Berbicara Ducati maka tak ada yang tak menarik untuk dibahas, mulai dari produk mereka yang spesifik, Italian taste, sampai banyaknya brand lain yang kecantol untuk melakukan co-branding bersama sehingga masih-masing merek saling menendorse kehebatan masing menjadi kekuatan baru yang semakin disegani.
Begitu juga pada Ajang MotoGP, penampilan Ducati selalu dinanti baik fans maupun penonton biasa. Sepak terjang pabrikan asal Borgo Panigale Italia ini selalu dalam sorotan, merosotnya prestasi Ducati di musim 2011 menyimpan tanda tanya besar sesungguhnya siapa yang digdaya pada tahun 2007 di mana Casey Stoner berhasil menjadi juara dengan Motor Ducati, motornya ataukah memang Stonernya yang edyaan dalam memaksimal performa Ducati kala itu.
Tidak berlama-lamanya Ducati dalam menyikapi performa mereka yang menurun pada musim balapan 2011, dan ketika pertengahan musim mereka langsung konsentrasi untuk musim 2012, yeahh leppas dulu sekarang tetapi di depan ada peluang kenapa tidak ???
Banyak isu yang beredar mengenai memblenya performa Ducati di MotoGP diakibatkan oleh frame yang mereka pergunakan pada motor mereka sehingga menyebabkan rider sekelas Valentino Rossi pun kesulitan dalam mendapatkan grip depan ban mereka, dan isu pun semakin santer, namun semua dibantah oleh Ducati.
Sampai akhirnya Filippo Preziosi melakukan jumpa press di Valencia yang menyatakan mereka akan melakukan testing motor dengan menggunakan frame perimeter Alumunium pada hari Selasa dan Rabu tanggal 8 dan 9 Nopember 2012. Hal ini ternyata menguatkan dugaan yang selama ini beredar di mana Ducati sedang membuat Frame Aluminium.
Walau sudah mengumumkan uji coba Frame Aluminium Twinspar ini, Filippo juga menyatakan frame ini bukan lah produk akhir yang langsung akan dipergunakan dalam ajang balapan, tetapi merupakan langkah awal untuk menciptakan motor generasi berikutnya.
“The bike you will see tomorrow with the perimeter frame will be not the bike for the first race,” Preziosi told reporters. “The bike you will see tomorrow is an experimental bike, really a prototype bike, to give to our designer the targets to design bike of the future.”
Preziosi juga menambahkan mereka ingin menggunakan konsep sasis yang berbeda namun tidak lah mengubah desain yang telah ada saat ini dengan kata lain sasis twinspar aluminum akan mengikuti bentuk desain yang frameless saat ini sehingga tidak akan ada perubahan geometri maupun distribusi beban pada motor yang telah ada.
“At this stage, we would like just to realize a bike with a different kind of chassis but with exactly the same geometry and weight distribution as the current bike uses,”
Ducati tidak akan melakukan utak-utik terhadap performa mesin untuk saat ini mereka sangat berkonsentrasi pada kemungkinan perubahan geometri dan distribusi beban yang ada sehingga memudahkan langkah-langkah kedepan dimasa yang akan datang.
Perubahan penggunaan chasis ke perimeter twinspar bukan karena desain yang ada tidak baik, tetapi lebih kepada kondisi kompetisi pada gelaran MotoGP kadang kala ada kendala sehingga harus membuat pilihan dari apa yang mereka lakukan.
“We believe that an engine-based chassis is a good idea in general, but we believe that in the MotoGP championship there are some constraints that force us to make the choice we did,” he said
Ban yang sudah seragam tentunya sulit untuk menjadi faktor yang dipersalahkan, sementara ada pembalap dapat melakukan putaran terbaik pada balapan sehingga kemampuan ban sudah tidak dapat diragukan lagi dalam menyalurkan energi kinetik motor dan ada hal lain yang mesti diubah yaitu sasis, sehingga dibutuhkan sasis khusus untuk menangani masalah ini.
Dari semua alasan, alasan yang paling jelas dan nyata untuk berubah ke sasis perimeter adalah regulasi balapan yang hanya mengizinkan menggunakan enam mesin selama satu musim kompetisi. Jika menggunakan frameless alias sasis berbasis mesin maka hal besar harus Anda lakukan ketika hendak mengubah dimesin dan distribusi beban yang ada, karena bentuk mesin akan berubah, onderdil juga akan berubah tentunya secara skala ekonomi ini sangat tidak ekonomis, dan juga sangat mustahil dalam satu musim balapan karena hanya ada enam mesin yang boleh diutak atik, Preziosi mencontohkan ketika VR46 menerima penalti di Aragon karena Ducati menggunakan mesin ke 7 hanya karena ingin mendapatkan sasis depan, tentunya ini bukan cara yang benar untuk memenangkan kompetisi.
Penggunaan sasis monocoq lebih cocok untuk motor produksi masal ujar Preziosi lagi, karena ketika selesai dan dilepas ke masyarakat maka tidak akan ada lagi perubahan pada motor. Sedangkan pada balapan jelas berbeda..!!!
Motor terus dikembangkan, walaupun saat balapan ditemukan solusi yang baik tetapi karena Anda mesti merubah mesin, maka pada sasis berbasis mesin karena adanya pembatasan pada jumlah motor maka ketika perubahan dilakukan motor yang lama mesti disegel dan tentunya penalti telah menunggu
Jadi , ”Bila Anda harus bekerja terus menerus dalam mengembangkan motor sesuai dengan perkembangan dari ban dan permintaan dari pengendara, itu jauh lebih mudah dilakukan dengan bingkai lengkap.”
Jiahhh… !!! Sadar juga yakksss
Preziosi belum mau membocorkan mengenai sudut mesin yang akan digunakan di tahun 2012 apakah mesin 90 derajat ataukah 72 derajat. Inti dari test dua hari ini adalah sebagai titik awal bagi enjiner Ducati untuk mendesain motor yang akan dipergunakan pada balapan di 2012. Karena motor yang ditest belum laghh disebut GP12. Preziosi sendiri menamakannya “step zero”. Seluruh pembalap, termasuk dari tim satelit akan menggunakan frame perimeter alumunium agar dapat memberikan kontribusinya pada pengembangan motor yang akan menjadi GP12. Perubahan terbesar sebenar telah terjadi pada saat uji coba di Sepang, dan di Valencia, perubahan tersebut akan dibungkus dalam sasis aluminium, dan ini akan menjadi arah pengembangan Ducati ke depan.
Banyak hal yang harus dikerjakan dan telah banyak kemajuan yang dibuat, Preziosi sangat berterimakasih kepada Hayden dan Rossi atas pengorbanan selama satu tahun melakukan pengujian
2011 merupakan tahun terburuk Ducati sejak 2004 tetapi Preziosi bertekad untuk memastikan itu tidak terjadi lagi, Satu satunya cara bagi untuk mengubah hanyalah bekerja dan bekerja adalah cara yang paling Dia ketahui..!!!
Bravo Ducati, make some miracle in the 2012 Session..!!!

