, maka Yamaha begitu kuat menggenggam dan menjaga imej mereka di Negeri Laskar Pelangi ini, maka Yamaha lewat diler mereka di Belitong selalu melakukan impropisasi dengan program-program Below The Line  untuk menjaga pelanggan mereka, walau hanya dengan service gratis atau apalah yang mereka gelar sampai ke pelosok-pelosok pulau akan membuat Yamaha memiliki imej yang baik di mata masyarakat dan selanjutnya tidak lah heran walau dikatakan jadul dsb dsb masih menjadi pilihan utama masyarakat di Belitong.

Program BTL Honda mestinya juga harus segera disebar ke pelosok, baik yang sifatnya berhubungan langsung dengan unit sepeda motor, ataupun yang masuk ke perangkat edukasi, maupun program yang secara langsung belum berpengaruh dengan imej Honda.

Dua hal diatas telah membuat Yamaha unggul secara mutlak di Belitong, dan dua hal tersebut, mesti dikudeta dari Honda jika ingin menjadi Market leader di negeri laskar Pelangi.

Yang mana lebih dahulu :

Dari dua hal diatas, kedua-duanya adalah keunggulan kualitatif Yamaha terhadap Honda di negeri Laskar Pelangi, nah mana yang lebih dahulu mesti diserbu oleh serdadu Honda??? … Nantikan ditulisan berikutnya..

Just My Simple Opinion

2 comments on “Kenapa Belitong dikuasai Yamaha

  1. Ping-balik: Apa strategi AHM jika ingin kuasai Negeri Laskar Pelangi ???? | Teras Belitong Blog

  2. Ping-balik: Mindset Konsumen Roda dua Negeri Laskar Pelangi – Belitong | Teras Belitong Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s