Konsistensi is the Key

4 06 2009

Mungkin dalam hidup kita maupun putaran saraf pemikiran kita, kita mempunyai begitu berlimpah ide-ide brilian yang luar biasa, dan jika diterapkan mungkin sekali akan mendatangkan kebaikan yang begitu besar.

Tetapi pernahkah kita merenungi, seberapa banyak dari ide kita tersebut terterapkan/terimplementasi dalam kehidupan kita sehari-hari ? Pernah mencoba menghitungnya…???

Mungkin kita akan terperangah ternyata ide-ide besar kita hanya ada dalam angan-angan saja, tidak pernah terwujud dalam kehidupan nyata kita. Seperti juga di diri saya, saya mulai merasakan ide-ide yang saya miliki hanya menemui jalan buntu dan tidak dapat terimplementasi. Lama saya berfikir untuk mencari penyebabnya, ternyata kata kuncinya cuma satu yaitu “KONSISTENSI” atau ISTIQOMAH yang belum menjadi bagian dalam gerak dan jiwa saya pribadi.

Sehingga ide-ide tersebut hanyalah sebatas angan-angan belum menjadi kenyataan. Konsistensi atau istiqomah ini mungkin terlihat sederhana, tetapi akan mengalami banyak halangan jika dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak mudah bagi kita untuk melaksanakannya.

Mungkin kata ini lah yang membedakan saya dengan orang-orang yang meraih begitu banyak kesuksesan di dunia ini,

Mudah-mudahan mulai hari ini dan seterusnya saya bisa konsisten dengan ide dan cita-cita saya, amiennn..

~~~ Semoga Bermanfaat ~~~





Mianova.neT warnet pertama di Negeri Laskar Pelangi berbasis Ubuntu 8.04.2 Hardy Heron

22 02 2009

Alhamdulillah setelah perjalanan Panjang… Capek….Melelahkan, Menyenangkan Cita-cita … Harapan dan keinginan,  akhirnya pada tanggal 21 Februari 2009 berdirilah MIANOVA.NET dengan positioning sebagai warnet berbasis FOSS dalam hal ini menggunakan Sistem Operasi Ubuntu 8.04.2 Hardy Heron.

Secara teknis tidak mengalami kendala karena memang ini Project ke-3 dalam membuat warnet berbasis Ubuntu, pertama di IndahNyo@Prabumulih kemudian nikita.net@Prabumulih.

Kendala terutama dari pihak ke 3 seperti sulitnya pasokan daya Listrik PLN dan speddy yang belum 1 Mbps, tetapi Alhamdulillah semua dilewati atas pertolongan Nya.

Ada pengalaman baru dalam hal teknis saat membuat Mianova.net, pada project-project sebelumnya core Duo adalah pilihan prosesor pilihan untuk klien maupun di desktop. Tetapi di Mianova pilihan jatuh ke Intel ATOM . Karena alasan Harga maka hanya di server saja yang menggunakan Core 2 Duo E7200, dengan mother board MSI.

Ok let see the photo’s…

Lagi Nyobain ngeNet di Mianova.net

Lagi Nyobain ngeNet di Mianova.net

Operator Cornerrrr...

Operator Cornerrrr...

TampaK dePan Mianova.neT

TampaK dePan Mianova.neT

Lokasi Mianova.neT :

Jl. Hayatimahim no.2 Rt.20 Rw.08 TANJUNGPANDAN – BELITONG
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Ph : 0719-23950

email : mianova.net@gmail.com

blog   : http://teras.web.id

Semoga dapat memberikan sumbangan kepada kemajuan pengembangan FOSS di Negeri Laskar Pelangi.

~~~ Semoga Bermanfaat ~~~





Live for Human beings

28 01 2009

Dalam alur takdir manusia sebenarnya sederhana dan relatif tidak rumit, tetapi kadang manusia itu sendiri lah yang membuat takdirnya menjadi rumit.

Dalam genggaman Takdir seseorang bisa menjadi Presiden, CEO, Tukang sapu, Office Boy, Bisnis Owner, Tukang Ojek Penjual Bakso dan lain sebagainya. Cuma pertanyaannya Apakah pencapaian-pencapaian yang kita lakukan adalah kemuliaan hidup???

Banyak orang tua Bangga ketika sang anak menjadi Direktur, Pegawai Negeri, Anggota DPR dll, Pokoknya sesuatu yang menimbulkan decak kagum orang lain atau sesuatu yang berkilau di mata orang lain… Semua itu adalah Keberhasilan bagi sebagian besar orang.

Benar kah itu …??? Sahih kah semua itu …???

Seorang teman yang sederhana kehidupannya dipandangan mata ku pernah bertanya begini…

“Boi .. pernahkan kau berfikir akan kematian yang pasti kau temui..?? Apa yang kau bawa boi ?? Uang kah ?? Mobil kah ??? Jabatan kah ??? “

Aku tercengang hah…. iya ya…

Boi.. Boi tak ada yang kau bawa boi… cuma amal kebajikan mu…

Makanya boi BERMANFAAT LAH BAGI MASYARAKAT MU.. Bermanfaatlah boi, bermanfaat lah…

Percuma deretan gelar yang kau raih, rumah besar yang kau punya, tumpukan uang yang kau simpan kalau kau tak ada manfaatnya bagi sekitar mu.

Bermanfaat lah boi selagi masih ada waktu ….





Suge

27 01 2009

Berbaring di Pasir Putih Pantai suge
Menatap biru langit yang bersahabat
Memunculkan raut Bidadari yang menawan hatiku
Membawa terbang jauh di antara awan yang berlari kecil di angkasa
meniti sang Angin yang berhembus
menelusuri riak Ombak kecil di Pantai Suge..

Andai bidadari itu tahu betapa dia telah mengambil hatiku
Andai aku bisa meminta tolong awan untuk menyampaikannya
Andai angin membisikinya yang berada nun jauh disana
Andai… Andai … Andai …..

Putih pantai suge.. Bagaikan cinta Putih ini kepadanya
Memudarkan setiap kekesalan yang Ada
Memecahkan setiap karang Keangkuhan
Meredam setiap Badai Amarah …
Hanya Ada Cinta dan cinta ketika wajah itu muncul

Apa pun yang engkau lakukan kepada ku
Hanya ada cinta di hati ini
Tak ada amarah, benci, dendam, maupun kesal.
Berjuta pohon maaf telah aku tanam di hati ini
Untuk setiap kesakitan yang Engkau berikan

Bidadari…
Ijinkan aku memiliki mu…





Badai Pagi di Negeri Laskar Pelangi

10 12 2008

Kejut hentak hantaman air datang di pagi hari, ketika seharusnya burung berangkat menjemput rezeki di bawah bimbingan Ilahi. Tak ada yang kuasa mampu menahan karena ini adalah tulisan tangan mu.

Aku termangu menatap setiap setiap tetes air yang runtuh dari langit.

Bukan hari menangisi mu Kejora, tetapi suatu takdir Allah akan rentangan siklus air yang harus tertumpah ke Bumi.

Memberi minum setiap makhluk ciptaannya.

Kupandangi Langit yang kelabu tak nampak diri mu Kejora

Apakah engkau marah pada ku …..

Belitong 10 Desember 2008

Pagi yang sendu, di belahan Badai musim Angin Barat

Negeri Laskar Pelangi





Jauh menatap Kejora …

9 12 2008

Buih ombak di tengah laut pertanda Musim Angin Barat tlah tiba, Kusandarkan setiap langkah kaki ku di setiap biduk bima sakti agar tak basah oleh mu wahai Ombak…

Luluh lantah hati ku setiap aku menatap mu Kejora ku, Setiap kejap mata mu adalah menara suar bagi kapal Nelayan agar tak menabrak karang yang ganas, mencegah datangnya Petaka.

Setiap butir ucapan mu bagai nasehat Ummi kepada anaknya agar menjadi Anak yang Sholeh dambaan setiap Orang tua. Senyum kejora bagai penyejuk dahaga di kala aku berlarian diantara Nimbus dan kumulus. Mencari setiap tetes embun penyejuk jiwa.

Tak henti-hentinya kupandangi setiap hembusan nafas mu, mengalir begitu indah, menciptakan ritme-ritme nan syahdu, menggetarkan setiap denyut nafas dan nadi ku. Sungguh suatu cipta Maha Karya yang tak ternilai harganya.

Kejora….

Pucuk pinus menghijau bagaikan permadani yang indah memberi warna teduh bagi sang burung yang kelelahan tak ubahnya seperti menatap wajah mu yang selalu meneduhkan hati ku.

Air sungai yang mengalir jernih, memberi kesegaran bagi alam tak ubah melihat senyum mu yang menggetarkan hatiku dalam setiap lamunan ku.

Langit biru yang teduh, tak ubah seperti tatapan mata mu yang menjernihkan suasana hatiku, membuat setiap denyut nafas ku begitu beharga untuk dilewatkan begitu saja.

Hempasan buih Ombak dihatam karang yang kokoh, seperti pendirian mu yang kukuh dan selalu meneguhkan hati ku

Kejora….

Jika waktu ku masih berpanjang….

Kan kubuat sebuah perahu bintang untuk berlayar di Angkasa menemui mu, Kulewati setiap badai Asteroid dan tembakan komet yang menghadang seperti layaknya Mimpi-mimpi Lintang.

Kejora …

Jika kita bertemu, ijinkan aku membawa mu …, menjadikan mu sebagai sandaran hati ku, membuat mu menjadi permaisuri di hati ku.

Untuk meraup Setiap kebahagian Bersama di sisa-sisa akhir hidup ku.

Belitong, 9 Des 2008

Pukul 22.22 WIB

Teruntuk  Kejora ku yang bersemayam di Antara Andromeda Kehidupan