Pasar Skutik di bawah 10 jeti, akankah ATPM Jepang bermain ???

Sepanjang yang penulis ketahui sampai dengan April 2011, satu-satunya pabrikan motor yang menjual Skutik dengan harga di bawah 10 Juta adalah viar motor dengan produknya skutik Vior.

Dari awal munculnya di Indonesia, pabrikan motor China, Taiwan, maupun India selalu menerapkan strategi harga untuk melakukan penetrasi ke pasar R2 Indonesia.

Keberanian Viar membanderol skutik dengan harga di bawah batas psikologis pabrikan Jepang, disamping menimbulkan kesempatan tetapi juga menyisakan pertanyaan konsumen mengenai kualitas barang yang dijual.

Walaupun begitu bagi konsumen yang sensitif terhadap harga alias pingin yang murmer makan skutik ini adalah pilihan dan itu terbukti di lapangan kalau permintaan terhadap skutik murmer ternyata cukup tinggi.

Dari penelusuran di Internet mesin 152 QMI yang dipergunakan, merupakan mesin matic dari pabrikan China .

Apa yang dilihat oleh manajemen Viar adalah adanya kekosongan akan pasar di segmen very low entry untuk skutik, yang memang sebelumnya mereka juga bermain untuk kelas bebek. Nah jika saja pasar ini ke depan menjadi sangat cerahhh… apakah pabrikan jepang semisal Honda atau Yamaha akan bermain..????

IMHO, mungkin ya mungkin tidak, tetapi sebenarnya ada peluang yang cukup bagus jika pabrikan Jepang mau bermain di segmen ini, misalkan saja Suzuki, selain berjibaku dengan pabrikan Jepang lainnya dikelas yang sudah ada, tidak ada salahnya jika suzuki menyiapkan produk yang bisa bermain di very low entry (istilah saya) ini, karena akan sangat menguntungkan bagi Suzuki dalam hal mendongkrak penjualan dan penguasaan pasar yang ada.

Kenapa justru Suzuki pabrikan Jepang yang punya peluang ??? (IMHO) Yah tentu cukup dengan data yang ada tidak satupun skutik Suzuki mampu bertanding di 5 besar pasar skutik Indonesia :

Dari data diatas kelihatan bahwa skutik Suzuki belum berdaya menghadapi gempuran skutik Honda dan Yamaha, karena itu IMHO gak ada salah Suzuki ambil jalan muter untuk membuat penjualannya moncerrr.

Pertama adalah Suzuki mesti punya produk yang menyandang nama besar Suzuki dan memiliki harga yang terjangkau, bisa saja dengan spekdown Spin, sehingga akan muncul Spin versi value atau istilah AHM “Fit”. Nah kemudian dengan kebijakan harga yang secara psikologis akan mengguncang pasar skutik tanah air, misal saja Spin Value dijual dengan harga  9 jtaan, yang akan membuat konsumen very low entry berfikir .. dan akhir nya meletakkan pilihan kepada Spin, karena tentu akan lebih banyak keuntungan didapatkan jika memilih Spin Value, seperti jaringan 3 S, nama besar Suzuki dan lain sebagai.

Terakhir ini semua berpulang kepada Suzuki sendiri, mau dan mampukah mereka membanderol murah produknya sehingga menjadi sangat masal yang sudah tentunya mendukung penguasaan pasar Samurai satu ini.

Just My Simple Opinion

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s